[PUISI] Layar Raksasa

Layar raksasa

di layar raksasa para peragawati memperagakan adibusana
di jalanan para pengemis berpakaian seadanya

di layar raksasa ditampilkan iklan kamar mandi mewah
di sungai di belakangnya, orang mandi dan mencuci dengan air limbah

di layar raksasa tampillah iklan mobil-mobil mewah
dalam angkutan umum, para penumpang berkeluh kesah

di layar raksasa, tampillah rumah-rumah serba megah
di belakang gedung-gedung, gang-gang sempit dengan kemiskinan yang parah

di sekitar layar raksasa, pertokoan mewah mengelilingnya
di depan pertokoan, para pengemis meminta-minta

di layar raksasa, iklan barang-barang mahal dan mewah silih berganti
di sekitarnya, banyak masyarakat miskin makin menjerit dari hari ke hari

di hotel-hotel di sekitar layar raksasa, para tamu dimanja dan dilayani
di jalanan sekitarnya para tunawisma tidak tahu bagaimana nasibnya di esok hari

Inilah kisah yang pernah terjadi,
saat Layar Raksasa pernah berdiri
di daerah Bundaran HI
tempat yang sering jadi ajang demonstrasi
Namun, walaupun kini Layar Raksasa telah tiada
bersama berbagai kenangan bersamanya
namun keadaannya masih relatif sama
dan semakin bertambah parah setiap harinya





Iklan

Posted on Juni 14, 2008, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 15 Komentar.

  1. Hmmm jadi ingat iklan-iklan pejabat yang sliweran di televisi sampai aku nonton di 21 pun ada tuh iklan. Palagi iklan-iklan itu ditampilkan pas jam-jam yang “utama”. Bisa dibayangkan berapa yang harus dikeluarkan untuk membiayai iklan tersebut. Apa manfaatnya bagi rakyat? Nothing…. No Besar. Kalo dihitung-hitung dananya bisa milyaran…. coba dibelikan beras atau membangun sekolah, membangun fasilitas untuk daerah tertinggal. Ngga usah jauh-jauh deh di Jakarta banyak banget daerah yang tidak tersedia fasilitas MCK yang layak. Dibelikan buku untuk mencerdaskan siswa. Sayang kepedulian para “aktor” intelektual itu sudah mati… yang penting reputasi!!!

  2. crazyaboutcats said: Hmmm jadi ingat iklan-iklan pejabat yang sliweran di televisi sampai aku nonton di 21 pun ada tuh iklan. Palagi iklan-iklan itu ditampilkan pas jam-jam yang “utama”. Bisa dibayangkan berapa yang harus dikeluarkan untuk membiayai iklan tersebut. Apa manfaatnya bagi rakyat? Nothing…. No Besar. Kalo dihitung-hitung dananya bisa milyaran…. coba dibelikan beras atau membangun sekolah, membangun fasilitas untuk daerah tertinggal. Ngga usah jauh-jauh deh di Jakarta banyak banget daerah yang tidak tersedia fasilitas MCK yang layak. Dibelikan buku untuk mencerdaskan siswa. Sayang kepedulian para “aktor” intelektual itu sudah mati… yang penting reputasi!!!

    Iklan pejabat masuk bioskop 21, waduh bayarnya berapa tuh?? Benar banget mbak, kalau kayak gitu jadi sedih deh. Padahal lebih baik karakter diperbaiki dulu baru yang namanya reputasi bisa menyusul. Begitu kata Steven Covey.

  3. Kebayang khan begitu muaknya saya dimana-mana ada iklan orang itu. Apa manfaatnya??? Ngga ada khan. Saya saja menganggap itu sambil lalu. Iklan ngga penting! Menghambur-hamburkan uang saja kok. Iklan kebangkitan nasional. Kebangkitan apa? lha wong masyarakat kita makin terpuruk kok. Lagian masyarakat kita itu udah muak ama janji-janji manis dibibir ajah… implementasi nol.

  4. crazyaboutcats said: Kebayang khan begitu muaknya saya dimana-mana ada iklan orang itu. Apa manfaatnya??? Ngga ada khan. Saya saja menganggap itu sambil lalu. Iklan ngga penting! Menghambur-hamburkan uang saja kok. Iklan kebangkitan nasional. Kebangkitan apa? lha wong masyarakat kita makin terpuruk kok. Lagian masyarakat kita itu udah muak ama janji-janji manis dibibir ajah… implementasi nol.

    Hal itu mbak yang diledek pak Tung Desem Waringin dengan cara menyebar uang dengan pesawat dari udara. Walaupun saya sendiri tidak setuju dengan cara Pak Tung tersebut.

  5. Itu mah cara marketing ala TDW. Cari sensasi saja… malahan banyak yang pulang dengan tangan hampa malahan dapat luka-luka. Miris saya melihat saudara-saudari kita berebut uang dengan cara yang begitu tidak layak.Sungguh merasa terhina saya dengan perbuatan itu. Memanfaatkan kemiskinan, dan sifat serakah manusia untuk beriklan tentang seminar yang diselenggarakan oleh TDW. Kaum aghniya yang bertumpuk-tumpuk uangnya dari kalangan muslim harus lebih aware lagi dengan sekitarnya. Karena kekayaan itu hanya titipan. Jika Alloh berkehendak seketika itu juga semua berbalik 180 derajat.

  6. crazyaboutcats said: Memanfaatkan kemiskinan, dan sifat serakah manusia untuk beriklan tentang seminar yang diselenggarakan oleh TDW. Kaum aghniya yang bertumpuk-tumpuk uangnya dari kalangan muslim harus lebih aware lagi dengan sekitarnya. Karena kekayaan itu hanya titipan. Jika Alloh berkehendak seketika itu juga semua berbalik 180 derajat.

    Memanfaatkan kelemahan manusia ya mbak. Seharusnya orang sadar bahwa kekayaan hanya titipan. Contohnya kaum Nabi Luth dan kota Pompey, semua hancur karena bencana. Tingkat empati dan spiritualitas kita harus ditingkatkan.

  7. Pas kampanye…kemelaratan rakyat diexploitasi buat modal iklan…Udah dapet kursi empuk…yg ada di otaknya cuma “Duit duit gue…! Gaji gaji gue…! Kalo mo kayak gue, usaha dong!”

  8. Betul bunda, menyedihkan ya, semoga akan ada orang-orang yang tulus memperjuangkan nasib kaum miskin, bukan cuma untuk exploitasi iklan. Semoga suatu saat kemiskinan akan masuk museum, persis seperti yang dikatakan Muhammad Yunus.

  9. bagus banget puisinya bro, bisa buat renungan kita semua

  10. munama said: bagus banget puisinya bro, bisa buat renungan kita semua

    Makasih kang, sama-sama, semoga bermanfaat buat semua

  11. tulisan yg sangat inspiratif sekali. emang bener semua tuh, bang 🙂

  12. 3rdevolution said: tulisan yg sangat inspiratif sekali. emang bener semua tuh, bang 🙂

    terima kasih ya, semoga bermanfaat

  13. kapan coba ada papan iklan segede gentong bisa menceritakan kemelaratan sebagian rakyat ini. dijamin mampus, para donatur setia dan para investor asing tak segan2 angkat kaki dari negeri ini. Apa mau dikata, di setiap kemewahan pasti ada kesengsaran. Lalu hal kecil apa yg bisa kita bagikan? Bagikanlah ketulusan untuk membantu sesama sebisa kita mampu. (hehehe…ampunnnnnnnnn!!!)

  14. lanatika said: kapan coba ada papan iklan segede gentong bisa menceritakan kemelaratan sebagian rakyat ini. dijamin mampus, para donatur setia dan para investor asing tak segan2 angkat kaki dari negeri ini.

    Karena itulah papan iklan yang dimaksud mbak Lana enggak muncul-muncul, he he he.

  15. lanatika said: Bagikanlah ketulusan untuk membantu sesama sebisa kita mampu. (hehehe…ampunnnnnnnnn!!!)

    Setuju, buku Bank Kaum Miskin dari Muhammad Yunus bisa jadi langkah awal kita bersama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Aku berpikir dan berpikir dan mengada-ada!

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: