[RELAWAN PELANGI] Qurban di Jagabita

Akhirnya setelah berharap-harap cemas hari H yang dinanti para relawan Pelangi pun tiba. sesuai kesepakatan yang akhirnya berhasil dicapai

(stelah beberapa kali berubah-ubah rencana) para relawan spakat berangkat dari Masjid Agung Al Azhar ba’da subuh supaya bisa sholat Id’ Adha di Desa jagabita.

saya sendiri berangkat dari rumah janm 2:30 pagi, krn taxinya sudah sampai duluan, Alhamdulillah. krn pagi buta, sampai di Al Azhar skitar jam 3 pagi.

Setelah menunggu, mbak Ari dan mpers (Mbak Izoel, Mbak Yusi, Mbak Yanin dan Mbak Ani) yang lain datang, disusul teman2 dari Relawan Pelangi.

Mas Ready menyusul dari Bogor

krn berangkatnya agak molor, maka kami tidak bisa sholat Id di Jagabita. Kami sholat Id di daerah BSD.

Walaupun sebelum ini pernah ke desa Jagabita dua kali, saya masih aja keder dengan jalan ke sana. Teman relawan di sebelah sudah gelisah. “Tahu kan jalannya” dia tanya beberapa kali. saya hanya bisa diam dan belagak udah tahu

Untung teman-teman di belakang bisa memberitahu supir arah yang benar. Sempat telepon-teleponan sama yang sudah sampai duluan. Jadi deh rezeki para operator seluler

sampai jagabita sekitar jam 9 kurang.

setelah seremonial oleh pak Lurah dan tokoh masyarakat, acara pemotongan Hewan Qurban pun dimulai.

Saya sendiri sebenarnya pada awalnya lumayan grogi dengan tugas yang akan dihadapi. Walaupun sudah memepersenjatai diri dari rumah dengan golok yang mirip kepunyaan para pendekar Betawi, mencincang hewan yang baru dikuliti dan dagingnya masih segar itu tentu bukan perkara mudah. Apalagi ada 3 ekor sapi dan 43 ekor kambing yang harus kami tangani.

Belum lagi relawan yang lain ada yang hanya mempersenjatai diri dengan pisau dapur yang lebih tepat utk mengupas bawang. Maklum, bukan profesi.

Lebih grogi lagi waktu tahu lokasi mutilasi atau pencincangan itu adalah madrasah yang akan diperbaiki. Sudah dialas terpal sih, tapi kan tempatnya tertutup. Sebab saya sendiri pernah masuk ke tempat jualan daging di pasar dan hampir pingsan dgn aroma di tempat itu.

Namun ternyata Alloh SWT berkehendak lain. Angin kencang yang berhembus cukup membantu para relawan melaksanakan tugas berat tersebut. Walaupun tempat itu tertutup, namun ventilasinya cukup memadai.

Namun, yang namanya kompetensi tentu tidak bisa dibohongi. Tenaga outsource dari penduduk setempat banyak sekali membantu para relawan menuntaskan tugas tersebut. Kecepatan dan ketrampilan mereka sangat mengagumkan.

Lanjutan kisah para tenaga outsource dapat dibaca di tulisan ini

Saya sendiir belum sempat membantu banyak di bagian mutilasi. Saya harus ke ruangan sebelah utk membantu mbak Icha menghitung kepala2 dan kulit2 hewan yang baru dipotong.

Alhamdulillah, berkat sistem kerja yang baik dan relawan2 yang amanah, kami terhindar dari larangan menjual kulit dan kepala hewan2 teresebut.

Tukang jagalnya juga sudah profesional, jadi aman deh

Setelah zuhur, kami berhasil menyelesaikan kegiatan mencincang dan mengepak potongan-potongan daging tersebut. Pembagian daging dipercayakan kepada para pejabat RW dan RT setempat. Hal ini adalah cara para relawan mendidik aparat2 desa utk peduli pada warga dan memegang amanah.

Alhamdulillah, walaupun cukup heboh, namun tidak ada kerusuhan atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Acara diakhiri dengan pembubaran panitia, de-briefing sejenak dan foto-foto narsis

*teuteup

Yang ingin tahu lebih banyak tentang relawan pelangi, silahkan bergabung di milis ini

http://groups.yahoo.com/group/relawan_pelangi/

Iklan

Posted on Desember 9, 2008, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. Semoga barakah buat yang menerima, barakah juga buat para relawan ya :).

  2. niwanda said: Semoga barakah buat yang menerima, barakah juga buat para relawan ya :).

    Amiin, terima kasih doanya mbak 🙂

  3. ihh serem liat foto nya spt Jawara ..bawa2 golok…..barakallah,,semoga mendapat pahala dari semua amal yang dilaksanakan di sana

  4. nunksubarga said: ihh serem liat foto nya spt Jawara ..bawa2 golok…..barakallah,,semoga mendapat pahala dari semua amal yang dilaksanakan di sana

    He he he, itu hanya nampang mbak, bukan beneran. terima kasih doanya

  5. iya ya, ga ada bau amis sedikit pun pas acara mutilasinya. btw, bukunya aman kan di tempat mas nahar? titip yo 😉

  6. ollanurasyifa said: Semangat trus y!

    Iya mbak, terima kasih

  7. aniadami said: iya ya, ga ada bau amis sedikit pun pas acara mutilasinya. btw, bukunya aman kan di tempat mas nahar? titip yo 😉

    Iya mbak, sebab ada angin kencang. Insya Alloh aman bukunya 🙂

  8. Emang ente cocok jadi PJ Qurban…..Nahar sang “Komandan Jagal” di Jagabita……..

  9. balisdjadi said: Emang ente cocok jadi PJ Qurban…..Nahar sang “Komandan Jagal” di Jagabita……..

    He he he, masih harus banyak belajar pak, kayaknya masih banyak deh yang lebih kompeten 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: