Monthly Archives: Agustus 2008

[TRANSKRIP] Menjaga kemuliaan diri dengan nafkah yang halal

Narasumber: Ustadz Bobby Herwibowo, Lc.

Menjaga kemuliaan diri dengan nafkah yang halal

Dari Abu Abdillah An-Nu’man bin Basyir Radhiallahu Anhu berkata: Aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam bersabda :

“Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat pekara-pekara yang syubhat ( samar-samar / tidak jelas halal atau haramnya ) yang tiada diketahui oleh kebanyakan manusia.Barangsiapa yang memelihara dirinya dari pekara-pekara yang syubhat itu, maka dia telah melindungi agama dan kehormatannya dirinya. Dan barangsiapa yang tergelincir ke dalam pekara syubhat itu berarti ia tergelincir masuk ke dalam perkara haram.Laksana seorang penggembala di pinggir sebuah daerah larangan, yang akhirnya masuk ke dalam daerah larangan itu. Ketahuilah sesungguhnya bahwa setiap raja mempunyai daerah larangan, Ketahuilah, sesungguhnya daerah larangan Allah itu adalah pekara-pekara yang diharamkanNya.”

Ketahuilah, dalam setiap tubuh itu ada segumpal daging. Jika daging itu baik, maka baiklah seluruh tubuh itu dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh itu.Ketahuilah, Itu adalah hati.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits dari situs ini

Kaidah ushul fiqh mengatakan bahwa:dalam perkara ibadah (ritual) segala sesuatunya adalah haram kecuali ada dalil yang memperbolehkan atau mewajibkan. Sementara, untuk perkara muamalah/duniawi, segala sesuatunya adalah boleh kecuali ada dalil yang melarang. Contoh harta haram antara lain: Harta riba, harta hasil rentenir, harta hasil korupsi atau kejahatan lainnya, harta hasil bisnis maxiat, bangkai, darah, babi, anjing, binatang yang disembelih tanpa disebutkan nama Alloh SWT dan sebagainya. Jauh lebih sedikit daripada harta yang halal.

Banyak orang takut menjauhi harta yang haram, mereka terkungkung dalam tempat mencari nafkah haram (mengandung riba atau maxiat, lokalisasi pelacuran, dll) hanya merasa takut tidak dapat harta/penghasilan. Bila diberitahukan kepada mereka bahwa pekerjaan tersebut haram, mereka beralasan bahwa hanya di tempat itulah mereka bisa mencari nafkah. Sesungguhnya, hal-hal yang haram bisa dihitung dengan jari, sementara itu nafkah/harta yang halal tidak terbatas. Namun, karena godaan syetan, banyak orang yang takut meninggalkan yang haram.

Peluang untuk mendapatkan harta halal yang berkah dan melimpah tidak ada batasnya. Salah satu peluang terbaik adalah dengan berwirausaha dan menjadi pebisnis/pengusaha. Jika orang memutuskan untuk jadi pegawai/karyawan (dan hal ini adalah sesuatu yang baik) maka dia harus mengembangkan sikap qona’ah (measa cukup dengan apa yang ada) yang kuat. Bersikap qona’ah adalah suatu yang diperlukan oleh manusia, apapun profesinya, agar dia terhindar dari mengambil harta yang bukan menjadi haknya. Jangankan agama, perusahaanpun juga akan melarang. Kepercayaan menjadi taruhannya. Menjadi pengusahapun perlu sikap qona’ah agar dia tidak menghalalkan segala cara (illegal lodging, menyogok, dll) dalam mengembangkan usahanya.

Kisah pertama:

Andri (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pegawai. Saat itu dia sedang dalam keadaan “bokek” (tidak punya uang) sedangkan tanggal gajian masih cukup lama. Istrinya sudah panik karena tidak ada uang sama sekali. Suatu hari, dia diminta oleh bossnya untuk mentransfer uang ke rekening tertentu di ATM. setelah melalui antrian yang cukup panjang, dia tiba pada giliran menggunakan ATM. Pada saat dia ingin menggunakan ATM tersebut, tiba-tiba mesin itu mengeluarkan suara yang cukup keras. Ternyata ada kartu ATM milik orang lain yang tertinggal di mesin itu. di layar Mesin ATM tertera tulisan:

ANDA INGIN MELANJUTKAN TRANSAKSI? YA/TIDAK

Menu awal tampil, saat itulah Andri sadar bahwa orang yang sebelumnya menggunakan ATM meninggalkan kartunya di mesin ATM tersbut. Jantung Andri berdegub kencang. Dia berada di persimpangan jalan antara mengambil uang yang bukan miliknya atau mempertahankan keimanannya agar tidak ternoda oleh dosa tersebut. Andri sempat memencet tombol untuk melihat saldo rekening tersebut. dia cuma lihat angka 1 dan 5, entah 150 ribu, 1.5 juta, 15 Juta atau bahkan 150 juta.

Mengambil uang orang lain via ATM, walaupun cuma seekdar bertahan hidup sampai tanggal gajian, jelas merupakan dosa yang besar. Akhirnya, Andri memutuskan untuk tidak jadi mengambil uang pemilik kartu ATM tersebut. Dia mengembalikan kartu tersebut ke bank via security.

Di rumah Andri bercerita pada istrinya tentang ujian iman yang baru dia alami. Sang istri malah menyayangkan mengapa Andri tidak mengambil uang sedikit barang 1 juta untuk bertahan hidup. Andri merasa kecewa dngan jawaban sang istri. Dia tidak jadi makan malam dan keluar menemui para tetangganya.

Rupanya, saat keluar menemui para tetangga itulah saat Alloh SWT ingin membalas kebaikan Andri.

Salah satu tetangga ada yang juga sedang bokek dan perlu uang, sama dengan Andri. Dia lalu meminta Andri menjualkan Mini Compo miliknya kepada teman-teman kantor. Jika ada lebihnya, Andri boleh mengambilnya.

Keesokan harinya, Andri pergi ke kantor sambil membawa mini compo tersebut. Melihat harga yang ditawarkan cukup murah untuk sebuah mini compo, ada teman kantor Andri yang ingin membeli mini compo tersebut. Setelah pulang kantor, Andri menemui sang tetangga dan memberi uang hasil penjualan mini compo tersebut. Andri mendapat sisanya, cukup untuk bertahan hidup sampai tanggal gajian.

Hal-hal yang haram seringkali membuat manusia terlibat dalam pergulatan batin yang sangat berat. Tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali dengan memperkuat iman.

Kisah kedua:

Pada suatu hari seorang pengusaha mendatangi seorang ustadz untuk meminta nasihat. pengusaha tersebut mengenal banyak pejabat. Dia diminta suatu perusahaan konstruksi yang ingin memenangkan tender pembangunan di Aceh pasca tsunami. Perusahaan itu ingin memenangkan tender tersebut dengan segala cara, baik halal atau haram. Dalam fax yang dikirimkan perusahaan tersebut, sang pengusaha dijanjikan uang 150 Milyar apabila dia bisa membantu perusahaan itu memenangkan tender. Dalam waktu 5 menit, datang fax kedua, meralat jumlah “hadiah” itu menjadi 200 milyar.

Sang pengusaha meminta pendapat istrinya. Sang istri mengelus perutnya dan mengatakan bahwa dia kasihan pada anak mereka apabila uang haram itu sampai menjadi darah daging mereka. Pergulatan batin itu menyebabkan sang pengusaha menderita demam selama berhari-hari. Namun, alhamdulillah, keimanannya cukup kuat untuk bisa menolak uang haram yang jumlahnya cukup besar tadi.

Nafkah yang haram bisa membuat doa kita tidak diterima/dikabulkan:

Dalam sebuah hadits shahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT adalah Dzat yang baik (suci), maka Dia tidak akan menerima (sesuatu), kecuali yang baik (suci). Dan Allah SWT memerintahkan kepada orang-orang mukmin sesuai dengan apa yang diperintahkan kepada para rasul. Maka Allah SWT berfirman: “Wahai para rasul, makanlah kalian dari sesuatu yang baik-baik (halal dan baik) dan beramalah dengan amal yang saleh.

” Kemudian Allah SWT berfirman kembali: “Wahai orang-orang yang beriman, makanlah oleh kalian sesuatu yang baik-baik (halal dan baik) dari apa-apa yang telah Kami rezekikan kepada kalian. Kemudian dia (rasulullah) menggambarkan tentang seorang laki-laki yang melakukan perjalanan yang sangat jauh, rambutnya kusut penuh dengan debu. Lalu dia menenggadahkan kedua tangannya ke langit (berdoa) dan berkata: “Wahai Tuhanku (kabulkanlah doaku), Wahai Tuhanku (kabulkanlah doaku).

Sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia dikenyangkan oleh sesuatu yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?.”

Dalam hadits shahih yang lain dari Abu Hurairah Rasulullah SAW juga bersabda: “Jik
a seseorang berangkat untuk melakukan ibadah haji dengan harta yang baik, maka tatkala dia mengucapkan talbiyyah, langsung ada suara (Malaikat) yang menjawab (mendoakan) dari langit:

“Selamat datang dan kebahagiaan buatmu (wahai hamba Allah). Harta yang engkau pergunakan (untuk ibadah haji) adalah harta halal, dan kendaraanmu halal, maka hajimu termasuk haji mabrur dan bukan termasuk haji yang berdosa/ditolak (bukan haji mardud). Tetapi jika seseorang berangkat untuk melakukan ibadah haji dengan harta yang haram, lalu ia mengucapkan talbiyyah, langsung ada suara (Malaikat) yang menjawab (mendoakan) dari langit: “Tidak ada pangilan buatmu dan tidak ada kebahagiaan buatmu.” Harta yang engkau pergunakan (untuk ibadah haji) adalah harta haram, dan kendaraanmu haram, maka hajimu termasuk haji yang mardud (termasuk haji yang berdosa/ditolak).” (HR. Thabrani).

(Hadits diambil dari situs ini).

Padahal, keadaan orang itu (safar/perjalanan dan kehabisan bekal) merupakan kondisi dimana doa akan cepat dikabulkan. Namun, harta haram yang ada dalam dirinya lahir batin membuat doanya tidak dikabulkan. Orang yang korupsi atau melakukan kejahatan lainnya mungkin mengira bahwa anak dan istrinya tidak tahu akan harta haram yang dia bawa. Namun, pengaruh harta haram dapat dilihat pada sikap dan perilaku anggota keluarga orang yang membawa harta tersebut. Bisa jadi anak dan istri, karena merasa gerah dan tidak tentram, mencari bermacam hiburan di luar ruamh seperti bioskop, diskotik, mall dll. Bisa juga mereka terjerumus ke dalam cengkeraman obat-obatan terlarang, minuman keras dan pergaulan bebas tanpa batas. Pada akhirnya, harta haram tersebut akan membuat pemiliknya menderita kerugian yang besar di dunia dan akhirat.

Contoh keteladanan dalam menjaga diri dari harta haram dapat kita temui dalam diri Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Suatu hari anak beliau ada yang ingin bertemu karena urusan keluarga. Beliau terlebih dahulu mematikan lampu dan ketika ditanya mengapa beliau melakukan hal tersebut, sang khalifah berkata: “Minyak untuk lampu tersebut dibeli dangan harta kaum muslimin, aku tidak sepantasnya menggunakan minyak tersebut untuk kepentingan pribadi”. Kisah-kisah yang lain tentang Umar Bin Abdul Aziz dapat dibaca di Situs ini.

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian: Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Tulisan Ustadz Bobby yang lain bisa dibaca di Situs ini

Iklan

[TRANSKRIP] Makna Gagal

Narasumber: Bapak Supardi Lee

Kegagalan mungkin adalah Hal yang tidak ingin dialami setiap orang. Thomas Alva Edison melakukan percobaan bola lampu 10 ribu bahan diberitakan gagal 10 ribu x sukses menemukan bahan2 tidak cocok utk lampu. Dalam NLP hal ini disebut Reframing, yaitu kejadian buruk di-reframe menjadi positif.

Karena kegagalan adalah hal yang tidak diinginkan, maka penting bagi kita untuk tahu apa makna gagal agar kita bisa mengenali kapan saat kita disebut gagal. Sehingga, apakah kita sukses atau gagal, hasilnya tetap saja positif. kalau kita mengalami kegagalan, terima kegagalan tersebut dan tetap bersyukur, tidak mengingkari kenyataan gagal itu tadi. Untuk apa berpura-pura tidak gagal tetapi hati merasa sakit. Kita harus berlatih agar bisa bersikap seperti lautan yang bisa menerima air yang jernih dan air yang kotor.

Kegagalan memiliki 3 makna penting :

  1. Kita gagal apabila kita tidak mencapai apa yang kita inginkan. Apabila seseorang tidak punya terget jelas, maka dia tidak tahu bahwa dia sedang gagal. kita harus mendefiniskan Parameter hidup dengan jelas. Misalnya, saya seorang sarjana, saya pengalaman seperti ini, saya mau mulai bekerja dengan gaji sekian atau berbisnis dan dapat penghasilan sekian juta. Kesadaran akan parameter kesuksean ini penting untuk mengetahui apakah kita sudah sukses atau masih gagal. sTetapkan target yang jelas.
  2. Kita gagal ketika kita berhenti mencoba atau berhenti berusaha. Jika kita sudah melamar pekerjaan atau pasangan hidup berkali-kali dan sebagainya, lalu menyerah dan tidak mau berusaha lagi, maka saat itu kita gagal, gagal dalam arti yang sesungguhnya. Ada Penelitian yang menyebutkan bahwa banyak orang berhenti mencoba saat sedikit lagi mau sukses. Jangan pernah berhenti berusaha. ada kondisi-kondisi yang mengharuskan kita berusaha 10 kali, namun banyak yang berhenti pada usaha ke 8 atau 9. Bukankah kita telah menginvestasikan banyak hal (uang, tenaga, waktu dll) untuk suatu kegagalan, mengapa tidak menginvestasikan lebih banyak lagi untuk suatu kesuksesan yang akan kita terima nantinya. Namun, jangan sampai kita melakukan usaha yang sama berulang-ulang. Hampir dipastikan, kita akan menerima kegagalan yang sama.
  3. Kita gagal ketika kita kualitas hidup kita tidak meningkat. Kualitas ibadah, ilmu pengetahuan, manfaat bagi orang lain dan sebagainya. Apabila kualitas ibadah kita tidak meningkat, kemungkinan bagi kita mendapat pertolongan Alloh SWT akan menjadi kecil. Apabila ilmu dan amal kita tidak meningkat, sulit bagi kita untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Kurangnya ilmu pengetahuan dan ketrampilan membuat manfaat diri kita sedikit, sehingga kita tidak akan bisa mengumpulkan tabungan energi positif yang suatu saat kita perlukan. Jika kita dirundung atau larut dalam efek kegagalan itu, maka kita sesungguhnya sudah mendapatkan kegagalan yang lebih besar lagi. kegagalan seharusnya memotivasi diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dan berusaha lagi dengan lebih keras, cerdas dan ikhlas.

Ironisnya, banyak dari kita yang mengeluarkan banyak uang, tenaga, waktu untuk hal-hal yang kita sukai, seringkali bersifat konsumtif. Namun, banyak diantara kita yang bersedia menginvestasikan uang, waktu, tenaga dll yang ada untuk sesuatu yang bermanfaat bagi pembelajaran dan pengembangan diri kita di masa depan.

Kegagalan memang bisa menimbulkan trauma, depresi, stress dll. Namun, sebenarnya kemuliaan manusia sangat besar sehingga tidak ada masalah yang cukup besar utk mengecilkan kita. Sebagai manusia, kita dikaruniai anugerah yang sangat berharga yaitu “Free Will” (kehendak bebas) sehingga kita dapat bersikap proaktif dan menghadapi semua masalah dengan baik. Unsur yang paling penting untuk tegar menghadapi kegagalan adalah Ikhlas. Ikhlas adalah merasa segala sesuatu bukan milik kita (seperti tukang parkir kata AA Gym), atau bahkan exteremnya seperti orang buang hajat/buang air besar, seperti yang dijelaskan dalam tulisan yang ini.

Sesungguhnya, orang yang tidak pernah gagal ada dua macam:

  1. Orang yang tidak pernah berhenti berusaha.
  2. Orang yang memang tidak pernah berusaha.

Pengalaman buruk masuk alam bawah sadar, sehingga menyebabkan kita sulit berubah, tidka belum belum menyadarkan alam bawah sadar kita. Manusia memiliki fitrah menghindari kesusahan, maka jika berubah jadi lebih baik dianggap susah ya jadi susah.

Terkadang memang kita perlu pendamping untuk memompa semangat kita setelah mengalami kegagalan, seperti teman, motivator, pelatih dan sebagainya. Namun, keberadaan mereka adalah seperti makanan tambahan atau supplement. Kita tetap harus mampu membangkitkan diri sendiri setelah mengalami kegagalan, jangan tergantung orang lain. Akan lebih baik apabila kita bisa menjadi motivator bagi diri sendiri.

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian: Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

[TRANSKRIP] Keberuntungan bukan Kebetulan

Keberuntungan bukan kebetulan

Yesterday is History, Tomorrow is Mistery, Today is a gift, that is why we call it present

Dalam suatu seminar yang pernah diikuti Pak Zainal Abidin (alias Jay the Terorist, he he he), seorang pengusaha nasional kelas kakap, dalam akhir seminar tersebut berkata: “orang bodoh dikalahkan orang pintar orang pintar dikalahkan orang licik orang licik bisa dikalahkan oleh orang yang beruntung.” Pertanyaannya sekarang, bagaimanad menjadi orang yang beruntung???

Jika mau menjadi orang pintar, belajar. Menjadi orang licik bisa setelah jadi orang pintar, asal bisa mematikan hati nurani. Bagaimana jadi orang yang beruntung

Keberuntungan sangat dekat sikap kemuliaan. Setelah belajar selama 5 tahun belajar, Pak Zainal menemukan rahasia keberuntungan, yaitu berbuat kebaikan sebanyak mungkin yang dilakukan dengan ikhlas.

Pada suatu hari Pak Zainal dan Pak Supardi Lee dari Banjarmasin bawa mobil bandara untuk memenuhi janji calon klien di PIM. Pada saat Pak Zainal, yang bawa mobil, sedang cari parkir dan sudah harus ke toilet, tiba-tiba ada entah supir pemilik mobilmenunjuk ke mobilnya karena dia mau keluar. Apakah ini suatu “Kebetulan” ?

Kata “Kebetulan” itu adalah kata yang sangat menghina Alloh SWT. Menurut Albert Einstein, dalam alam semesta ini ada Hukum kekekalan Energi, energi tak dapat dicipta atau dimusnahkan tetapi dapat berubah bentuk. Jika kita melakukan perbuatan baik, kembalinya pasti perbuatan baik atau keberuntungan. Namun, kita selalu mengasosiasikan keberuntungan dalam level materi. Padahal, tidak semua balasan atas kebaikan yang kita lakukan berbentuk materi. Keberuntungan punya keluarga, sahabat yang baik dan sebagainya juga merupakan keberuntungan, energi positif.

Jika kita atau orang lain merasa tidak beruntung, bisa jadi tabungan energi kebaikan atau energi positifnya kurang. Cara bererpikir yang liniear bikin frustasi belum tentu oran gitu yang akan balas, pasti ada orang lain pindah pada orang lainseseorang menolong karena kebaikan kebaikan disertai kebohongan bukanlah merupakan kebaikan

berbuat kebaikan dalam level besar itu baik, tetapi tidak setiap orang bisa melakukannya. Maka, berbuat kebaikan kecil2 saja dahulu. Terkadang, ada perbuatan-perbuatan kecil yang tidak berarti bagi kita tetapi besar untuk orang lain. Kita bisa mulai berlatih ikhlas dari yang kecil-kecil agar tidak terlalu merasa kehilangan.

Bagaimana mempersiapkan diri agar dikelilingi keberuntungan? Agar dikelilingi keberuntungan, tabungan energi kebaikan sampai titik tertentu, maka akan muncul keberuntungan-keberuntungan, seperti bunga bank. Sekitar 2 Minggu yang lalu, Ustadz Bobby Herwibowo mem-forward SMS ke Pak Zainal dari seseorang yang berterima kasih atas acara Mutiara Pagi dan mengundang Pak zainal ke Menado jika ada waktu. SEkitar seminggu yang lalu, pemda Menado mengundang pak Zainal untuk ke sana. Pak Zainal menyebut hidupnya digiring dari satu keberuntungan ke keberuntungan yang lain.

Bagaimana dengan orang-orang yang tidak termasuk orang yang baik (maling, koruptor dll) namun sepertinya mereka terus menerus beruntung (kaya, punya harta banyak, tidak tersentuh hukum, dll)? apakah ada anomali atau pengecualian?Hal itu disebabkan karena kita menilai segala seauatu pada level materi. Ukuran keberuntungan seringkali uang dan harta. Sering kita temui, orang-orang yang berharta banyak tetapi keluarganya tidak harmonis. Atau bila keluarga harmonis dan harta banyak berbuat jelek melulu itu mungkin sekedar downpayment atau cobaan yang suatu saat lagi diullur, begit ditarik hancur lebur. KPK sudah mengincar orang-orang seperi itu.

Jika ada orang yang orang bisa merusak diri kita apabila kita mengizinkan. segala seauatu masuk ke dalam diri bencana atau berkah bisa jadi bencana 100% atau berkah 100%. Tergantung bagaimana kita menyikapi berkah atau bencana tersebut. Anjing menggonggong kafilah berlalu. Kita bisa jadi hancur karena orang lain karena kita mengizinkan orang lain menghancurkan kita. Pernah ada orang datang ke paranormal yang memvonis dia tidak beruntung. padahal yang menetukan nasib kita adalah Alloh SWT dan kita sendiri.

Apabila kita mendapat keberutnungan yang sepertinya melebihi kebaikan yang kita lakuan, sebaiknya ktia berbuat baik lebih bnayak sebab bila tidak kita bisa jadi mendapat DP duluanUjian bisa bikin kita kuat atau lemah
Banyak orang yang mengharap keberuntungan hanya dengan berharap. Ciri orang hidup adalah berharap, namun hanya akan tinggal harapan bila dia tidak berbuat. Apabila kita berharap, jagan hanya pada level materi, pingin punya uang banyak, mobil, rumah dll. Keluarga bahagia dan harmonis juga keberuntungan. jangan tempatkann manusia mulia (seperti diri anda) pada level materi yang rendah. tempatkan pada level energi , yang akan muncul dalam bermacam-macam bentuk seperti Harta (uang, ruamh, kesehatan dll), Tahta (kedudukan, jabatan), Kata (ilmu pengetahuan) dan cinta (keharmonisan keluarga, sahabat dll).

Kesimpulannya: Jangan pernah ragu berbuat baik dan jangan pernah berhenti berbuat baik. Kepada siapapun dan apapun, bahkan pada orang-orang yang sebenarnya tidak pantas menerima kebaikan anda.

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian: Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

Siapkah Kita Menghadapi Ramadhan?

Beberapa tahun yang lalu, saat saya menghadiri suatu tarhib Ramadhan yang diselenggarakan oleh suatu partai islam di dekat rumah, ustadz pengisi acara memberikan suatu analogi menarik tentang Ramadhan.

beliau mengumpamakan orang-orang yang akan memasuki Ramadhan seperti benang yang akan dimasukkan ke pabrik untuk menjadi kain. Apabila benang tersebut bisa menjadi kain yang indah, maka hal ini seperti orang beriman yang memasuki ramadhan lalu menjadi orna gyang bertaqwa. namun, bila yang keluar benang kusut, maka ini seperit orang2 yang menyia-nyiakan ramadhan atau gagal menjadi “alumni ramadhan” yang baik.

Dulu seiktar tahun 90-an akhir atau 2000-an awal, saya pernah mendengarkan acara SMILE (Successful Muslim in Life) di sebuah radio swasta di Jakarta. dalam acara tersebut dibahas ciri-ciri orang beriman yang disebutkan dalam surat al mukminun 1 – 11

1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,

2. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sholat-nya,

3. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,

4. dan orang-orang yang menunaikan zakat,

5. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,

6. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa.

7. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

8. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

9. dan orang-orang yang memelihara sholat-nya.

10. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,

11. (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

Ayat-ayat tersebut mungkin sudah banyak diantara kita yang sudah tahu bahkan hafal. Namun, waktu itu, yang menarik adalah pembahasan hubungan antar ayat yang satu dengan lainnya. Misalnya, saat orang sudah menjauhkan diri dari perbuatan2 tidak berguna, maka dia akan sukses dalam pekerjaannya, jabatan yang dia pegang akan meningkat dan penghasilannya semakin besar. Saat itulah dia mendapatkan kewajiban zakat dan dia juga rentan tergoda oleh perselingkuhan. Mungkin kita masih ingat pada buku jakarta Undercover yang ditulis seorang mantan santri. Buku itu berisi tempat-tempat wisata sex yang ada di Jakarta, kota kita tercinta ini. Hampir-hampir tidak bisa dipercaya bahwa di Jakarta, Ibu kota Republik Indonesia, negara dengan jumlah ummat Islam terbanyak di seluruh dunia, ada tempat-tempat pelesiran sex seperti itu.

Sehingga, ada yang menggambarkan Jakarta seperti gabungan antara Jerusalem yang sholeh, Sodom dan Gomorah yang penuh maxiat dan dosa serta Menara Babel yang angkuh menantang kekuasaan Tuhan. Bagaikan rumah dua lantai, dengan lantai yang ada di atas tanah penuh simbol-simbol agama dan kesholehan, sementara lantai basement-nya dipenuhi perbuatan zina, nista dan sebagainya.

Jika seandainya seluruh atau sebagian dari uang yang beredar di sana bisa digunakan untuk membebaskan rakyat Indonesia yang terlilit kemiskinan, maka tidak akan ada lagi Kampung Pesakitan (Desa jagabita) parung panjang, tidak akan ada lagi anak-anak yang tinggal di kolong jembatan, gubuk derita atau pembuangan sampah seperti Bantar Gebang, Bekasi.

Iman kita adalah yang kita bawa masuk ke dalam Ramadhan, siap atau tidak siap Ramadhan sudah menunggu di depan pintu, tinggal beberapa langkah lagi dia akan datang ke dalam kehidupan kita. Ciri manakah yang tersebut dalam surat Al Mukminun tadi, yang sudah ada dalam diri kita?

Tinggal kini kita bertanya, sudahkah kita siap menghadapi Ramadahan yang akan datang ini?

sebab:

– sudahkan kita beriman, memperbaiki sholat dll

– sudahkah kita menjaga sholat, zakat, kehormatan diri (kemaluan) dan amanat-amanat selama ini?

– sudahkah kita membuat diri kita mampu untuk memiliki semua ciri-ciri orang beriman di atas?

– Sahabat, apabila iman yang kita bawa adalah iman yang lusuh, kusam atau dipenuhi noda dan dosa, akankah dia mampu menjadi bahan yang bisa mengantar kita kepada ketaqwaan yang didambakan setiap insan yang beriman?

– Lalu, akankah ramadhan kali ini sama sia-sianya dengan Ramadhan tahun lalu atau sebelumnya?

– Apalagi, bukankah kita tidak akan bisa menjamin bahwa diri kita masih akan hidup pada Ramadhan tahun depan atau bahkan pada Ramadhan yang akan datang di tahun ini??

Semoga bermanfaat

[TRANSKRIP] Mengubah Nasib

“Sometimes I would come back from a run, and my artificial leg would have a puddle of blood from my stump. I wouldn’t go to sick bay. In that year, if I had gone to sick bay, they would have written me up. I didn’t go to sick bay. I’d go somewhere and hide and soak my leg in a bucket of hot water with salt in it–an old remedy. Then I’d get up the next morning and run.” – Carl Brashear

Banyak orang ingin mengubah nasib. Selama ini bekerja karyawan, naik bis berdesakan, berangkat pagi2 sekali untuk berangkat kerja begitu setiap hari. mereka berubah, ingin punya kendaraan sendiri, minimal sepeda motor.

Kalau seseorang ingin mengubah nasibnya, maka dia harus mengadakan perubahan pada tindakan. Salah satu cara mulai punya usaha sendiri, gak punya modal, 10 juta siapa yang mau ngasih?? ada beberapa jenis usaha tidak perlu modal besar 100 sampai 500 ribu, jualan asuransi atau MLM atau jualan kecil-kecilan. Namun, tentu saja setelah ikut, yang bersangkutan harus bekerja kerja keras. Banyak yang bilang tidak cocok tidak bakat dll. Kalau begitu, anda cocok dengan pekerjaan sehari-hari dengan naik bis dari jam 8 sampai jam 5 sore, ubah tindakan sudah jinak, hanya ingin yang biasa dia lakukan walaupun ujungnya tidak nyaman

Namun, orang-orang yang berani “take action” atau mengambil tindakan berpotensi menjadi orang-orang yang liar, liar yang baik tentu saja.

Analoginya, di sebuah mobil ada dua sumber listrik yaitu aki dan dinamo. Siaran radio, program televisi, motivator, buku-buku motivasi, teroris adalah aki.

Untuk menghidupkan mesin mobil, perlu sumber energi dari aki. Namun, setelah mesin hidup, tugas aki selesai dan diteruskan oleh dinamo untuk menyimpan energi. Kalaupun anda sudah termotivasi, sumber energi utama diri anda berasal dari diri anda sendiri. jadilah dinamo untuk diri anda sendiri, jangan tergantung pada aki.

Jadi, jangan berharap bahwa begitu anda selesai mendengarkan siaran radio, mendengarkan motivator, membaca buku motivasi dsb, anda akan termotivasi dan bersemangat. Bila anda hanya bersemangat dan termotivasi saat mendengarkan hal-hal tersebut, Anda telah meletakkan tanggung jawab memberi semangat dan motivasi diri pada orang lain.

Jangan sampai anda harus tergantung motivator dll. Andalah yang harus menjadi sumber energi utma diri anda sendiri.

Mungkin ada yang bertanya, kita sebagai manusia tentu saja tidak akan bisa lepas dari godaan syetan. Walaupun derajat kita jauh dari nabi, kalau kita tahu godaan syetan, bisa kita tolak. Kalau buruk, apsti kerjaan setan walaupun hasilnya enak, contoh korupsi, zina dll. Makin lama godaan setan makin kreatif. kalau ktia tidak bisa kreatif dalam melayani kreatifitas setan, maka kita bisa jadi setan. Analoginya begini, polisi menemukan ilmu maling, maling menemukan ilmu baru. Polisi perlu belajar ilmu maling bukan tuk jadi maling tetapi agar tidak kecolongan. dunia kejahatan terus berkembang, kita harus belajar agar tidak kecolongan.

Joki yang jadi juara adalah joki yang mengenali kudanya. Orang yang sukses adalah orang yang mengenali dirinya sendiri, apa potensinya apa kelemahannya dan mampu mengenalikan dirinya berharap kebaikan godaan syetan utk boruk, kita bisa lawan itu. seseroang yang mampu lawan HN itulah orang yang akan asukses dalam hdiup. Seringkali Hawa Nafsu mengalahkan segalanya, saat berhadapan dengan orang yang menyebalkan, kita langsung marah padahal dia cuma nge-test.

Kemampuan manusia tidak statis seperti mur dengan baut. Kemampuan manusia lebih mriip karet gelang, yang bisa trus meregang. tentu saja aapbila karet gelang ditarik dengan cepat, maka dia putus. Tetapi jika ditarik sedikit demi sdikit bisa bertambah. Anda bisa berubah, jangan mau dicap sebagai melankolis dll. Kita bisa berubah dan bertumbuh, bisa berkembang. Jangan sampai anda mau dipenjara/terpenjara oleh macam-macam cap, seperti melankolis, sanguin, kinestetik dll.

Dalam hidup, ada aturan-aturan yang harus kita patuhi tetapi ada juga yang harus kita “langgar”. Contohnya ada dalam sebuah film bagus, berjudul Men of Honor.

Men of Honor bercerita tentang seorang berkulit hitam yang bercita-cita jadi penyelam di AL AS. Sejak kecil, dia hanya tahu bahwa dia besar utk jadi penyelam, padahal ketika itu, rasisme masih sangat kental di dalam AL AS. Dalam AL AS, utk orang kulit hitam hanya ada 3 profesi, tukang parkir, tukang masak, atau dipecat.

Dia menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan berenang yang lebih tinggi dibandingkan teman-temannya yang berkulit putih. Aturan yang ada “orang kulit hitam tidak boleh jadi penyelam” pelan-pelan berubah. Dia terima hukumannya, yaitu penjara. Namun, akhirnya, dia diminta menjadi penyelam di AL AS. Sebelum meninggal dunia, dia sudah menjadi penyelam utama di AL AS.

Banyak orang yang bekerja di tempat yang tidak sesuai dengan dirinya termasuk hati nuraninya. Mereka takut apabila dipecat, mereka tidak akan mendapat nafkah untuk keluarganya. Padahal, dipecat tidak buat kita mati, banyak bidang lain yang bisa dipakai untuk membuat prestasi. Jangan sampai kita menjadi manusia “Jinak” yaitu manusia yang sudah melepaskan taggung jawab pribadi pada orang lain. Tanggung jawab tersebut antara lain, pengembangan diri, kesempatan menambah energi kebaikan atau energi positif dalam bentuk amal sholeh dan lain sebagainya. Mari kita ambil kembali tanggung jawab pribadi itu dan jangan sampai kita menjadi manusia yang terlalu “Jinak”.

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian: Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

[TRANSKRIP] Ready to Change, belajar dari Pengrajin Kuningan dan Emas

Ready to change

Kisah Pengrajin emas dan pengrajin kuningan

mp, kuningan

Pada zaman dahulu kala, hiduplah dua orang sahabat yang berprofesi sebagai pembuat barang-barang kerajinan dari kuningan dan emas. Mereka berdua biasa menjual barang-barang hasil kerajinan mereka pada Hari Pasar, yang berlangsung pada saat-saat tertentu di negeri mereka. Bahkan, acara hari pasar kali ini adalah acara yang sangat istimewa karena para tamu agung dari negeri tetangga juga akan datang berkunjung dan membeli barang-barang.

Pada suatu hari, saat semua orang sedang sibuk mempersiapkan barang-barang yang akan dijual pada hari Pasar, perajin kuningan bertemu dengan perajin emas. Dia melihat barang-barang hasil karya si pengrajin emas begitu kasar dan tidak rapih. Ukirannya kasar dan warnanya kusam. Pengrajin kuningan bertanya kepada pengrajin emas, “Mengapa engkau tidak membuatnya dengan lebih teliti dan lebih baik agar bentuknya lebih indah dan menawan hati?”

Penjual emas menjawab dengan membanggakan diri “Aku tidak khawatir daganganku tidak laku, walaupun kusam dan kurang bagus pembuatannya, semua orang tahu bahwa barang2 ini terbuat dari emas. Nilai emas lebih tinggi daripada kuningan”.

Hari pasar yang ditunggu pun akhirnya tiba. semua orang mengerumuni barang dagangan sang pengrajin kuningan. Mereka terpesona oleh indahnya barang-barang sang pengrajin kuningan, ukirannya yang halus, warnanya yang cemerlang, dan keunggulan-keunggulan lainnya. Tidak ada orang yang melirik dagangan sang pengrajin emas, sebab baru melihat selintas saja para calon pembeli itu sudah kehilangan minat. Warna yang kusam dan ukiran yang kasar menyebabkan barang barang sang pengrajin emas tidak laku walaupun bagang-barang itu terbuat dari emas yang berkualitas tinggi.

Inti dari cerita di atas adalah seringkali orang berpikir bahwa keadaan yang sudah nyaman dan enak sudah tidak lagi memerlukan perubahan dan perjuangan. Padahal hidup itu sendiri adalah perjuangan dan perubahan. Semua makhluk yang hidup harus berjuang dan berubah seiring waktu. lebih baik dari ke hari sudah terpaku pada “emas” (kekayaan warisan, kepandaian dll) sudah pasti disukai orang tidak perlu mengadakan perubahan-perubahan positif agar “emas” tersebut menjadi lebih baik. keadaan tersebut sudah menjadi zona nyaman bagi dia.

Apabila kita merasa bahwa kita tidak menjadi lebih baik dari hari ke hari, tidak juga mengalami peingkatan karir atau keahlian, maka kita harus siap berubah. Bukan cuma mengubah profesi atau pekerjaan, tetapi yang lebih penting sikap mental kita harus jadi lebih positif dan lebih kuat. Sehingga, apapun tantangan zaman, kita bisa lalui dengan lebih baik. Termasuk pula meraih lebih banyak hikmah dari pengalaman hidup kita.

Jika kita tidak ingin tertinggal dgn banyak orang yang sudah melakukan lompatan2 besar dalam kehidupan mereka, maka inilah yang harus kita lakukana:

Pertama Pancangkan tekad yang kuat: Tekad kuat ini akan menjadi daya dorong yang sangat kuat agar kita tidak lengah dari rutinitas.

KeduaKobarkan Motivasi:

Minimal ada 4 hal yang bisa mengubah mental dan membangkitkan motivasi:

  1. didasari rasa takut mandapat hukuman, takut dikucilkan, takut tidak dapat penghasilan dan sebagainya. Ini adalah motvasi yang paling buruk. Hal ini membuat orang melakukan sesuatu dengan tergesa-gesa, tidak profesional dan asal-asalan, asal bisa menggugurkan kewajiban.
  2. didasari reward/penghargaan, keuntungan yang bisa diraih keinginan mendapat keuntungan: harta banyak, uang banyak, sahabat, penghargaan dll
  3. didasari kebutuhan, yaitu tujuan untuk mendapatkan hal-hal yang memang kita butuhkan, baik psikologis maupun fisik
  4. didasari rasa cinta. Apabila motivasi timbul didasari rasa cinta, maka akan timbul kekuatan yang luar biasa, melebihi ketiga motivasi lainnya.

Kita perlu memohon kepada Alloh SWT agar dianugerahi cinta kepadaNya dan kepada Rasul-Nya. Pada akhirnya cinta itu akan menimbulkan rasa syukur. Rasa syukur itu akan menimbulkan cinta pada diri kita sendiri, sebagai makhluk ciptaanNya yang memiliki keunggulan dan kelebihan, bukan hanya kekurangan dan kelemahan. Cinta inilah yang akan membuat kita cinta pada keunggulan-keunggulan terhadap kita apa adanya, sehingga kita akan merasa nyaman dengan diri kita sendiri. Selanjutnya kita akan bisa menimbulkan rasa cinta pada keluarga dan para sahabat kita.

Ketika kita mencintai diri kita sendiri, kita akan memiliki kebanggaan pada diri sendiri. Kita akan mempu memfokuskan diri pada kelebihan/keunggulan diri. Dengan demikian, nantinya timbul motivasi untuk jadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Namun, apabila kita fokus pada kekurangan dan kelemahan kita, sulit bagi kita untuk menumbuhkan rasa cinta pada diri sendiri dan orang lain, termasuk keluarga dan teman-teman kita.

Sangat disayangkan banyak sekali orang yang tidak bangga pada dirinya sendiri, pendidikan, fisik, kelurga, keturunan dll
Padahal, sebagaimana barang=barang hasil kerajinan sang penjual kuningan di atas, banyak orang yang kelihatannya miskin dan lemah sesungguhnya memiliki potensi untuk berubah dan menjadi orang-orang yang produktif dan sukses.

Oleh karena itu, siapkan diri untuk berubah dan kuatkan tekad kita semua bahwa Kita Semua Harus Berubah!!

Narasumber: Mbak Niek – Institut Kemandirian

Semoga bermanfaat, acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian:Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

[ultah MPID 2008] Perjalanan dari Bekasi (Tol Barat dekat MM) ke TIM

Laporan pandangan mata di sana sudah banyak yang posting, jadi saya posting yang perlu saja ya, yaitu Perjalanan dari Bekasi (tepatnya dari Tol Barat dekat MM) ke TIM. Sebab, yang posting ultah MPID udah banyak, contohnya yang ini.

Pada acara ultah MPID ke 4 beberapa hari yang lalu, saya dapat tugas menjemput anak-anak dari Bantar Gebang. Pagi-pagi jam 05:30, saya sudah naik busway ke Kampung Melayu, dilanjutkan dengan naik angkot M26 ke Metropolitan Mall, Bekasi.

Karena sudah bertahun-tahun tidak ke Bekasi, saya agak keder juga di sana. Untung keadaan di sana gak banyak berubah. Lalu saya cari deh Tol Barat, sambil agak muter-muter, he he he.

Sebelum ketemu anak-nakan itu, hal-hal yang menyedihkan dari negeri tercinta ini sudah ada di depan mata. para pengemis sudah hadir di pinggir jalan dan di jembatan Kali Bekasi yang besar itu. Di antara pusat-pusat perbelanjaan yang berdiri kokoh dengan angkuh 😦

Sebabnya mungkin karena kita tidak mempercayai mereka dan tidak mau mendorong mereka untuk membantu diri mereka sendiri. tidak, kita memang masih jauh dari sosok seorang Muhammad Yunus, Pendiri Grameen Bank yang berani memberi pinjaman tanpa mensyaratkan jaminan, cukup didasarkan pada niat baik dan kepercayaan semata. Sebagaimana bisa dibaca di sini (silahkan mampir jika ada waktu)

Dari Muhammad Yunus untuk Kaum Miskin

Setelah menunggu cukup lama, karena di Bantar Gebang bis yang membawa anak-anak tersebut terjebak macet, akhirnya saya bisa bertemu dengan mereka dan ikut bersama ke TIM.

Yang menarik sekaligus menyedihkan, anak-anak itu, apabila naik truk sampah atau mobil bak terbuka, justru malah merasa nyaman. Saat naik bis biasa, seperti yang kita biasa naiki, mereka malah mabuk. Terlihat di dalam bis, ada yang bawa minyak angin segala.

bantar gebang 3

Sepanjang perjalanan, terjadilah hal-hal yang cukup mengiris perasaan orang-orang yang masih memiliki hati nurani. Anak-anak itu sangat terpesona oleh gedung-gedung yang ada di sepanjang jalan tol yang kami lalui. Tidak henti-hentinya mereka melihat gedung-gedung tersebut dari jendela bis. Tentu saja disertai komentar-komentar khas anak-anak yang lucu dan sok tahu itu, he he he. gak tahu mereka bahwa orang-orang di dalam gedung-gedung itu mungkin sedang stress oleh beban pekerjaan yang menumpuk.

bantar gebang 1

Melihat Busway gandeng saja di Kramat, dekat Senen, mereka terkagum-kagum dan berteriak ribut.

Bagi kita yang tinggal di kota, gedung-gedung tersebut tentu saja sudah tidak lagi menarik perhatian lagi. Kita bahkan melewati semua hal tersebut begitu saja tanpa memberikan perhatian sedikitpun. tetapi bagi mereka??? yang tiap hari hanya melihat sampah-sampah saja?? Tentu merupakan pengalaman yang menggembirakan, yang belum tentu mereka dapatkan sering-sering.

Alhamdulillah, akhirnya kami semua selamat sampai di TIM, tempat acara Ultah MPID ke 4 diselenggarakan.

[KISAH DAN HIKMAH] Gara-gara teman lama

Assalamualaikum,

Seperti sama-sama kita ketahui, banyak orang yang beruntung bisa lolos dari kematian yang telah datang begitu dekat karena waktu hidup yang ditentukan oleh Alloh SWT belum tiba bagi orang tersebut. Mungkin kita masih ingat pada keberuntungan yang terjadi pada Ibu Miranda Gultom yang tidak terkena bom di Hotel JW Marriot gara-gara beliau telat ( berita di sini ).

Saya sendiri pernah dengar pembicaraan orang di kendaraan umum.

Pembicaraan yang saya dengar itu intinya seperti ini. Mereka membicarakan seseorang yang sudah naik bis antar kota, duduk dengan tenang. Tiba-tiba orang tersebut melihat teman lamanya yang sudah lama tidak dia jumpai dan sudah putus kontak. Dia langsung turun dari bis antar kota tersebut untuk memnemui sang teman. Saat dia turun untuk menemui si teman lama, bisnya jalan meninggalkan dia.

Beberapa waktu kemudian terdengar kabar bahwa bis yang dia tidak jadi tumpangi mengalami kecelakaan dan para penumpangnya meninggal dunia. Dia selamat karena turun untuk menemui teman lamanya.

Saya sendiri tidak kenal orang ini, saya hanya mendengar saja cerita tersebut.

Sebenarnya ini reply untuk Pak Jamil Azzaini di jurnal yang ini. Tetapi karena saya rasa menarik, saya posting sekalian di sini.

Semoga bermanfaat

Berenang, Memanah dan Berkuda

Rasulullah SAW memerintahkan ummat Islam untuk mengajari anak-anak mereka berenang, memanah dan berkuda. Sebagian orang menganggap hadist ini tidak lagi relevan dengan keadaan sekarang. Namun, apakah hadist tersebut memang ”ketinggalan zaman”?

Jika hanya ditafsirkan secara harfiah, mungkin benar, walaupun ketiga kegiatan tersebut tetap boleh dilaksanakan dan tetap bermanfaat. Namun Rasulullah SAW tentu bukan sedang berkata-kata menurut hawa nafsunya. Beliau lebih memprediksi keadaan di masa depan.

  1. Berenang dalam hadits di atas dapat ditafsirkan sebagai berenang dalam berbagai macam pemikiran manusia. Kita melihat pada zaman sekarang ini jumlah ideologi atau isme hampir sama banyaknya dengan jumlah kepala manusia, apalagi di dunia maya seperti ini. Apabila kita tidak mampu berenang di lautan pemikiran manusia tersebut, bisa jadi tanpa sadar kita tenggelam dan kehilangan iman yang seharusnya menjadi pegangan kita. Untuk memiliki kemampuan berenang tersebut, kita harus banyak membaca, mencari ilmu dan belajar pada siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Kemampuan ”berenang” tadi akan menjadi bekal agar kita dapat melaksanakan perintah yang berikutnya yaitu memanah:
  2. Memanah adalah simbol dari ketrampilan-ketrampilan yang diperlukan untuk berinteraksi dengan manusia agar kita dan mereka dapat bersinergi dan saling menguntungkan. Memanah memerlukan konsentrasi dan latihan yang berkesinambungan. Memanah sasaran yang bergerak tentu lebih sulit daripada sasaran yang diam. Setiap sasaran (hati manusia) memiliki karakteristik tersendiri dan sasaran tersebut selalu bergerak gerak (hati manusia senantiasa berbolak-balik). Namun, apabila kita berhasil memanah sasaran tersebut (mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari orang tersebut), maka kita siap untuk melaksanakan perintah yang selanjutnya: berkuda.
  3. Berkuda dalam hadist ini adalah simbol kerjasama yang saling menguntungkan. Secara fisik kuda tentu lebih kuat dari penunggannya, namun sang penunggang tetap harus menguasai kuda tersebut agar dia bisa sampai ke tujuannya. Demikian pula dalam kehidupan manusia. Kita sering kali harus memimpin orang-orang yang lebih pintar, lebih kuat dan lebih banyak memiliki kelebihan dibanding kita. Berkuda dalam hal ini adalah simbol dari hidup dan beramal soleh secara berjamaah.

Namun, satu hal yang harus diingat adalah kemampuan-kemampuan yang disimbolkan dengan berenang, memanah dan berkuda tersebut adalah amanah yang harus digunakan untuk mematuhi perintah Alloh dan RasulNya, bukan untuk disalahgunakan demi memenuhi tuntutan hawa nafsu.

Semoga bermanfaat 🙂

[TRANSKRIP] Zona Nyaman dan Jebakan di dalamnya

Jebakan zona Nyaman

Apakah yang dimaksud dengan zona nyaman?

Zona Nyaman adalah kondisi yang :

  1. Diketahui
  2. Terbiasa dialami / dilakukan
  3. Ditoleransi
  4. Diterima
  5. dirasa layak

bagi seseorang / sekelompok orang.

Zona nyaman dan jebakkanya. jebakan zona nyaman apa saja dan bagaimana menghadapinya

Zona nyaman memiliki dua ciri

  • diketahui. Zona yang tidak diketahui adalah zona tidak nyaman.
  • zona yang sudah biasa dialami, bahkan sampai berulang-ulang. Tanpa sadar seseorang bisa merasa bahwa kondisi itulah yang layak untuk dirinya, menjadi semacam pembenaran
  • zona nyaman adalah sebuah zona yang dimiliki dan dinikmati stp orang. Zona nyaman memiliki 2 macam kondisi, unsur primer dan unsur sekunder. Zona nyaman itu sendiri terdiri dua macam:

    I. Zone Nyaman Positif
    Contoh zona nyaman jenis ini adalah : nikmat enak pekerjaan tetap gaji tetap bisnis tetap dan berkembang baik, memiliki kepopuleran. Kondisi primer (zona nyaman itu sendiri) positif, kondisi sekundernya (yang dirasakan) juga positif. Zona nyaman ini tentu boleh dinikmati tetapi jangan sampai larut di dalamnya sebab di zona ini ada jebakan-jebakan yang sangat berbahaya.

    zona nyaman ini memiliki jebakan sebagai berikut:

    1. kemajuan terhambat tingkat kenyamanan. Kemajuan yang kita peroleh sedikit saja
    2. Menyulitkan kita untuk berubah. Zona nyaman adalah sesuatu yang ingin kita ingin kita pertahankan dia tidak nyaman kembali ke zona nyaman karywan yang coba bisnis ke zona nyaman semulabatas atas batas bawah
    3. memberi jebakan menghalangi orang lain utk maju jgn macam2 jgan bisnis kerja aja dll takut berubah, menghalangi orng lain untuk maju

    II. Zone Nyaman Negatif:
    Zone Nyaman ini memiliki kondisi primer negatif namun kondisi sekundernya tetap bisa dinikmati. Contohnya adalah orang-orang yang tinggal di kolong jembatan, wilayah kumuh, pembuangan sampah dan sebagainya. Juga bisa terjadi saat ada orang sakit lalu mendapat perhatian dan pertolongan dari orang-orang sekitarnya, seperti orang tua, keluarga atau teman2-nya. Sehingga dia berlarut-larut sakit dan tidak sembuh-sembuh.

    Kebiasaan buruk juga merupakan zona nyaman, karena itu kita tidak perlu heran apapbila ada orang-orang yang enggan mengubah kebiasaan buruknya dan memperbaiki diri. Mereka masih malas belajar, enggan bekerja dan tidak mau bangun pagi, mungkin ditambah merokok dan berjudi. Mereka sudah merasa nyaman dengan kondisi yang mereka alami itu.

    Jebakan di zona nyaman negatif ini adalah zona jelas-jelas tidak nyaman namun ternyata banyak orang berusaha menyesuaikan diri. Mereka tidak berani memperluas zona kenyamanannya dan memasuki zona-zona yang tidak mereka ketahui. Mereka merasa bahwa hanya inilah yang mereka berhak dapatkan.

    Zona nyaman memiliki batas atas dan batas bawah.

    Zona nyaman memiliki batas atas dan batas bawah. Zona nyaman kita berada diantara kedua batas tersebut.

    I.Batas Atas
    Sering kali orang terperangkap dalam “glass ceiling”. Dia seperti kutu yang terperangkap dalam kotak korek api. Kutu tersebut seharusnya bisa lompat 350 kali tubuhnya, namun kotak itu membuatnya hanya mampu melompat setinggi atap kotak tersebut (cerita si kutu dapat dibaca di sini). Demikian pula dengan manusia. Seharusnya seseorang bisa menjadi orang yang kaya, pemimpin perusahaan atau karyawan bergaji besar namun karena tidak mau mendobrak batas atas dari zona nyamannya, maka dia tetap begitu-begitu saja.

    II. Batas Bawah
    Seringkali orang tidak berani keluar ke batas bawah, berinteraksi dengan orang yang lebih miskin dari dia. Berinteraksi dengan orang yang lebih miskin, lebih rendah tingkat pendidikannya daripada kita memang tidak menyenangkan. Namun, apabila kita tidak melakukan hal tersebut, kita diancam dangan hadits yang menyatakan bahwa mereka yang tidak memperhatikan atau mempedulikan urusan ummat Islam bukanlah bagian dari ummat islam. Salah satu penyebab maraknya tindak kejahatan selama ini juga berasal dari ketidakmampuan kita semua mendobrak batas bawah dari zona kenyamanan kita.

    Tentu saja untuk bisa keluar dari zona nyaman kita, baik dari batas bawah ataupun batas atas kita memerlukan persiapan. Seeseorang yang ingin pergi ke luar angkasa, menjelajahi gua bawah tanah atau menyelam ke laut dalam memerlukan persiapan yang matang dan peralatan yang memadai, yang sesuai dengan kondisi yang berlaku di tempat-tempat tersebut.

    Tulisan ini berasal dari acara Mutiara Pagi – The Power of Life di radio Trijaya FM dengan sedikit tambahan.

    Narasumber: Pak Supardi Lee

    Referensi:

    1. Geser Zona Nyaman Raih Kemajuan
    2. ACHIEVER, Manusia Sukses Tanpa Batas
    3. Menembus Keterbatasan

    Tulisan-tulisan Pak Supardi Lee juga bisa dilihat Di sini

    Semoga bermanfaat 🙂

    Klinik Quantum Touch Indonesia

    Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

    Pelita Dzatiyah

    IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

    Zen Flash

    The journey of a 1000 miles begins with a single step

    Love Books A Lot Indonesia

    Read A Lot, Share A Lot.

    Iyut Syfa

    Your Coffeemate | A Little Wanderer

    Yanuardi Syukur

    Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

    Bimosaurus

    I'm My Own Enemy..

    Firsty Chrysant

    The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

    Rek ayo Rek

    Evia Koos

    duaBadai

    The alter ego of Disgiovery.com

    E.L.O.K.46

    Cogito Ergo Sum

    faziazen

    a Journal of MomPreneur

    SR For SalmanRafan

    cintai takdirmu~

    Rumah Mbakje

    mengeja kata membaca makna

    Fathia's little cave

    I sail the world through the words.

    misbakhuddinmuhammad

    Just another WordPress.com site

    lijiun

    Smile Always

    Inilah Dunia Mita

    menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

    Merangkai Inspirasi

    Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

    Sarah's World

    Come, sit down here, and please enjoy my treats.

    F I T T O Reflexology

    100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

    Terapi Yumeiho Original Jepang

    Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

    INSPIRASI DANU

    sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

    Nataya Rizani

    Memberi itu Menambah Rezeki

    santipanon

    Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

    Blog Tausiyah275

    Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

    Sofistika Carevy

    Another Carevy Karya

    Berbagi itu Indah

    Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

    Keluarga Kecil Zawawi

    Luthfi - Cindy - Aisyah

    ~Cruising through my Life~

    journey since 1989...

    hujantanpapetir

    "Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

    Blog Prita

    Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

    mybeautterfly

    My metamorphosis in heading back to Allah...

    The hary.j.mansur Blog

    My Life Documentation

    Me and My Life

    a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

    DUST

    LEARN IN THE DESERT

    Febriyan Lukito

    sharing, caring and enriching life

    Pray for Nasywa

    Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

    Arip Blog

    Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

    Membaca Rindu

    sebab menulis adalah kata kerja

    waiting room

    : dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

    ANOTHER DAY

    THE FICTION STORY

    SAVING MY MEMORIES

    another home of my mind

    fluoresensi

    Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

    re-mark-a-blog

    A Remarkable Blog by Justisia Nita

    Majelis Ta'lim Basaudan

    Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

    dewidyazhary

    a silly-couple yarn