Do’a Penghujung Ramadhan

QS 55:38. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Do’a di penghujung bulan Ramadhan

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Di penghujung bulan yang mulia ini, bulan Ramadhan, Perkenankanlah kami memohon ampunan kepadaMu.

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Ampunilah ketidakberdayaan dan ketidakberanian kami sehingga kami menjadi hamba-hambaMu yang lemah, yang tidak mampu menganjurkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, malah menjadi hamba-hamba yang telah turut pula menikmati kebebasan melampaui batas yang diakibatkan oleh iklim liberalisme dan hedonisme yang melanda negeri yang Engkau amanahkan kepada kami.

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Ampunilah ketidakberdayaan dan ketidakberanian kami sehingga kami biarkan negeri amanah Engkau yang indah dan elok dipandang mata ini dirampok habis-habisan, baik oleh orang-orang asing ataupun orang-orang dari dalam negeri kami sendiri, dalam bentuk korupsi, illegal lodging dan lain sebagainya

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Ampunilah kami yang telah menelantarkan orang-orang lemah diantara kami. Orang-orang yang seharusnya kami bimbing dan berdayakan, kami bantu untuk bangkit dari kemiskinan dan keterpurukan, bukan kami biarkan tertipu dengan janji-janji kosong para penipu yang seringkali disebut politisi atau menjadi orang-orang yang berpindah keyakinan dan meninggalkan agamaMu hanya karena materi duniawi.

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Ampunilah ketidakberdayaan dan ketidakberanian kami menegur saudara-saudara kami yang masih bergelimang dosa dan maksiat, yang masih melakukan aktivitas-aktivitas yang membuat mereka mendekati zina, yang seringkali disebut pacaran dan pergaulan bebas.

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Ampunilah ketidakberdayaan dan ketidakberanian kami membangun kembali tradisi emas keilmuan para Nabi, shahabat, tabiin, dan para ulama sehingga kami dan saudara-saudara kami harus hidup dalam kegelapan tanpa petunjuk yang dapat menyelamatkan mereka dari kerugian di dunia dan akhirat.

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Ampunilah ketidakberdayaan dan ketidakberanian kami, sehingga kami tidak mampu menjaga kesehatan yang engkau amanahkan pada kami dan saudara-saudara kami. Ampunilah kami yang terlalu banyak merusak tubuh amanahMu dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kehalalannya kurang meyakinkan dan banyak mengandung zat-zat beracun yang membahayakan tubuh kami. Ampuni pula ketidakseriusan kami dalam menggali khazanah Thibbun Nabawi dan ilmu-ilmu pemeliharan kesehatan yang Engkau berikan melalui perantaraan RasulMu.

Ya Allah, Robb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Ampunilah ketidakberdayaan dan ketidakberanian kami, sehingga kami hanya bisa menjerit minta tolong kepadaMu atas segala bencana dan kerusakan moral yang terjadi di negeri amanahMu ini, namun belum juga mampu menegakkan syari’at yang sesungguhnya merupakan syarat datangnya pertolonganMu.

Kami memang bukan hamba-hambaMu yang pantas mendapat ridlo dan syurgaMu, namun kami juga tidak akan mampu menanggung siksa nerakaMu. Ampunilah kami, Ya Allah.

Iklan

Posted on Oktober 12, 2007, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Sekedar ungkapan keprihatinan di setiap penghujung Ramadhan 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Yeuh!

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: