Monthly Archives: November 2008

[DAILY LIFE] Kursi Biru Terkutuk???

Kursi biru terkutuk????

Tadi sore, untuk keempat kalinya, keponakan saya jatuh dari kursi biru plastik yang kecil. Namun, kali ini pipinya menghantam tembok rendah yang sring dipakai buat duduk-duduk di depan rumah. Maklum, dia berdiri di atas kursi plastik kecil tersebut

Gak pake basa-basi, dia langsung nangis kejer. Ya udah, buat pembelajaran, semoga lain kali lebih hati-hati. Akhirnya kita semua sepakat agar itu kursi dikasih ke tetangga aja, sebab kebetulan dia punya anak perempuan kecil. Anak perempuan kan lebih bisa tenang sehingga itu kursi bisa lebih bermanfaat.

Akhirnya, ibu saya datang ke tetangga tersebut dan memberikan kursi biru tadi. Ibu saya sekalian wanti-wanti agar kursi biru itu jangan dibawa ke luar rumah agar kepononakan saya tidak lihat. Kalau sampai lihat, nangisnya tu ponakan bisa lebih kejer.

Setelah itu, ibu saya pun pulang ke rumah. Namun, sebelum ibu saya masuk rumah, apa yang terjadi saudara-saudara?

HWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!

Terdengar suara anak menangis dengan keras, ternyata anak perempuan tetangga pun jatuh dari kursi biru tersebut,

Nah, itu kursinya yang terkutuk atau anak-anak memang kurang hati-hati?

Sayang sekali, sebelum di foto kursi birunya udah gak ada, mungkin sudah sampai tong sampah sekarang ini

[SOSIAL] Ajakan berbagi dalam acara baksos dan Qurban di desa Jagabita

Kemarin sore, ba’da Maghrib, untuk pertama kalinya saya bertemu dgn teman-teman yang tergabung dalam Relawan Pelangi. Acara yang diadakan adalah rapat persiapan baksos dan pemotongan hewan Qurban di Desa Jagabita, Parung Panjang.

Baksosnya sendiri akan diselengarakan pas hari raya Idul Adha, tanggal 8 Desember 2008. Tadinya memang teman-teman Multiply Indonesia akan mengadakan baksos tersebut tanggal 6, tetapi sepertinya tidak mungkin kan mengadakan 2 acara baksos dalam waktu yang sangat bersamaan?

dalam acara kali ini Insya Alloh akan ada banyak komunitas yang akan ikut ambil bagian seperti, Relawan Pelangi, Portal Warnaislam.com, Komunitas MPers (Multiplyers), Komunitas My Quran, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), Remaja Masjid Attin, YISC Al Azhar, dll

enggak tanggung2 saya kebagian tugas jadi PJ Hewan Qurban, waktu saya bilang belum pengalaman, mas Gaw bilang “emangnya ngelamar kerja” he he he. Salah satu tugas PJ tersebut adalah meng-kalkulasi jumlah biaya yang dibutuhkan untuk acara pemotongan hewan Qurban di desa tersebut.

Bakalan kerja keras nih, he he he

btw, ada yg punya pengalaman jadi panitia Qurban?

Mohon di-share ya di reply

Insya Alloh baksos di desa Jagabita kali ini bukan sekedar bagi-bagi sembako atau potong hewan Qurban saja, tetapi juga akan ada pelayanan kesehatan dan pelatihan singkat kewiarusahaan oleh Bang Jay dari Institut Kemandirian. Baksos ini merupakan acara perdana dari pembinaan berkelanjutan yang akan diselenggarakan secara rutin di desa tersebut.

Desa Jagabita dikenal sebagai “Kampung Pesakitan” karena bermacam-macam penyakit ada di sana. Sebut saja misalnya kanker, kaki gajah, asma, penyakit pernafasan, dan sebagainya. Air dan sanitasi sangat sulit diperoleh sehingga masyarakat terpaksa mandi bareng kerbau di kubangan. Sarana kesehatan juga sulit sekali dijangkau, sebab lebih mahal ongkos daripada berobatnya itu sendiri. Naik ojek ke Puskesmas bisa habis 10 ribu sendiri.

Saya sendiri pertama kali ke sana bersama beberapa teman dari komunitas Multiply Indonesia beberapa waktu yang lalu. Foto-foto dari survey tersebut bisa dilihat di sini

ada yg punya pengalaman jadi panitia Qurban?

Rekan-rekan yang mau menyumbang dalam bentuk uang bisa ke rekening Mbak Kosi

– BCA KCP Cinere No. Rekening :267-106-5401 atas Mohd. Heriyadi Arifin
– Bank Muamalat Cab. Arthaloka No. 9000-251-877 an Kosirotun
– BNI Cab. Bekasi No. 001-558-7547 an Kosirotun
– Mandiri KCP Jkt. Wisma Indosemen : No. 122-000-441-8870 an Kosirotun

Untuk memudahkan pengecekan serta pencatatan, setelah transfer mohon keikhlasannya untuk mengirimkan konfirmasi ke Kosi via sms di 08128510372 atau email : ukhti.kosi@gmail.com atau YM : anak_ngw / ukhti_kosi dengan mengetik : JAGABITA, Nama Bank dan Jumlah Bantuan

Postingan lain tentang desa Jagabita bisa dibaca di sini:

Nyata Cintanya: ajakan baksos dan qurban ke Jagabita

Maryudi, Guru dengan bayaran 100 rupiah per minggu

Makan apa

Hasil Survey Baksos MPID di Jagabita

[LIRIK LAGU] Shades of Gray by the Monkees

Menyambung postingan yang ini, ada lagu bagus yang sesuai dengan keadan sekarang, disampaikan sekaligus artinya. Lagunya sendiri ada di sini

When the world and I were young,
Just yesterday.
Live was such a simple game,
A child could play.
It was easy then to tell right from wrong.
Easy then to tell weak from strong.
When a man should stand and fight,
Or just go along.

(Ketika dunia ini dan saya masih muda, kehidupan adalah permanainan mudah yang bahkan dapat dimainkan anak kecil. Sangat mudah membedakan antara yang benar dan yang salah. Mudah membedakan antara yang kuat dan yang lemah. Saat itu jelas kapan seseorang harus berdiri dengan tegas dan siap bertempur. Atau berjalan beriringan bagai sahabat)

But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.

(Namun saat ini, tidak ada siang atau malam, tidak ada terang ataupun gelap, tidak ada hitam atau putih, hanya ada bayangan abu-abu)

I remember when the answers seemed so clear
We had never lived with doubt or tasted fear.
It was easy then to tell truth from lies
Selling out from compromise
Who to love and who to hate,
The foolish from the wise.

(Saya ingat saat semua jawaban terlihat begitu jelas, kita tidak pernah hidup dengan keraguan dan ketakutan. Sangat mudah membedakan antara berita yang benar dan berita yang bohong. Blak-blakan atau kompromi. Siapa yang pantas dicintai dan siapa yang pantas dibenci. Orang bodoh dari orang bijaksana)

But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.

[instumental interlude]

It was easy then to know what was fair
When to keep and when to share.
How much to protect your heart
And how much to care.

(Saat itu mudah sekali mengetahui apa yang adil, kapan menyimpan dan kapan membagi, kapan anda mengurusi diri sendiri dan kapan berbagi pada orang lain)

But today there is no day or night
Today there is no dark or light.
Today there is no black or white,
Only shades of gray.
Only shades of gray.

Amrozi dan The Flying Dutchman

Saya mendengar berita tentang eksekusi Amrozi di Radio Trijaya FM jam 6 pagi. Saya sendiri tidak terlalu terkejut dengan berita tersebut karena simpang siur informasi tentang eksekusi tersebut sudah beredar di dunia nyata dan dunia maya, entah kalau di dunia “lain”.

Berita eksekusi tersebut menambah banyak fitnah yang menyelimuti kehidupan kita sehingga sulit bagi kita mempercayai berita atau informasi mana yang benar dan mana yang tidak.

Seperti kisah horor The Flying Dutchman

Menurut cerita dongeng, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi “tujuh lautan” selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari jauh, kadang-kadang disinari dengan cahaya hantu.

Konon, kapten kapal tersebut telah menjual jiwanya pada setan sehingga dia bisa mendapat order pengantaran barang melebih kapal-kapal saingannya

Suatu hari, kapal tersebut terjebak badai yang luar biasa dahsyat di daerah Cape of Good Hope atau Tanjung Harapan, ujung paling selatan benua Afrika. Sang kapten, walaupun sudah mengerahkan segala kemampuan dan ketrampilannya, tidak dapat menguasai kapal tersebut.

Pada akhirnya, sang kapten berteriak sambil mengutuk Yang Maha Kuasa. Dia mengucapkan sumpah terakhirnya

“I will round this Cape, even if I have to keep sailing until doomsday!”

(Aku akan selalu mengarungi semenanjung ini, walaupun harus tetap terus berlayar sampai hari kiamat menjelang!)”

Setelah kejadian itu, selama tiga ratus tahun lebih, ratusan saksi mata menyatakan telah melihat penampakan Kapal Hantu tersebut. Yang tidak lain tidak bukan “The Flying Dutchman” itu sendiri.

Terlepas dari benar atau tidaknya peristiwa dan penampakan2 itu, bagi saya, legenda The Flying Dutchman ini menggambarkan keadaan dunia yang sudah penun dengan fitnah dan kebohongan. Daratan mungkin saja bisa dijadikan metafora dari kepercayaan orang lain. Lautan adalah simbol ketidakpercayaan. Badai adalah kehidupan kita saat ini, penuh fitnah dan ketidakpercayaan.

Orang-orang miskin hanya bisa melihat kemewahan gaya hidup orang-orang kaya dengan pandangan iri hati. Secara tidak langsung, mereka telah tersisihkan dari kehidupan modern ini. Saat orang kaya bingung mau makan di mana, yang miskin bingung hari ini makan apa.

Suatu diskriminasi terselubung yang sangat mengerikan.

Amrozi dan kawan-kawannya adalah sedikit dari orang-orang yang melakukan pemberontakan terhadap kehidupan yang penuh fitnah dan diskriminasi terselubung ini. Benar atau salah tindakan mereka, setuju atau tidak kita terhadap tindakan mereka, pasti ada sebab yang melatarbelakangi hal tersebut. Sungguh, fenomena Amrozi ini hanya merupakan puncak dari gunung es persoalan dan masalah yang ada di negeri ini.

Sebagian pihak mungkin mengatakan bahwa Amrozi dkk dicuci otaknya oleh kalangan tertentu.

Walaupun mungkin ada benarnya, namun terkadang pihak penuduh tersebut melupakan realitas yang ada di masyarakat. Jurang pemisah antara yang kaya dan miskin semakin lebar dan dalam. Ketidakpercayaan semakin berkarat dan berkerak. Ekses kapitalisme global yang semakin menggila menggerogoti kehidupan masyarakat. Entah apa lagi …

Rekan-rekan sekalian,

Tidak ada kehidupan yang lebih mengerikan selain hidup tanpa satu orangpun yang bisa kita percaya. Terombang-ambing di lautan ketidakpercayaan tanpa pernah bisa berlabuh di daratan.

Lelah dan kesepian, tiada tempat berkeluh kesah dan meminta saran dan pertimbangan. Tanpa ada yang bisa mengerti dan menghargai, bahkan seakan-akan diri kita dianggap tidak ada.

Kehidupan seperti itulah yang merupakan kehidupan yang sempit, yang dijelaskan dalam Al Qur’an dalam ayat berikut ini:

“Dan barangsiapa berpaling dari adz-`Dzikr-KU, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit dan KAMI akan menghimpunnya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.”
(QS Thaha, 20:124)

Semoga bermanfaat dan mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn