RYAN bawa Rezeki?????

Tentunya kita sudah mendengar peristiwa pembunuhan menghebohkan yang dilakukan seorang pembunuh berantai. Namun, tadi sesudah sholat isya berjamaan di masjid, saya mendengar orang-orang membicarakan perkara tersebut. Yang menarik sekaligus memprihatinkan adalah fenomena sosial berita yang mengatakan bahwa si Ryan ini membawa rezeki. Orang-orang banyak yang datang ke tempat penimbunan mayat hasil pembunuhan berantai tersebut sehingga muncullah pasar kaget di sana. Ada penjual minuman, makanan, tukang parkir, bahkan ada kereta api mini untuk anak-anak. Orang-orang datang dan berkata, “Oh, ini lobangnya” sambil membeli makanan dan minuman, sementara itu anak-anak mereka main kereta api mini.

Bahkan ada yang sampai keceplosan bicara ” Untung ada si Riyan ini ya, kita dapat 1.5 juta sehari”, Astagfirullah!

Ini sih namanya menari di atas penderitaan orang lain. Dalam hati saya cuma bisa beristighfar dan menangisi kegilaan bangsa saya yang tercinta ini

Kultur menonton dalam masyarakat kita memang sudah sangat sulit untuk diperbaiki. Mulai dari TV, kereta api lewat, sampai kerusuhan dan kebakaran. Sering kali petugas pemadam kebakaran kesulitan mencapai lokasi kebakaran gara-gara warga berkerumun mau melihat kebakaran tersebut.

Saya pernah mendengar salah satu editorial radio SMART FM.
Dalam editorial tersebut dikatakan bahwa:

  1. Masyarakat yang terus menerus disuguhi tontonan tidak bermutu akan hilang minat bacanya.
  2. Masyarakat yang kehilangan minat baca akan bodoh jadinya.
  3. Masyarakat yang bodoh akan miskin.
  4. Masyarakat yang miskin akan lemah daya belinya dan tidak bisa beli apa-apa.
  5. Masyarakat yang lemah daya belinya tentu tidak akan mampu membeli produk-produk yang dipromosikan melalui iklan-iklan di TV.
  6. Apabila masyarakat tidak bisa membeli produk-produk tersebut, perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk-produk tersebut tentu akan mengalami kesulitan keuangan.
  7. Apabila perusahaan-perusahaan itu mengalami kesulitan keuangan, bisa-bisa ada PHK massal dan yang paling dahulu kena adalah buruh dan para pekerja kasar. Mereka pada umumnya kurang berpendidikan dan miskin, sehingga mudah jadi sasaran empuk PHK.
  8. Banyaknya PHK akan menimbulkan lebih banyak pengangguran.
  9. Lebih banyak penggangguran artinya akan lebih banyak tindak kejahatan merajalela di lingkungan kita.
  10. Pada akhirnya kualitas hidup masyarakat akan menurun secara keseluruhan, termasuk penyakit yang merajalela karena sulit bagi masyarakat miskin untuk memelihara kebersihand an menjaga kesehatan, contohnya di Desa Jagabita, Parung Panjang Tanggerang, alias Kampung Pesakitan. Foto-fotonya bisa dilihat di sini
  11. Bukan tidak mungkin semua hal yang disebutkan di atas akan memicu krisis yang lebih besar lagi, mungkin seperti Revolusi Prancis atau peristiwa-peristiwa lainnya yang serupa dengan itu.

Nauzubillah min dzalik, semoga Alloh SWT melindungi kita semua, Amiiiin

Terlepas dari segala kontroversi yang terjadi, saya merasa yakin bahwa penyebab utama dari semua masalah ini adalah kemiskinan

Beberapa hari sebelumnya, saya mendapat informasi dari Blog Sang Teroris yang pernah mampir di MP saya tentang film dokumenter karya John Pilger yang berjudul The New Rulers of the World.
Setelah itu, saya cari Videonya dengan bantuan Om Google, he he he. Dapat dan langsung nonton di internet, sebab kalau pinjam gak tahu musti pinjam sama siapa.

Begini ceritanya (kutip dari Wikipedia)

Pilger’s central thesis is that the “New Rulers” alluded to in the title are, in fact, the old rulers in new clothes. To Pilger, the colonialism of the 19th and early 20th centuries has experienced a return to grace following World War II (when it was realised that Nazism was a form of imperialism) in the form of globalisation. In this respect, his arguments are similar to those of left-wing critics of Western foreign policy. He also shares the view that the moral underpinnings for Western action are false, but are largely believed by the media. He states in the introduction, “The War on Terrorism’ is terrorism” (italics his). His focus, however, is on the human side, and his impassioned descriptions of the victims of violence and injustice sit side by side with critiques of national policies, along with the media response.

Cerita yang lebih lengkap ada di Blognya Pak Zainal Abidin alias Jay the Terorist, tepatnya di jurnal yang ini.
Sebagai tambahan referensi, mungkin kita bisa lihat Bukunya Pak Amien Rais yang berjudul Selamatkan Indonesia, Agenda mendesak bangsa

saya sendiri sih belum baca, tetapi saya sudah bisa menebak apa isinya, ya gak jauh beda dari filmnya si John Pilger itu tadi.

Semoga bermanfaat

Iklan

Posted on Juli 30, 2008, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. kopiradix said: Nauzubillah min dzalik, semoga Alloh SWT melindungi kita semua, Amiiiin

    Amiiiiinnnnn

  2. ratnasavitri said: Amiiiiinnnnn

    Amiiiiiiinn

  3. hehe… itulah kreatifnya orang Indonesia gak boleh lihat yang potensial dikit buat nyari duit… langsung aja dihajar… ODnya {otak dagangnya] keluar…

  4. lussysf said: hehe… itulah kreatifnya orang Indonesia gak boleh lihat yang potensial dikit buat nyari duit… langsung aja dihajar… ODnya {otak dagangnya] keluar…

    Benar mbak, he he he. Nanti Lubang Buaya kalah ngetop sama rumahnya si Ryan ini

  5. kopiradix said: Benar mbak, he he he. Nanti Lubang Buaya kalah ngetop sama rumahnya si Ryan ini

    iye mas… karena di jombang namanya “kolam ikan”, tapi berisi manusia… hihihi

  6. lussysf said: iye mas… karena di jombang namanya “kolam ikan”, tapi berisi manusia… hihihi

    Gak ada ikannya ya, he he he

  7. dulu jadi inget pas booming togel…gitu ada kendaraan tabrakan…orang pada berhamburan…yang diliat bukan korban…boro2 mau nolongin…tapi liat plat kendaraan…soalnya itu “kode alam” nomor togel yang bakal tembus…ya Allah…

  8. ucupadi said: dulu jadi inget pas booming togel…gitu ada kendaraan tabrakan…orang pada berhamburan…yang diliat bukan korban…boro2 mau nolongin…tapi liat plat kendaraan…soalnya itu “kode alam” nomor togel yang bakal tembus…ya Allah…

    Sampai segitunya ya, astaghfirullah. Semoga Alloh SWT melindungi dan memberi petunjuk kpd kita semua. *ketawa dulu baru reply*

  9. ucupadi said: dulu jadi inget pas booming togel…gitu ada kendaraan tabrakan…orang pada berhamburan…yang diliat bukan korban…boro2 mau nolongin…tapi liat plat kendaraan…soalnya itu “kode alam” nomor togel yang bakal tembus…ya Allah…

    astaghfilullahal’adzim…segala apapun kejadian dicak menjadi angka ;( … sampai pusing, kalo pas di jalan denger orang ngecak…. astagfirullahal’adzim… innalillah… na’udzubillah…

  10. lussysf said: astaghfilullahal’adzim…segala apapun kejadian dicak menjadi angka ;( … sampai pusing, kalo pas di jalan denger orang ngecak…. astagfirullahal’adzim… innalillah… na’udzubillah…

    Kalau udah mental judi ya jadinya kayak gitu mbak, ingat ceramahnya KH Zainuddin MZ dulu

  11. kopiradix said: Kalau udah mental judi ya jadinya kayak gitu mbak, ingat ceramahnya KH Zainuddin MZ dulu

    sepokats mas… orang yang udah bermental judi emang susah… merusak nama baik sekaligus penyalahgunaan ilmu matematika tuh… hihihi

  12. Astaghfirullah..ikut prihatin ..Semoga Allah membukakan pintu taubat buat Ryan.

  13. MasyaAllah, keburukan yang menular ini benar-benar membutakan hati nurani.sehingga tidak peka, empati, apalgi prihatin thd kesulitan sesama.media massa terutama audio visual yang mesti lbh banyak bertanggung jawab thd pembodohan massal masyrakat.

  14. Buka mata, buka telinga, hanya ada di Indonesia 😦

  15. lussysf said: hehe… itulah kreatifnya orang Indonesia gak boleh lihat yang potensial dikit buat nyari duit… langsung aja dihajar… ODnya {otak dagangnya] keluar…

    iya mbak…sayang otak dagangnya saja yang keluar….mental dagangnya gak…

  16. indahmasruroh said: Astaghfirullah..ikut prihatin ..Semoga Allah membukakan pintu taubat buat Ryan.

    Amiiin, semoga Alloh SWT membuka pintu taubat bagi dia dan melindungi kita semua. TFR ya mbak

  17. vi3nzz said: MasyaAllah, keburukan yang menular ini benar-benar membutakan hati nurani.sehingga tidak peka, empati, apalgi prihatin thd kesulitan sesama.media massa terutama audio visual yang mesti lbh banyak bertanggung jawab thd pembodohan massal masyrakat.

    Betul mbak, semoga media massa segera bertaubat agar jgan cuma cari untung semata.

  18. aisyahmuchtar said: Buka mata, buka telinga, hanya ada di Indonesia 😦

    Sayangnya yang hanya ada di Indonesia, yang jelek2 aja ya mbak 😦

  19. ck..ck..ck..Ryan2..lebih parah dari sumanto…

  20. geleng2 pala deh.. ryan emang mdp banget2 ya..

  21. percikhati said: ck..ck..ck..Ryan2..lebih parah dari sumanto…

    Betul mbak, memang makin lama makin parah saja

  22. tintin1868 said: geleng2 pala deh.. ryan emang mdp banget2 ya..

    Geleng2 kepala juga, sama2 bingung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Yeuh!

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: