Kekerasan Terselubung dalam Perbuatan MAXIAT

Untitled

Berbicara tentang FPI, tentu saja kita tidak bisa memisahkan pembicaraan kita dari yang namanya perbuatan maxiat.

Mari sejenak kita berempati pada para orang tua yang anak-anaknya hobby melakukan berbagai macam perbuatan maxiat seperti judi, mabuk, main perempuan (yang gak bener) dan sebagainya. Perbuatan-perbuatan seperti itu tentu akan melukai perasaan dan membuat malu para orang tua tersebut. Belum lagi apabila anak yang suka maxiat itu adalah pengangguran yang hanya bisa minta (nodong??) orang tuanya agar bisa terus bermaxiat. Bayangkan betapa berat beban yang ditanggung para orang tua tersebut, baik secara moral, emosional apalagi finansial. Jika para pelaku maxiat itu tidak bisa lagi dapat dari orang tua mereka, tentu saja mereka akan terjerumus untuk melakukan berbagai macam tindak kejahatan. Saya pernah membaca di suatu majalah ada orang tua yang anaknya kena Narkoba berkata pada salah satu teman sang anak “Jika anak saya mati, maka kamu juga harus mati. Saya tidak peduli walaupun saya harus masuk penjara sekalipun!!”

Para guru tentu akan merasa kecewa dan sedih apabila murid-murid tidak lagi rajin belajar dan tekun berlatih sehingga sulit menyerap pelajaran yang diberikan karena perhatian mereka terpusat pada berbagai macam hiburan di layar TV dan sebagainya. Rasanya sia-sia saja para guru tersebut lelah-lelah mengajar di sekolah, kursus dan institusi pendidikan lainnya. Belum lagi pengaruh tayangan seperti Smackdown yang beberapa waktu yang lalu makan korban beberapa anak kecil yang mencoba melakukan bantingan-bantingan tanpa berlatih terlebih dahulu.

Bagaimana dengan istri-istri dari para lelaki yang hobby bermaxiat dengan pergi ke tempat pelacuran baik yang tersebar di berbagai tempat di negeri ini? Seandainya pun mereka terpaksa menahan perasaan marah dan kecewa karena kelakuan para suami, para istri tersebut rawan terkena macam-macam penyakit kelamin sebagai “oleh-oleh” dari pasangannya.

Jangan salahkan apabila banyak orang yang sudah tidak percaya pada hukum dan sistem hukum di negeri ini. Sudah jamak beredar di sekitar kita suatu “lelucon” (sebenarnya sih tidak lucu) yang berbunyi “Apabila maling masuk penjara, maka begitu dia keluar dari penjara dia akan jadi maling yang lebih lihai”. yang lebih parah tentu saja apabila penjara sudah jadi “training center” untuk para penjahat agar mereka bisa lebih hebat lagi dalam berbuat kejahatan.

Sudah lama saya berpikir bahwa orang tua, guru dan masyarakat yang resah karena perbuatan-perbuatan maxiat dan tempat-tempat maxiat yang menjamur bak cendawan di musim hujan itu seakan-akan tidak punya hak azasi untuk bisa tenang mendidik dan membesarkan anak-anak mereka tanpa dicengkram ketakutan dan rasa was-was berlebihan. Apakah hak azasi hanya milik sebagian pihak dan bukan milik pihak lain, terutama mereka yang termasuk “Silent Majority”?????

Link terkait:

Semoga bermanfaat, maaf jika tidak berkenan

Iklan

Posted on Juni 6, 2008, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 17 Komentar.

  1. ikut baca aja saya mas..dan meresapi..(cieee..:DTFS…

  2. indahmasruroh said: ikut baca aja saya mas..dan meresapi..(cieee..:DTFS…

    Silahkan mbak, semoga bisa turut berempati dengan mereka yang diceritakan dalam tulisan ini

  3. maksiat dah jadi maxiat ?…:)

  4. lenakei said: maksiat dah jadi maxiat ?…:)

    jaman dulu taksi kan ditulisnya taxi mbak, he he he. Maksiat ama maxiat sih sebenarnya kan sama aja, sama-sama dosa.

  5. jadi inget film benyamin s, intan berduri…ketika itu ada tokoh namanya max siad…karena kesal ama ini tokoh….bang ben manggil “Maxiad!!”

  6. ucupadi said: jadi inget film benyamin s, intan berduri…ketika itu ada tokoh namanya max siad…karena kesal ama ini tokoh….bang ben manggil “Maxiad!!”

    he he he, ternyata bukan ide orisinal saya ya. Maksiat, maxiat dan maxiad sama-sama bikin kesel

  7. kopiradix said: he he he, ternyata bukan ide orisinal saya ya. Maksiat, maxiat dan maxiad sama-sama bikin kesel

    hehehe, jadi nyambung ke pilem Benyamin nik si maksiat …

  8. lenakei said: hehehe, jadi nyambung ke pilem Benyamin nik si maksiat …

    emang tuh mbak, saya juga bingung koq jadi ke sana, he he he

  9. Menyedihkan memang ketika Islam hanya di KTP saja. Tanpa malu-malu melakukan maksiat dimana-mana. Belum lagi penyesatan-penyesatan yang dilakukan berbagai pihak dan tidak tanggung-tanggung banyak dari kalangan Islam sendiri yang telah teracuni oleh pemikiran-pemikiran barat yang memang dirancang untuk memporak porandakan aqidah umat. Segitu takutnya mereka akan Islam??? Sekarang kita harus lebih berhati-hati dan lebih memperkuat tali ukhuwah islamiyah. Semoga Alloh melindungi kita semua dari api neraka, dari kesesatan dan fitnah. Allahumma Amin.

  10. crazyaboutcats said: Menyedihkan memang ketika Islam hanya di KTP saja. Tanpa malu-malu melakukan maksiat dimana-mana. Belum lagi penyesatan-penyesatan yang dilakukan berbagai pihak dan tidak tanggung-tanggung banyak dari kalangan Islam sendiri yang telah teracuni oleh pemikiran-pemikiran barat yang memang dirancang untuk memporak porandakan aqidah umat. Segitu takutnya mereka akan Islam??? Sekarang kita harus lebih berhati-hati dan lebih memperkuat tali ukhuwah islamiyah. Semoga Alloh melindungi kita semua dari api neraka, dari kesesatan dan fitnah. Allahumma Amin.

    Benar sekali mbak, sungguh sangat disayangkan hal ini banyak menimpa saudara-saudara kita sesama muslim. Semoga Alloh SWT melindungi kita semua, amin

  11. Kalo dugem langsung bergegas, kalau ke masjid malas-malasan.kalo diajak nonton film seneng banget, kalo diajak mengaji langsung manyun.Betapa kita sangat mudah diperdaya oleh gemerlapnya dunia yang palsu.Ayo kita memakmurkan masjidMengaji Al Quran dan Al HadistBerjihad fi sabilillah dengan jalan apa saja (asal jangan anarkhis yah)

  12. crazyaboutcats said: Kalo dugem langsung bergegas, kalau ke masjid malas-malasan.kalo diajak nonton film seneng banget, kalo diajak mengaji langsung manyun.Betapa kita sangat mudah diperdaya oleh gemerlapnya dunia yang palsu.Ayo kita memakmurkan masjidMengaji Al Quran dan Al HadistBerjihad fi sabilillah dengan jalan apa saja (asal jangan anarkhis yah)

    Mereka belum melihat indahnya ilmu, nikmatnya ibadah dan sebagainya. Semoga dengan kita makmurkan masjid, mengaji Al Qur’an dan hadist dan berjihad dengan sungguh2 makin banyak orang yang mendapat hidayah. Terima kasih replynya mbak. bermanfaat sekali.

  13. Allahumma amin. Sama-sama….Berjihadnya termasuk dengan ngeMPi…. menyampaikan yang haq supaya ummat tidak tersesatJazakumullah khairan katsiro

  14. anak ane tar masukin pesantren aja ahh…biar dasar akidahnya kuat..aamiiinnnnnnn

  15. aryacalm said: anak ane tar masukin pesantren aja ahh…biar dasar akidahnya kuat..aamiiinnnnnnn

    Amiin, bagus mas, alhamdulillah. Btw, udah punya anak ya?

  16. thanks for de link mas nahar…. mmg Max Syad bikin gregetan….

  17. siipot said: thanks for de link mas nahar…. mmg Max Syad bikin gregetan….

    Sama-sama, semoga bermanfaat ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: