Monthly Archives: Juli 2008

RYAN bawa Rezeki?????

Tentunya kita sudah mendengar peristiwa pembunuhan menghebohkan yang dilakukan seorang pembunuh berantai. Namun, tadi sesudah sholat isya berjamaan di masjid, saya mendengar orang-orang membicarakan perkara tersebut. Yang menarik sekaligus memprihatinkan adalah fenomena sosial berita yang mengatakan bahwa si Ryan ini membawa rezeki. Orang-orang banyak yang datang ke tempat penimbunan mayat hasil pembunuhan berantai tersebut sehingga muncullah pasar kaget di sana. Ada penjual minuman, makanan, tukang parkir, bahkan ada kereta api mini untuk anak-anak. Orang-orang datang dan berkata, “Oh, ini lobangnya” sambil membeli makanan dan minuman, sementara itu anak-anak mereka main kereta api mini.

Bahkan ada yang sampai keceplosan bicara ” Untung ada si Riyan ini ya, kita dapat 1.5 juta sehari”, Astagfirullah!

Ini sih namanya menari di atas penderitaan orang lain. Dalam hati saya cuma bisa beristighfar dan menangisi kegilaan bangsa saya yang tercinta ini

Kultur menonton dalam masyarakat kita memang sudah sangat sulit untuk diperbaiki. Mulai dari TV, kereta api lewat, sampai kerusuhan dan kebakaran. Sering kali petugas pemadam kebakaran kesulitan mencapai lokasi kebakaran gara-gara warga berkerumun mau melihat kebakaran tersebut.

Saya pernah mendengar salah satu editorial radio SMART FM.
Dalam editorial tersebut dikatakan bahwa:

  1. Masyarakat yang terus menerus disuguhi tontonan tidak bermutu akan hilang minat bacanya.
  2. Masyarakat yang kehilangan minat baca akan bodoh jadinya.
  3. Masyarakat yang bodoh akan miskin.
  4. Masyarakat yang miskin akan lemah daya belinya dan tidak bisa beli apa-apa.
  5. Masyarakat yang lemah daya belinya tentu tidak akan mampu membeli produk-produk yang dipromosikan melalui iklan-iklan di TV.
  6. Apabila masyarakat tidak bisa membeli produk-produk tersebut, perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk-produk tersebut tentu akan mengalami kesulitan keuangan.
  7. Apabila perusahaan-perusahaan itu mengalami kesulitan keuangan, bisa-bisa ada PHK massal dan yang paling dahulu kena adalah buruh dan para pekerja kasar. Mereka pada umumnya kurang berpendidikan dan miskin, sehingga mudah jadi sasaran empuk PHK.
  8. Banyaknya PHK akan menimbulkan lebih banyak pengangguran.
  9. Lebih banyak penggangguran artinya akan lebih banyak tindak kejahatan merajalela di lingkungan kita.
  10. Pada akhirnya kualitas hidup masyarakat akan menurun secara keseluruhan, termasuk penyakit yang merajalela karena sulit bagi masyarakat miskin untuk memelihara kebersihand an menjaga kesehatan, contohnya di Desa Jagabita, Parung Panjang Tanggerang, alias Kampung Pesakitan. Foto-fotonya bisa dilihat di sini
  11. Bukan tidak mungkin semua hal yang disebutkan di atas akan memicu krisis yang lebih besar lagi, mungkin seperti Revolusi Prancis atau peristiwa-peristiwa lainnya yang serupa dengan itu.

Nauzubillah min dzalik, semoga Alloh SWT melindungi kita semua, Amiiiin

Terlepas dari segala kontroversi yang terjadi, saya merasa yakin bahwa penyebab utama dari semua masalah ini adalah kemiskinan

Beberapa hari sebelumnya, saya mendapat informasi dari Blog Sang Teroris yang pernah mampir di MP saya tentang film dokumenter karya John Pilger yang berjudul The New Rulers of the World.
Setelah itu, saya cari Videonya dengan bantuan Om Google, he he he. Dapat dan langsung nonton di internet, sebab kalau pinjam gak tahu musti pinjam sama siapa.

Begini ceritanya (kutip dari Wikipedia)

Pilger’s central thesis is that the “New Rulers” alluded to in the title are, in fact, the old rulers in new clothes. To Pilger, the colonialism of the 19th and early 20th centuries has experienced a return to grace following World War II (when it was realised that Nazism was a form of imperialism) in the form of globalisation. In this respect, his arguments are similar to those of left-wing critics of Western foreign policy. He also shares the view that the moral underpinnings for Western action are false, but are largely believed by the media. He states in the introduction, “The War on Terrorism’ is terrorism” (italics his). His focus, however, is on the human side, and his impassioned descriptions of the victims of violence and injustice sit side by side with critiques of national policies, along with the media response.

Cerita yang lebih lengkap ada di Blognya Pak Zainal Abidin alias Jay the Terorist, tepatnya di jurnal yang ini.
Sebagai tambahan referensi, mungkin kita bisa lihat Bukunya Pak Amien Rais yang berjudul Selamatkan Indonesia, Agenda mendesak bangsa

saya sendiri sih belum baca, tetapi saya sudah bisa menebak apa isinya, ya gak jauh beda dari filmnya si John Pilger itu tadi.

Semoga bermanfaat

Alhamdulillah, MP saya didatangi TERORIS

Didatangi teroris koq alhamdulillah?

Saat saya mengecek MP saya, seperti biasa, Wow, ternyata ada teroris masuk ke dalamnya. Jangan takut dulu, teroris yang dimaksud adalah salah satu narasumber acara The Power of Life yang merupakan hasil kerja sama institut Kemandirian dan Radio Trijaya 104,6 FM. Saya memang mengambil sebagian materi-materi yang dibahas dalam acara tersebut untuk bahan posting MP saya.

Teror yang ditebarkan Bapak Zainal dan teman-temannya bertujuan memprovokasi para pendengar untuk keluar dari zona nyaman mereka dan bangkit menyongsong kesuksesan dengan penuh semangat. Bahkan, untuk menambah tingkat kengerian teror yang disebarkannya, Pak Zainal sampai menulis buku “Monyet Aja Bisa Cari Duit”.

Jadi, yang diteror adalah kemalasan, ketakutan dan kenyamanan kita.

Ternyata, teroris ada yang baik juga ya, he he he

mp

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Pernah gak dapat komen segini????

Untitled

Pernah enggak dapat komen sebanyak ini?

Photobucket

jurig

ngambil dari sini

Kayaknya yang kayak gini cuma ada di Multiply dot com, he he he

[TRANSKRIP] 3 Pelajaran Penting

3 Pelajaran Penting
Acara Power of Life pagi ini membahas 3 pelajaran penting, yaitu:

  1. belajar merasakan kegagalan
  2. belajar mengatasi kritik
  3. belajar mengatasi rasa malu

  1. belajar merasakan kegagalan dan kesalahan kegagalan dan kesalahan adalah sesuatu yang pasti. Orang-orang yang sukses bisa meraih kesuksean mereka karena sudah mengalami begitu banyak kesalahan dan kegagalan. Mereka mengalahkan segala kegagalan yang pernah mereka alami. Manusia sesungguhnya adalah makhluk pembelajar dari kecil, contoh: anak kecil belajar jalan harus melalui jatuh bangun terlebih dahulu. Proses menghadapi kegagalan dan keslahan adalah sesuatu harus dijalani dan tidak bisa dihindari. Yang salah adalah orang yang terus menerus melakukan hal-hal yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda. Gagal dalam hal yang berbeda itu wajar tetapi gagal berulang kali dalam hal-hal yang sama itu yang ngawur.
  2. mengatasi kritikNabi Muhammad SAW saja harus menghadapi lebih dari sekedar keritik, mereka bahkan menghadapi hinaan dan sebagainya. Namun, masyarakat Arab berhasil beliau ubah dalam waktu 23 tahun. Banyak orang hanya bisa melakukan kritik dan ngomong sembarangan tetapi tidak bisa atau tidak mau melakukan. Yang terbaik adalah biarkan saja mereka berbicara sampai kenyataan berubah krn usaha kita. Tunggu saja tanggal mainnya. Kritik yang baik adalah yang bukan cuma menunjukkan kesalahan dan kekurangan kita, juga mengandung solusi yang bisa diterapkan agar yang dikritik bisa memperbaiki diri.
  3. mengatasi rasa malu Rasa malu perlu kita tempatkan di tempat yang sebenarnya. Lebih sering merasa malu saat melakukan kesalahan walau bukan kesalahan yang fatal. Misalnya, salah bicara dpan umum siapapun bisa termasuk seorang presiden. Pernah ada seorang presenter di perusahaa TV, tanpa sengaja mengubah nama TV-nya jadi metro mini, namun berkat kesalahan tersebut dia jadi cepat naik pangkat dan pindah program acara beda dgn daya jual lebih tinggi. Kita boleh merasa malu saat tertangkap korupsi, melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, hukum, moral dan sejenisnya, jangan malu melakukan hal-hal yang tidak bertentangan denga hal-hal di atas. Termasuk malu yang baik adalah apabila orang tua merasa malu untuk melakukan hal-hal yang dia sendiri larang anak untuk dilakukan, contoh klasiknya merokok.Malu yang tidak benar atau tidak pada tempatnya akan merusak rasa percaya diri pada diri kita.

Ketiga pelajaran di atas sangat penting untuk memupuk rasa percaya diri seorang manusia. Rasa percaya diri sesungguhnya berasal dari penerimaan kita terhadap diri sendiri apa adanya. Kita semua memiliki karunia yang luar biasa dari Alloh SWT, namun hanya karena ada hal-hal yang kita anggap kurang, kita tidak mensyukuri karunia dan nikmat yang luar biasa tersebut. Jarang ada orang, semiskin apapun dia, saat diminta sebelah tangan atau kakinya demi uang sekian puluh juta bersedia memberikan.

Tidak ada orang yang tahu nasibnya bagaimana di masa depan. Menduga-duga nasib baik atau buruk berarti memberi prasangka atau justifikasi terhadap Alloh SWT. Justifikasi atau prasangka itu bisa baik atau buruk, tinggal pilih.

Sumber: Acara The Power of Life, Trijaya FM – Selasa 22 Juli 2008 jam 5 – 6 pagi
Narasumber: Bapak Zainal Abidin – Institut Kemandirian

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

[TRANSKRIP] Ciri Kehidupan – Pertumbuhan dan Perkembangan

Power of Life – bertumbuh dan berubahCiri hidup adalah berubah dan bertumbuh. OIeh karena itu ada hidup yang baik dan hidup yang buruk. Hidup yang buruk, yaitu hari ini lebih buruk daripada hari kemarin dan hari esok lebih buruk daripada hari ini. Sedangkan, ciri hidup baik adalah hari ini lebih baik daripada hari kemarin dan hari esok lebih baik daripada hari ini. Setiap hari ada peningkatan walau sedikit. Sedangkan ciri hidup yang buruk adalah hari ini lebih buruk daripada hari kemarin dan hari esok lebih buruk daripada hari ini.

Namun, di dunia ini ada begitu banyak orang-orang yang dari muda sampai tua tidak ada perubahan alias begitu2 aja. Orang-orang seperti ini menunda mati saja dan bertambah umur serta uban.

Niat boleh jadi hal yang pertama, namun setelah itu kita harus bertindak. Hambatan mulai ada saat bertindak, bisa dari sisi finansial, keluarga, saudara dan sebagainya. Kita harus memliki keberanian utk berkorban, tidak ada perbuahan yang lebih baik tanpa keberanian untuk berkorban. Hidup isinya belajar, bila gagal jangan diulangi lagi kesalahan yang sama. Yang terbaik adalah melakukan perbuahan dalam pola tindakan agar ada ahsilnya, ujian cobaan yang akan datang harus kita lalui. hidup adalah satu kesatuan yang utuh, gagal atau sukses yang sesungguhnya ada di ujung hidup alias kematian, besok sukses besok juga bisa gagal, yang penting pada saat kematian datang, kita termasuk orang sukses.

Kita seringkali harus mencapai Titik Terendah sebelum melenting ke atas. Misalnya, apabila kita ingin mulai berwirausaha, kita harus siap menerima penghasilan di bawah saat sedang bekerja. Apabila kita sudah bekerja selama 5 tahun, lalu memutuskan berwirausaha, tidak mungkin kita langsung punya penghasilan seperti yang telah kita terima saat kita kerja selama 5 tahun.

Orang seringkali terlalu cepat untuk menyerah padahal justru di tumpukan kegagalan itu ada bibit-bibit kesuksesan. Energi sukses kita ada di sana, menanti utk dibebaskan.

Keberanian tumbuh karena kita membayangkan enaknya saat sampai di tujuan. Orang-orang sukses berani luar biasa puncak sukses yang sebenarnya punya keberanian menantang resiko “mengorbankan nyawa” (meninggalkan zona nyaman). Rumusnya adalah rumus 120 C (coba, coba, ……………….., coba lagi)

Perubahan seringkali sangat sulit dilakukan banyak orang karena mereka tidak mengenal diri mereka sendiri
Walaupun orang tidak mau berubah, tetapi ada hukum-hukum di alam yang memaksa manusia untuk berubah. Baik dengan sukarela atau terpaksa. Pertambahan usia, bertambahnya tanggung jawab dan sebagainya akan memaksa kita terus berubah dan bergerak.
Ciri kedua adalah pertumbuhan. Dalam kehidupan ini memang ada grafik yang naik turun, namun secara garis besar kehidupan kita naik atau turun, itu masalahnya. Apabila grafik kehidupan kita dominan naik, maka kita sedang bertumbuh. Apabila tidak, maka kita sesungguhnya tidak bertumbuh, malah semakin kerdil dari hari ke hari.

Sumber: Acara The Power of Life, Trijaya FM – Senin 21 Juli 2008 jam 5 – 6 pagi
Narasumber: Bapak Zainal Abidin – Institut Kemandirian

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Hari Tanpa TV – Berhasilkah???

UntitledAssalamualaikum,

bagaimana hari tanpa TV kemarin, sukses enggak, he he he

Saat saya lihat pro dan kontra dari ajakan tersebut di situs detiknews dot com, kayaknya koq lebih banyak yang kontra ya. Tanya kenapa??????????????

Sebagaimana kita ketahui, ketergantungan masyarakat pada hiburan, terutama TV sudah sampai tahap yang mengkhawatirkan. Hal ini sudah berlangsung lama sekali, mengingat pengalaman saya waktu SD dan SMP seringkali bolos sekolah dan pura-pura sakit agar bisa nonton film kartun yang berseri-seri. Obrolan di sekolah pada waktu itu juga berkisar tentang film-film kartun di televisi, bukan masalah pelajaran, he he he.

Kekhawatiran orang tua dan guru tentu saja dapat dimengerti dan dipahami. Mereka tidak ingin anak-anak dan murid-muridnya tidak berhasil dalam menempuh pendidikan sehingga tidak dapat membina masa depan dengan baik. Acara televisi sering kali sambung menyambung sehingga tidak memberi kesempatan pada anak-anak untuk melakukan hal-hal lain. Mungkin stasiun TV A saat melihat jadwal siaran Stasiun TV B berpikir, “kalau film kartun ini saya setel jam sekian, pasti bentrok sampa punya TV B dan bisa kalah rating. Kalau gitu saya setel setengah jam sesudahnya aja deh.”

Pemsukan stasiun TV memang dari Iklan, jadi bagaimanapun hancur lebur acaranya, apabila ratingnya tinggi ya akan tetap dipertahankan mati-matian. Namun, saya pernah dengar bahwa pada rating itu sendiri terjadi salah kaprah, yang di-rating kan acara TV-nya bukan iklannya. Kalau orang-orang yang suka nonton TV ditanya, “Bapak-bapak, ibu-ibu, mas, mbak, adik dll kalau pas ada iklan, channel TV-nya diganti enggak” Kemungkinan 90 sekian persen akan menjawab “Digantiiiiiiiiiiiiii”. Jadi, bisa dibilang persis dengan apa yang dikatakan Bapak Tung Desem Waringin, para pemasang iklan itu menyebarkan uang di kawah gunung berapi. Alias buang-buang duit 😦

Padahal, bukankah Alloh SWT sudah menjanjikan bahwa Dia akan menjamin rezeki setiap makhluk ciptaan-Nya? Coba kita baca Surat Hud Ayat 6. (Dan tidak ada suatu binatang melata dimuka bumi ini melainkan Allah yang memberi rizqinya). Tuh, benar kan?

Selama manusia belum yakin bahwa Alloh SWT menjamin rezeki setiap hamba-hamba dan makhluk-makhluk ciptaanNya, maka hal-hal seperti itu akan terus terulang sampai kapanpun. Namun, saya pernah mendengar salah satu editorial radio SMART FM. Dalam editorial tersebut dikatakan bahwa:

  1. Masyarakat yang terus menerus disuguhi tontonan tidak bermutu akan hilang minat bacanya.
  2. Masyarakat yang kehilangan minat baca akan bodoh jadinya.
  3. Masyarakat yang bodoh akan miskin.
  4. Masyarakat yang miskin akan lemah daya belinya dan tidak bisa beli apa-apa.
  5. Masyarakat yang lemah daya belinya tentu tidak akan mampu membeli produk-produk yang dipromosikan melalui iklan-iklan di TV.
  6. Apabila masyarakat tidak bisa membeli produk-produk tersebut, perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk-produk tersebut tentu akan mengalami kesulitan keuangan.
  7. Apabila perusahaan-perusahaan itu mengalami kesulitan keuangan, bisa-bisa ada PHK massal dan yang paling dahulu kena adalah buruh dan para pekerja kasar. Mereka pada umumnya kurang berpendidikan dan miskin, sehingga mudah jadi sasaran empuk PHK.
  8. Banyaknya PHK akan menimbulkan lebih banyak pengangguran.
  9. Lebih banyak penggangguran artinya akan lebih banyak tindak kejahatan merajalela di lingkungan kita.
  10. Pada akhirnya kualitas hidup masyarakat akan menurun secara keseluruhan, termasuk penyakit yang merajalela karena sulit bagi masyarakat miskin untuk memelihara kebersihand an menjaga kesehatan, contohnya di Desa Jagabita, Parung Panjang Tanggerang, alias Kampung Pesakitan. Foto-fotonya bisa dilihat di sini
  11. Bukan tidak mungkin semua hal yang disebutkan di atas akan memicu krisis yang lebih besar lagi, mungkin seperti Revolusi Prancis atau peristiwa-peristiwa lainnya yang serupa dengan itu.

Nauzubillah min dzalik, semoga Alloh SWT melindungi kita semua, Amiiiin

Nah, apakah kita masih meremehkan dampak negatif Televisi dalam kehidupan kita??

Semoga bermanfaat, maaf jika tidak berkenan.

Pengalaman dengan Internet nge-hank (komputer saya maksudnya)

Internet ngehankBeginilah jadinya kalau orang gaptek (gagap teknologi) tetapi suka rada nekat, he he he. Semenjak masang internet di rumah, salah satu hobby saya adalah men-download dan meng-install program-program gratisan tanpa perhitungan, antara lain dari situsGiveaway of the Day atau download dot com atau yang lainnya.
Akhirnya saya seminggu gak bisa nge-net gara-gara komputer (yang memorinya cuma 256 MB dan Hardisknya cuma 40 GB) nge-hank. Yah repot deh, soalnya kan lagi ikut koordinasi Ulang Tahun MPID tahun 2008

Kata teknisi dari Firtsmedia komputer saya overloaded (kebanyakan program yang tidak perlu, yang saya sendiri saja juga jarang pakai)

Akhirnya, Ahad malam dibela-belain gak tidur supaya bisa meng-uninstall program-program (terutama yang gratisan) sebanyak mungkin :(, padahal yang namanya Insomnia sudah hampir sembuh berkat diterapi dengan SEFT oleh teman-teman Alumni Logos Insititute.

Setelah sukses meng-uninstall program-program tersebut, saya coba bersihkan registri yang tersisa dengan program Wise Disk Cleaner dan Wise Registery Cleaner dari Wisecleaner

Yang paling menarik, pada saat saya sekalian melakukan Defragementasi Hard Disk dengan menggunakan Program untuk men-defragmentasi Hard disk dari Auslogic, performa Hard Disk meningkat menjadi 7 persen. Wow, biasanya cuma 1 atau 2 persen saja loh. Mungkin karena program-program yang membebani komputer saya sudah dibuang.

disk defrag

Setelah registry dibersihkan pakai Wise Registry Cleaner, saya coba defrag registry komputer saya dengan Program Registry Defrag. Hasilnya lumayan juga, peningkatan performa sekitar 5 persen

reg defrag

Nah, apa hikmah dari cerita ini?

  1. Para pengguna Internet memang harus terus belajar tentang teknologi, minimal biaa merawat komputer sendiri agar bisa nge-net terus, terutama program-program utilitas, banyak koq yang gratis.
  2. Tidak ada salahnya punya teman yang ahli IT supaya kalau ada masalah bisa tanya-tanya.

    Jangan kompromikan keamanan komputer anda demi performa atau kecepatan dengan menghilangkan antivirus, firewall, antispyware dan sebagainya.

  3. Pastikan program-program yang anda install benar-benar anda butuhkan, apabila tidak program-program tersebut akan membebani kerja komputer. Jangan mentang-mentang gratisan main install saja tanpa perhitungan.
  4. Sebaiknya hindari main game yang terlalu menguras resource atau sumber daya computer, kecuali komputer anda adalah komputer super canggih yang memory-nya diatas 1 GB dan Hardisknya berkapasitas seperti Gudang di pelabuhan, he he he. Masih banyak koq kegiatan yang menyenangkan di komputer selain main game.

Semoga bermanfaat, by the way Anda tidak ingin mendownload seluruh internet kan? He he he.

internet

[Transkrip] Mengenal diri sendiri

Kita harus mengenal diri sendiri. Bagaimana mungkin kita bisa sukses apabila kita tidak mengenal diri kita sendiri, tidak mengenali sifat-sifat yang mendukung atau menghambat perjalanan kita menuju sukses. sudah Seharusnya orang mengenali sifat-sifat diri dari diri sendiri atau orang-orang lain yang dekat dengan dia. Orang-orang terdekat adalah orang-orang yang mengatakan hal-hal yang lebih objektif bahwa kita salah atau benar

Pengenalan diri kita terkadang bersifat subjektif namun dengan berlalunya waktu, ditambah pertimbangan, ujian dan interaksi dengna orang lain, kita akan bisa lebih objektif terhadap diri kita sendiri.

Apabila kita hanya mengenal diri melalui diri sendiri saja, kita bisa jadi egois sehingga kita terjebak dalam kesombongan. Kita perlu bantuan orang lain agar pandangan tentang diri kita menjadi lebih objektif. Namun, mengenal diri melalui orang-orang lain saja bisa membuat kita tergantung pada orang lain, tidak memiliki keyakinan tentang diri kita sendiri. Kedua pendekatan tersebut kita perlukan agar kita bisa lebih objektif terhadap diri kita sendiri. Paling tidak, kita mengetahui apa yang ktai inginkan sehingga kita bisa mendayagunakan potensi dan energi yang kita miliki untuk mendapatkan apa yang sangat kita inginkan itu. Apabila kita tidak mengetahui apa yang kita inginkan, kita tidak akan memliliki utuajan. Oarng yang tidak punya tujuan biasanya jadi malas dan mudah menyerah. Sekali mengerjakan satu hal, apabila gagal, dia tiak mau mencoba lagi dan menyerah. Akhirnya kita kehabisan energi, waktu dan lain sebagianya. Potensi kita pun pada akhirnya tidak tergarap dengan maximal.

Dengan mengenal diri kita, kita juga bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan kita. Keinginan adalah hal-hal bisa ditunda, kebutuhan tidak bisa ditunda. Makan adalah ekbutuhan, tetapi makan enak dengan harga 200 ribu per porsi itu keingann yang bisa ditunda, bahkan tidak dilaksanakan. Ekbutuhan hanya cukup utk bertahan hidup keingian tidak terbatas.

Apabila kita memiliki banyak keinginan, kita harus hati-hati agar semua keinginan tersebut menimbulkan konflik kepentingan. Hal itu membuat kita jadi bingung. Lebih baik salah daripada ragu atau bingung. Salah satu cara menggunakan skala prioritas. Yang mana dulu yang harus dibereskan. Sangat penting menganggap penting orang lain yang mengkritik karena bukan tidk mungkin berkat kritikann2 itu membuat kita lebih dewasa.

Memang tidak ada orang yang bisa mengenali dirinya 100% terutama karena faktor usia. Kehidupan seorang manusia seperti perjalanan jauh, dimana orang yang melakukan perjalanan tersebut tidak meungkin mengingat segala detil yang ada di dalam perjalanan tersebut. Namun, kita bisa mengenali tonggak-tonggak atau tanda-tanda yang ada dalam perjalanan kita dalam bentuk pengalaman-pengalaman yang mengesankan. Kita juga bisa merekam saat-saat yang mengesankan itu dalam bentuk catatan harian atau blog.

Sumber: Acara The Power of Life, Trijaya FM – Senin 14 Juli 2008 jam 5 – 6 pagi
Narasumber: Bapak Zainal Abidin – Institut Kemandirian

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

[Report Abuse] – Penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW

Assalamualaikum, rekan-rekan sekalian

Penghinaan terhadapa Nabi kita, Nabi Muhammad SAW seakan tidak pernah berakhir. Baru saja saya dapat informasi bahwa ada pengguna multiply yang menyalah gunakan fasilitas yang dia miliki untuk melakukan penghinaan:

http://2i2hreaction.multiply.com/

dengan sangat terpaksa lahir dan batin, saya mem-block dan me-report abuse si user ini.

Semoga admin MP cepat tanggap terhadap para pengguna yang menyalah gunakan fasilitas mereka untuk melakukan penghinaan dan pelecehan terhadap keyakinan kita semua.

semoga bermanfaat dan mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan.

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn