Monthly Archives: Desember 2008

Replace your profile image/headshot with Palestinian Ribbon

Assalamualaikum, rekan-rekan sekalian

Simpan (save) gambar di bawah ini ke komputer Anda, lalu upload ke MP Anda sebagai headshoot.

Mohon bantuan teman-teman untuk ikut mensosialisasikan gerakan ini.

Terima kasih

Allahu Akbar!

yang punya Facebook, silahkan mampir ke mari

http://en-gb.facebook.com/group.php?gid=41803352331

terima kasih

Please remember all the people being injustly slaughtered and replace your photo with this image of a ribbon with the palistinian flag to show your support and remmeberance of them.

COPY AND PASTE THE PICTURE OF THE RIBBON ON YOUR DESKTOP THEN UPLOAD AS YOUR PROFILE PICTURE

THEN INVITE ALL YOUR FRIENDS TO JOIN THIS GROUP TO DO THE SAME!!

Show your solidarity!


yang mau masuk NERAKA, silahkan

silahkan habiskan uang untuk hura-hura pada malam pergantian tahun kali ini

silahkan lupakan ratusan saudara-saudara kita di Palestina yang sedang dibantai Zionis laknatullah

silahkan begadang semalaman sambil bersenang-senang sehingga besoknya telat untuk bangun sholat subuh

silahkan bersenang-senang sama pasangan yang tidak sah sehingga tiap detik dosa-dosa timbul dan timbul

silahkan menyaksikan kembang api seharga ratusan juta yang hakikatnya uang kalian juga yang dibakar sia-sia

silahkan lupakan tetangga yang sedang kelaparan atau kehabisan bahan bakar

silahkan lupakan para penghuni Desa Jagabita alias kampung pesakitan yang sedang berjuang antara hidup dan mati dengan penyakit mereka yang bermacam-macam seperti kanker, tumor, asma, kaki gajah, dan sebagainya

silahkan keliling kota muter-muter gak karuan menghabiskan bensin dan menambah beban pencemaran pada bumi kita

silahkan nikmati sajian para pengkhianat kemanusiaan yang disebut peradaban Barat itu sampai puas selama hayat masih dikandung badan

semoga peringatan ini membuka mata kita, sehingga kita bisa melihat siapa diri kita sesungguhnya dan menilai diri kita dengan jujur sehingga kita bisa memperkirakan seperti apa diri kita di hadapan Alloh SWT

semoga bermanfaat dan mohon maaf bagi yang tidak berkenan

Palestina, untuk yang baru bisa membantu dengan doa

Sering kali, apabila ada simpatisan para pejuang Palestina memposting di blog mereka tentang keadaan terakhir di sana, banyak reply yang masuk kurang lebih bunyinya begini:

“Maaf saya baru bisa membantu dengan doa”

Tentu saja itu bukan suatu yang buruk, sebagai muslim tentu kita tidak bisa meremehkan kekuatan suatu doa bukan?

Namun, sadarkah kita akan konsekwensi ucapan tersebut?

Misalnya:

1. sudahkah kita sungguh-sungguh memanfaatkan waktu-waktu yang dianjurkan untuk berdoa, seperti 1/3 malam yang akhir umpamanya?

2. Sudahkah kita menjaga diri kita dari barang-barang yang haram?

Saya pernah membaca di sebuah majalah, kisah seorang ibu yang tersadar saat mengikuti pengajian. Pulang dair pengajian, dia langsung berdoa kepada Alloh SWT

“Ya Alloh, jika diantara harta saya ada harta yang haram, tolong musnahkan, agar saya bisa bersih saat menghadap pada-Mu”

beberapa hari kemudian, rumah si ibu habis dilalap si jago merah. Pada saat semua tetangga panik, si ibu malah tenang-tenang saja. Mungkin pikir si ibu, inilah jawaban dari doa saya beberapa hari yang lalu.

Terlepas dari benar atau tidaknya cara si ibu itu berdoa, kita semua sadar betapa pentingnya menjaga diri dari harta haram. Sulit kita mengharpkan doa kita diterima bila dalam diri kita masih banyak harta haram. Apalagi jika sel-sel dalam badan kita terkandung zat-zat yang haram, baik zat-nya atau cara mendapatkannya.

3. Mendisiplinkan diri dalam mengisi waktu, mengurangi aktifitas sia-sia bahkan yang menjurus pada dosa

Masih banyak lagi

Memang tidak salah apabila kemampuan kita baru sebatas doa, namun pertanyaannya kemudian, sudahkan kita sungguh2 dalam berdoa, atau sesungguhnya kita memang tidak pernah beroda???

bagi saudara-saudaraku di Palestina, maafkan makhluk lemah ini yang tidak bisa berbuat apa-apa,

bahkan memperingatkan teman2-nya agar sedikit lebih peduli pada kalian saja tidak bisa

Astaghfirullah

sungguh rugi kita apabila pelajaran mahal ini tidak kita jadikan momentum untuk introspeksi diri

Bantuan Anda untuk rakyat Gaza bisa disalurkan KISPA. No rek. KISPA BMI no.311.01856.22 an Nurdin QQ

[TRANSKRIP] Menyongsong perubahan

Menyongsong perubahan

Narasumber: Bapak Hikmawan Abdul Hasan

Dunia selalu berubah, dan sekarang ini kita sedang menyongsong suatu perubahan yang besar

tahun hiriah, hirjah perubahan tempat sistem diri kualitas hidup momentum perubahan diri

Apabila kita ingin masuk ke dunia yang kompetitif, seperti bisnis, bukan cuma kemauan yang diperlukan. banyak orang yang mau sukses tetapi tidak bisa bertahan selama proses menuju sukses itu berlangsung.

Kemauan ini harus ditingkatkan menjadi tekad. Tekad bulat yang membaja itu disebut determination, suatu keadaan kritis dimana apabila kita tidak mendapatkan tujuan itu, kita akan mengalami kesengsaraan yang sangat luar biasa besar.

sangat penting ketika dalam kondisi kritis menghadapi perubahan2 yang belum cukup kita ketahui ilmunya. bhs arabnya AZZAM

tekad bulat baru setelah itu tawakal

tawakal bentuk konkrit dari azzam, atau tekad bulat yang sangat kuat

1. sebelum melakukan tindakan, perlu ada setting yang tepat di dalam pikiran kita. Kita harus menjadi orang memiliki yang ambisi yang positif. kita selalu ingin agar kualitas kita semakin baik dari hari ke hari. Kita sendiri harus punya ambisi yang baik ,selalu ingin maju, selalu ingin memperbaiki diri. lebih baik dari hari kemarin, esok lebih baik lagi.

2. Kita harus memiliki kejelasan apa yang kita inginkan, apa yg ktia tuju, apa yang kita harapkan dalam perubahan ini. Kita harus mampu memvisualisasikan dan terus membuat bayangan itu makin jelas. Kejelasan visualisasi tadi akan memantapkan langkah-langkah dalam perubahan.

3. Kita juga perlu memiliki kemampuan adaptasi yang memadai dalam mengarungi arus perubahan yang terjadi di dunia ini. Kemampuan adaptasi ini diperoleh dari kejelasan visi dan visualisasi kita akan tujuan kita. Kita tidak lagi menjadi bagian yang hanyut dalam arus tapi jadi bahagian yang mampu beradaptasi dengan perubahan2 tersebut. Bahkan bukan tidak mungkin kita akan mampu mengendalikan arus perubahan tersbut.

4. Kita harus berani mengambil tanggung jawab. Kita ini adalah orang yang akan diberi bekal, berupa pengetahun dan kemampuan, di balik bekal-bekal itu ada tanggung jawab. Seringkali, apabila kita mengalami perubahan yang tidak enak, kita sering menyalahkan pihak lain, kambing hitam. Seharusnya, kita sebagai orang bertanggung jawab bisa bersikap.

“ini saatnya saya utk melakukan sesuatu, apapun yng terjdi ini tg jawab saya”

5. tindakan yang konsisten, yaitu tindakan-tindakan yang berhbungan dengan kejelasan hal-hal yg kita inginkan. Ketika ada peluang utk melakukan suatu yang bisa mendekatkan kita pada apa yang kita harapkan, lakukan.

Tujuan adalah sesuatu yang tergambar jelas di dalam benak kita walaupun belum tercapai di dunia ini. dalam bahasa Arab disebut Ghayyah.

Mengatasi hambatan dalam menyongsong perubahan

Faktor terbesar penghambat perubahan ada di dalam diri kita sendiri Alloh SWT mengubah keadaan suatu kaum bila mereka mengubah apa yang ada di dalam dirinya. Apapun yang terjadi di dunia ini terjadi atas izin Alloh SWT, tetapi perubahan itu seolah2 dilakukan atau dipengaruhi keputusan2/tindakan2 si makhluk/si manusia.

Hambatan terbesar ada di benak kita berupa keyakinan

1. Keyakinan dibentuk seperti meja ada kaki-kaki, kaki-kaki tersebut memperkuat meja (Note: analogi ini dipakai Gary Craig, pendiri EFT)

a. ungkapan, kata2 dari lingkungan, orang tua, guru, teman dll, dianggap kebenaran sehingga menjadi keyakinan
b. pikiran mengolah informasi, ide dan sebagainya diterima sebagai keyakinan

2. pilihan, memilih sesuatu sebagai keyakinan, memilih utk yakin, agak berat krn memilih benar2 sadar dan benar2 tenang agar pilihan ini lansung ditangkap pikiran bawah sadar bergerak secara otomatis mengikuti keyakinan kita

pernyataan yang kita terima kebenarannya dan ter-install dalam bawah sadar kita sebagai keyakinan. bila tubuh kita diikat talinya terlihat. Tetapi, bila pikiran yang diikat, talinya tidak terlihat. Inilah mental block membatasi kita utk berubah, maju dan berkembang.

Sesungguhnya, setiap manusia memiliki potensi luar biasa. Namun dalam perjalanan hidup mereka ada yang sengaja atau tidak terinstall mental blok yang menghambat dirinya berkembang.

Apabila penerimaan akan suatu pengertian atau pemahaman baru tidak bisa masuk ke pikiran yang paling dalam dari diri seseorang, maka keyakina baru tidak akan tertanam dalam dirinya. Dia mungkin paham tetapi tidak mau berubah karena yang bekerja adalah keyakinan dirinya yang lama.

Perubahan individu, lingkungan, masyarakat dan negara

ada perubahan secara individu, lingkungan, masyarakat dan negara. Perubahan individu masih bisa dikendalikan orang yang bersangkutan, namun apabila perubahan itu dalam bentuk yang lebih besar seperti lingkungan, masyarakat atau negara, maka
perubahan itu makin tdk bisa dikendalikan secara langsung.

kunci bagaimana menempatkan diri dalam perubahan2 tersebut adalah bersabar. Apabila kita tidak punya pengaruh besar, power utk mempengaruhi perubahan tersbut, misalnya hanya sebagai warga biasa dan tidak punya kendali, maka langkah terbaik adalah bersabar.

sabar adalah memiliki kemampuan adapatasi yang tinggi dgn tetap mempertahankan hidup yang berkualitas. bentuk konkirt kesabaran adalah tetap maju mesikipun dlam pikiran kita blm menemukan jalan keluar. Kita tetap melakukan upaya mejalani perubahan tadi sambil tetap mengarhapkan hasil yang terbaiik.

Fenomena ini mirip pintu otomatis yang bandara atau pusat perbelanjaan. Kita belum tahu apakah pintu itu akan terbuka atau tidak, namun kita terus maju hingga posisi terdekat. Pintu itu pun terbuka sendiri.

Hal ini dicontohkan seorang pengusaha dari Australia, pada saat itu agent property ternyata dimulai saat para pengamat properti mengatakan bisnis properti sedang lesu. Pengusaha tersebut berkata di dalam bisnis ada peluang.

memang pada awal2 babak belur, namun dia terus maju walau tidak tahu terbuka atau tidak. Pada akhirnya nanti ada jln keluar, ada solusi. Negara dibangun oleh individu-individu. Jika suatu negara ingin berubah, maka individu-individu yang ada di dalamnya harus berubah.

Dalam surat Ar RAad ayat 11, Alloh SWT menyatakan bahwa Alloh hanya akan mengubah kondisi suatu kaum apabila masing2 indvidu dalam kaum tersebut mau mengubah kondisi yang ada diri mereka masing.

kita menyongsong perubahan dengan tetap mengingat Alloh SWT tanpa melupakan tindakan-tidnakan yang perlu dilakukan sesuai sunnatullah

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian: Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

[TUTORIAL] Memasang Profile Badge Facebook di Multiply

Sebenarnya posting ini kurang tepat kalau disebut tutorial, sebab yang bikin juga gaptek, he he he he

Berikut ini adalah langkah-langkah memasang badge/banner facebook kita di situs Multiply, biar bisa langsung loncat ke sana 😀

Pertama, klik Customize my Site yang ada di bawah Headshot dan nama kita

tutorial, multiply, facebook, badge

Kedua, klik Edit Site Title

tutorial, multiply, facebook, badge

ketiga, di halaman Profile kita di Facebook, klik Create a Profile Badge (ada di kiri bawah)

tutorial, multiply, facebook, badge

keempat, copy kode HTML dari badge yang sudah kita buat di facebook

tutorial, multiply, facebook, badge

kelima, paste ke Edit Site Title di Multiply kita lalu klik Save

tutorial, multiply, facebook, badge

jika ingin agar facebook badge itu ada di tengah-tengah maka letakkan kode yang kita dapat dari facebook itu diantara tang-tag berikut ini (ketik dulu tag-nya)

tutorial, multiply, facebook, badge

Hasilnya seperti ini:

tutorial, multiply, facebook, badge

keenam, klik tombol Done di paling atas

tutorial, multiply, facebook, badge

ketujuh, enjoy your new facebook badge, hopefully your friends and visitors will add you as their friend in Facebook

Note: lebih baik dibiasakan klik kanan lalu Open Link in new Tab supaya tidak lupa log-out kalau sudah selesai atau ada keperluan, apalagi kalau menggunakan komputer warnet atau kantor.

tutorial, multiply, facebook, badge

Semoga bermanfaat

Kebingungan dan kesedihan jelang 2009, ikutan gak ya?


Gambar dari sini

Berikan Pijar Matahari.mp3 – Iwan FalsTerhimpit gelak tertawa
Diselah meriah pesta
Seribu gembel ikut menari
Seribu gembel terus bernyanyi

Keras melebihi lagu tuk berdansa
Keras melebihi gelegar halilintar
Yang ganas menyambar

Kuyakin pasti terlihat
Dansa mereka begitu dekat
Kuyakin pasti terdengar
Nyanyi mereka yang hingar bingar

Seolah kita tidak mau mengerti
Seolah kita tidak mau perduli
Pura buta dan pura tuli

Mari kita hentikan
Dansa mereka
Dengan memberi pijar matahari
Dengan memberi pijar matahari

Terkurung gedung gedung tinggi
Wajah murung yang hampir mati
Biarkan mereka iri
Wajar bila mencaci maki

Napas terasa sesak bagai terkena asma
Nampak merangkak degup jantung keras berdetak
Setiap detik sepertinya hitam

Tak sanggup aku melihat
Lukamu kawan dicumbu lalat
Tak kuat aku mendengar
Jeritmu kawan melebihi dentum meriam

Sekarang pasti lagi banyak yang bingung, tahun depan bulan April nyoblos/nyontreng gak ya?

ada yang bilang Golput haram ada yang bilang Demokrasi haram 😦

nah, tulisan ini sih gak ingin bahas masalah halal-haramnya golput, saya bukan pakarnya 😀

pada posting sebelum tulisan ini, yang berisi transkrip acara Mutiara Pagi – The Power of life, ada ringkasan kisah nabi SAW.

Nabi melangkah dengan sabar sehingga beliau dijuluki Al Amin (orang yang benar-benar bisa dipercaya) oleh penduduk Makkah pada waktu itu. suatu akar yang sangat kuat dan dalam. Sehingga pada saat beliau melakukan lompatan besar, yaitu memulai dakwah kepada kaum kafir Quraisy secara terang-terangan, beliau sudah siap dengan tantangan yang akan diterima.

Tingginya angka Golput bisa jadi merupakan indikasi bahwa partai-partai yang ada sekarang di republik tercinta ini tidak mengakar kuat di masyarakat. Mereka bisa jadi tidak cukup memberikan setoran rekening bank emosional (istilahnya Steven Covey dalam the 7 Habits of Highly Effective People) kepada masyarakat yang akan memilih mereka.

Masyarakat kita sudah seperti tanah yang keras, yang sudah tidak lagi bisa menyerap air. Hati mereka sudah terlalu sakit dengan permainan politik yang tidak mereka mengerti namun dapat mereka rasakan akibatnya. Kemiskinan, kebodohan, penyakit dan sebagainya merajalela di berbagai tempat di negeri ini. Bahkan di tempat-tempat yang tidak jauh dari Ibu Kota seperti desa Jagabita, Parung Panjang.

Kerasnya hati tersebut pada gilirannya membuat mereka mencari pelarian sesaat seperti rokok dan sebagainya. Sehingga jadi mangsa empuk penebar money politic.

Memberi perhatian pada masyarakat menjelang pemilu saja sebenarnya sama dengan menyapu kotoran ke bawah karpet. Persoalan yang sehari-hari dihadapi rakyat seperti tingginya harga bahan pokok, pengobatan yang terjangkau dan sebagainya tidak juga terselesaikan.

Lingkaran setan yang akut sudah terbentuk dan akan semakin bertambah parah.

Masyarakat kita, apalagi yang tidak berpendidikan, banyak yang terjebak pada sikap mengasihani diri sendiri. Siapa aja yang ngasih duit paling banyak, itulah yang dipilih. Jadi pertimbangan memilih berdasarkan pemberian hal-hal yang bersifat material semata 😦

Coba bayangkan, apabila satu orang dikasih 50 ribu dan yang ikut kampanye dari suatu daerah ada 1000 orang, terus partai atau calon tersebut musti keluarin duit berapa? 50 ribu x 1000 = 50 juta! Itu baru dari satu daerah, belum lagi daerah-daerah lain. Terus, mengembalikan modalnya darimana, kalo bukan dari korupsi? Pengusaha kaya atau Leader MLM juga tidak punya uang sebanyak itu, apalagi partai politik yang merupakan non-profit organization (organisasi yang tidak mencari keuntungan). Saya dalam hal ini tidak memihak pada calon atau partai manapun, tapi kalo begini kapan korupsi bisa hilang dari negeri tercinta ini. Lalu, siapa yang sesungguhnya menciptakan koruptor? Siapa yang sesungguhnya melanggengkan korupsi di negeri ini?

(pengalaman pilkada 2007, ceritanya bisa dibaca di tulisan yang ini)

Sebenarnya bukan cuma masalah golput yang perlu simpanan rekening emosional. Kalau kita nonton infotainment, isu paling mendominasi adalah nikah cerai para artis. Padahal terkadang mereka pacaran sedemikian heboh dan lengketnya. Namun sayang pernikahan mereka seringkali tidak bertahan lama. Jadi selama pacaran ngapain aja???

maka, jangan pernah berharap melakukan lompatan besar (misal: menang pemilu 2009) bila tidak merakyat (mengakar pada rakyat) dengan kuat, kalau tidak mau “nyungsep” alias gagal total dalam jangka panjang.

Mungkin kita harus menunggu lebih lama lagi sampai kita bisa mendapati orang-orang yang bersedia dengan tulus mengukur tingkat kematangan karakter dan kompetensi mereka sebelum berkata:

PILIHLAH AKU

Semoga bermafaat dan mohon maaf bila ada yang tidak berkenan

[TRANSKRIP] Langkah atau lompat

Narasumber: Bapak Supardi Lee

Setiap orang ingin meraih kesuksesan. Kesuksesan di dunia ini dapat diraih apabila kita maju. Kemajuan yang kita raih itu bisa merupakan hasil kita melangkah atau melompat.

kita perlu tahu persis kita di mana dan mau ke mana. Misalnya kita berada di posisi 2 dan target kita adalah 10 (lulus kuliah, jadi manager, jadi pengusaha sukses dll).

banyak orang yang sudah menetapkan tujuan dalam kehidupan. Namun, banyak dari mereka belum menentukan apakah akan melangkah atau melompat dalam mencapai tujuan tersebut. Sehingga pada akhirnya banyak yang hanya beputar-putar saja dan tidak maju-maju. Seakan-akan sudah bergerak mendekati tujuan padahal cuma mutar-mutar. Banyak orang jadi stress dan frustasi gara-gara hal itu.

Yang harus dipertimbangkan saat kita memutuskan apakah akan melangkah atau melompat adalah

waktu, energi dan resiko

I. Waktu

Ada orang yang setelah sekitar 30 tahu melangkah baru mencapai sukses, sehingga dia sukses pada saat berusia relatif lanjut. ada juga orang yang melompat sehingga dalam 10 tahun bisa mencapai sukses dalam derajat yang sama.

II. Energi

Energi di sini adalah sumber daya yang kita miliki misalnya keyaknan, ketrampilan, kompetensi, karakter, relasi dll. Melompat tentu memerlukan energi lebih besar daripada melangkah. Orang yang terlalu nekat melompat padahal energinya kurang tentu saja bisa mengalami resiko cedera. Orang yang nekad keluar kerja utk berbisnis resikonya bangkrut.

Jika kita merasa masih memiliki banyak waktu namun kurang energi, ada baiknya kita melangkah dulu dengan sabar agar bisa mempersiapkan diri untuk melompat. Namun, bisa kita sudah punya cukup energi jangan sampai kita menunda-nunda untuk melakukan lompatan-lompatan besar yang akan menghemat lebih banyak waktu.

III. Resiko

Melangkah dan melompat masing-masing punya resiko sendiri:

a. melangkah perlu waktu lama. Sebaliknya, dengan melompat orang bisa menghemat banyak waktu.

b. melangkah tidak butuh banyak energi. Melompat perlu energi yang banyak sehingga bisa menghemat banyak waktu.

Melompat sepertinya memiliki resiko lebih tinggi namun sesungguhnya resiko diukur menggunakan kemampuan pelakunya, jadi resiko itu sifatnya subjektif bukan objektif.

Contoh:

1. Memasarkan 40 rumah tentu lebih besar resikonya apabila dilakukan orang yang belum berpengalaman dibandingkan dengan memasarkan 1000 rumah yang dilakukan oleh agen real estate profesional.

2. mengendarai mobil dengan kecepatan 100 km/jam tentu lebih besar resikonya apabila dilakukan oleh orang yang beru bisa mengemudi dibandingkan bila dikemudikan dgn orang yang sudah mahir. Sebaliknya, mengendarai mobil dengan kecepatan 40 km/jam tentu lebih besar resikonya bila dilakukan di jalan tol.

3. Orang yang memiliki kreatifitas dan inisiatif yang tinggi tentu memiliki resiko yang lebih kecil utk memulai bisnis daripada orang yang biasanya hanya jadi staff saja, yang mengurusi hal-hal rutin.

Dari alam kita bis amencontoh pohon bambu cina. Pohon bambu tersebut bila ditanam selama beberapa tahun tidak menampakkan pertumbuhan yang signifikan. Pohon tersbut hanya bertambah tinggi beberapa cm saja. Namun sesungguhnya pohon bambu itu menumbuhkan akar yang kuat ke dalam tanah. Sehingga saat memasuki tahun ke lima, pohon itu tumbuh dengan pesat sehingga mencapai puluhan meter.

Kita bisa membuat kombinasi yang sinergis antara melangkah dan melompat. Contoh yang paling baik dalam sejarah adalah Nabi kita yaitu Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW adalah contoh kombinasi dari kombinasi melangkah dan melompat yang luar biasa. Dari lahir sampai umur 40 tahun (saat diangkat menjadi Nabi), beliau orang yang melangkah terus menerus sedangkan dari 40 sampai belaui wafat, beliau melakukan lompatan-lompatan yang luar biasa. Tentu saja resiko antara melompat dan melangkah yang beliau alami sangat berbeda. Saat beliau melangkah, relatif tidak ada resiko bahkan masyarakat Makkah 100% mempercayai beliau sehingga menggelari beliau Al Amin (yang benar2 bisa dipercaya). Namun, begitu beliau diangkat menjadi Nabi dan melakukan lompatan2 besar, resiko yang besarpun menghadanag. beliau dan para sahabatnya harus menghadapi berbagai tantangan dari kaum kafir Quraisy sehingga bahkan harus berkali kali melakukan peperangan.

Pada akhirnya beliau bisa mengubah jazirah Arab menjadi bangsa yang beradab dan bahkan mempengaruhi peradaban dunia secara keseluruhan.

Pada waktu sebelum reformasi, Indonesia sebenarnya ingin melompat (tinggal landas, istilah waktu itu) namun yang terjadi adalah kejatuhan karena energi yang seharusnya dikumpulkan untuk melompat sudah disedot habis (korupsi dll).

Parameter untuk memilih antara melompat dan melangkah adalah diri kita sendiri, tingkat energi kita. Pada saat kompetensi dan karakter kita sudah memadai, saat itulah kita bisa melakukan lompatan yang berarti dalam perjalanan kita menuju sukses.

Semoga bermanfaat

Acara The Power of Life adalah hasil kerjasama Radio Trijaya 104,6 FM dengan Institut Kemandirian, suatu lembaga jejaring Dompet Dhuafa Republika yang mengajarkan ketrampilan Wirausaha dan Teknis secara gratis. Alamat Institut Kemandirian: Kompleks PT Panasonic/Yayasan Matsushita Gobel, Gedung Techno School Lt. 3, Jl. Raya Bogor, Km 29, Jakarta Timur. Telp: 021-88710408, 91261823

[RELAWAN PELANGI] Qurban di Jagabita

Akhirnya setelah berharap-harap cemas hari H yang dinanti para relawan Pelangi pun tiba. sesuai kesepakatan yang akhirnya berhasil dicapai

(stelah beberapa kali berubah-ubah rencana) para relawan spakat berangkat dari Masjid Agung Al Azhar ba’da subuh supaya bisa sholat Id’ Adha di Desa jagabita.

saya sendiri berangkat dari rumah janm 2:30 pagi, krn taxinya sudah sampai duluan, Alhamdulillah. krn pagi buta, sampai di Al Azhar skitar jam 3 pagi.

Setelah menunggu, mbak Ari dan mpers (Mbak Izoel, Mbak Yusi, Mbak Yanin dan Mbak Ani) yang lain datang, disusul teman2 dari Relawan Pelangi.

Mas Ready menyusul dari Bogor

krn berangkatnya agak molor, maka kami tidak bisa sholat Id di Jagabita. Kami sholat Id di daerah BSD.

Walaupun sebelum ini pernah ke desa Jagabita dua kali, saya masih aja keder dengan jalan ke sana. Teman relawan di sebelah sudah gelisah. “Tahu kan jalannya” dia tanya beberapa kali. saya hanya bisa diam dan belagak udah tahu

Untung teman-teman di belakang bisa memberitahu supir arah yang benar. Sempat telepon-teleponan sama yang sudah sampai duluan. Jadi deh rezeki para operator seluler

sampai jagabita sekitar jam 9 kurang.

setelah seremonial oleh pak Lurah dan tokoh masyarakat, acara pemotongan Hewan Qurban pun dimulai.

Saya sendiri sebenarnya pada awalnya lumayan grogi dengan tugas yang akan dihadapi. Walaupun sudah memepersenjatai diri dari rumah dengan golok yang mirip kepunyaan para pendekar Betawi, mencincang hewan yang baru dikuliti dan dagingnya masih segar itu tentu bukan perkara mudah. Apalagi ada 3 ekor sapi dan 43 ekor kambing yang harus kami tangani.

Belum lagi relawan yang lain ada yang hanya mempersenjatai diri dengan pisau dapur yang lebih tepat utk mengupas bawang. Maklum, bukan profesi.

Lebih grogi lagi waktu tahu lokasi mutilasi atau pencincangan itu adalah madrasah yang akan diperbaiki. Sudah dialas terpal sih, tapi kan tempatnya tertutup. Sebab saya sendiri pernah masuk ke tempat jualan daging di pasar dan hampir pingsan dgn aroma di tempat itu.

Namun ternyata Alloh SWT berkehendak lain. Angin kencang yang berhembus cukup membantu para relawan melaksanakan tugas berat tersebut. Walaupun tempat itu tertutup, namun ventilasinya cukup memadai.

Namun, yang namanya kompetensi tentu tidak bisa dibohongi. Tenaga outsource dari penduduk setempat banyak sekali membantu para relawan menuntaskan tugas tersebut. Kecepatan dan ketrampilan mereka sangat mengagumkan.

Lanjutan kisah para tenaga outsource dapat dibaca di tulisan ini

Saya sendiir belum sempat membantu banyak di bagian mutilasi. Saya harus ke ruangan sebelah utk membantu mbak Icha menghitung kepala2 dan kulit2 hewan yang baru dipotong.

Alhamdulillah, berkat sistem kerja yang baik dan relawan2 yang amanah, kami terhindar dari larangan menjual kulit dan kepala hewan2 teresebut.

Tukang jagalnya juga sudah profesional, jadi aman deh

Setelah zuhur, kami berhasil menyelesaikan kegiatan mencincang dan mengepak potongan-potongan daging tersebut. Pembagian daging dipercayakan kepada para pejabat RW dan RT setempat. Hal ini adalah cara para relawan mendidik aparat2 desa utk peduli pada warga dan memegang amanah.

Alhamdulillah, walaupun cukup heboh, namun tidak ada kerusuhan atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Acara diakhiri dengan pembubaran panitia, de-briefing sejenak dan foto-foto narsis

*teuteup

Yang ingin tahu lebih banyak tentang relawan pelangi, silahkan bergabung di milis ini

http://groups.yahoo.com/group/relawan_pelangi/

[BERITA DUKA] Bunga Rumput Liar telah tiada

Assalamualaikum,

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun

Pada waktu tengah malam saya sedang asyik blogwalking, Bunda Elly memposting tulisan ini. saya langsung mendatangi MP yang dimaksud dlm tulisan itu.

Saat itu adalah pertama kali saya mengunjungi MP milik seseorang yang telah meninggal dunia. Yang terasa adalah perasaan duka yang mendalam sampai saya menitikkan air mata. Saya merasa sedang mengunjungi rumah seseorang yang sudah meninggal dunia, seakan-akan benar-benar melayat ke sana. Padahal, tentu saja dalam kenyataan saya tidak kemana-mana. Hanya duduk diam menatap layar monitor komputer. Itu saja.

Saya sendiri sama sekali tidak mengenal siapa Buruli alias Pulung Amoria Kencana. MP beliau juga baru saya tahu pada waktu itu. Namun, hal itu sama sekali tidak mengurangi rasa haru yang saya rasakan saat mampir ke sana.

Dari hal ini, ada beberapa hikmah yang dapat kita jadikan pelajaran:

1. Setiap yang bernyawa pasti mati (QS 3:185)

2. Waktu ternyata sangat berharga (Surat Al Ashr 103:1 – 4)

3. Ada yang mengatakan bahwa otak manusia tidak bisa membedakan antara khayalan dengan kenyataan. Antara dunia maya dan nyata. Walaupun berita duka tersebut hanya tertulis di blog, namun perasaan yang ditimbulkan sama dengan benar-benar melayat ke rumah duka.

4. Jangan meremehkan dunia maya. Jangan hanya krn yang dikunjungi adalah blog dan bukan rumah orang yang bersangkutan kita berlaku kurang ajar dan meninggalkan komentar-komentar yang tidak sopan dan menyakitkan. Pemilik blog tersebut tentu bisa merasakan hal yang sama dgn apabila dia menerima tamu beneran di rumahnya.

5. Jika ada kesempatan kopdar (kopi darat) alias bertemu muka di dunia nyata, apalagi bila ditambah kegiatan-kegiatan sosial seperti baksos, ada baiknya kita menyempatkan diri datang supaya bisa mengenal lebih baik kontak-kontak kita di dunia maya ini. bukankah silaturahim bisa menyambung rezeki dan menambah umur.

Terima kasih kepada Bunda Elly untuk informasi berita duka ini

Semoga bermanfaat

[TAGGED POSTING] 3 favorite Hadiths

In the Name of Allah, the Most Compassionate, the Most Merciful

I was also tagged by my sister, Maryam, in this post. The task is to find 3 hadiths that I would like to see in the mosques around me and why. I have also include the source link of the hadiths. Here they are:

1

Translation of Sahih Bukhari, Volume 7, Book 71, Number 582:

Narrated Abu Huraira:

The Prophet said, “There is no disease that Allah has created, except that He also has created its treatment.”

http://www.iiu.edu.my/deed/hadith/bukhari/071_sbt.html

2

Translation of Sahih Bukhari, Volume 7, Book 65, Number 286:

Narrated Abu Musa Al-Ash’ari:

The Prophet said, “Give food to the hungry, pay a visit to the sick and release (set free) the one in captivity (by paying his ransom).”

http://www.iiu.edu.my/deed/hadith/bukhari/065_sbt.html

3

On the authority of Abu Hurairah that the Prophet said:

p “Whosoever removes a worldly grief from a believer, Allah will remove from him one of the griefs of the Day of Judgment. Whosoever alleviates [the lot of] a needy person, Allah will alleviate [his lot] in this world and the next. Whosoever shields a Muslim, Allah will shield him in this world and the next. Allah will aid a servant [of His] so long as the servant aids his brother. Whosoever follows a path to seek knowledge therein, Allah will make easy for him a path to Paradise. No people gather together in one of the houses of Allah, reciting the Book of Allah and studying it among themselves, without tranquility descending upon them, mercy enveloping them, the angels surrounding them, and Allah making mention of them amongst those who are with Him. Whosoever is slowed down by his actions will not be hastened forward by his lineage.”

p related by Muslim in these words.

http://www.iiu.edu.my/deed/hadith/other/hadithnawawi.html#hadith36

The reason of choosing those 3 hadits is because of a village near Jakarta, the capital of Republic of Indoesia, called Jagabita. Jagabita is located in Parung Panjang district, in the border between Tangerang and Bogor (Jakarta’s suburb areas). I have visited the village twice, first time with friends for Multiply Indonesia (the community of Multiply users in Indonesia) and for the second time with some friends for Relawan Pelangi (the Rainbow Volunteers).

People in the village are living in an extreme poverty anda in very poor health condition. There are many kind of diseases such as Elephanthis, cancer, tumor, respiratory problems, malnutrition, etc.

The condition of sanitation is very bad, they almost have no clean running water, especially in dry season. They have to take a bath in a river which has very dirty water together with buffalos.

To reach Puskesmas or Pusat kesehatan masyarakat (People’s health center) they have to rent motorcycles which is too expensive for them. It seems the authorities never give enough attention the the people of Jagabita and it’s surrounding villages in Parung Panjang district.

Therefore, the village is know as Kampung Pesakitan or Village of the sick

Actually, there is no reason of those villages to be in very poor conditions. They are located near highly developed Jakarta’s satelite cities in Tangerang Area such as Bumi Serpong Damai or Bintaro Jaya

Jagabita village and it’s surrounding villages are the ultimate proof of the failure of capitalism.

Hopefully, the Rainbow Volunteers and other communities will be able to help and support the people of those villages to rise from their poverty.

for photos please visit

Now, I am tagging anyone who read this post to make the same thing

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn