[Dari Milis] Palestina, Masalah Kaum Muslimin

Assalamualaikum, ada artikel bagus dari milis nih:

PALESTINA MASALAH KAUM MUSLIMIN

Musuh-musuh Islam senantiasa berusaha menjadikan masalah Palestina sebagai masalah rakyat Palestina dan bukannya permasalahan kaum muslimin sedunia. Diantaranya dengan mengeluarkan dan menyebarkan opini umum bahwa Permasalahan Palestina merupakan permasalahan rakyat Palestina. Ungkapan ini jika dilihat sekilas, terkesan tidak ada yang aneh. Ungkapan ini memang ungkapan yang sesuai dengan fakta, ungkapan yang benar adanya. Jika masyarakat hanya berkesimpulan seperti ini, maka itu berarti mereka sudah masuk perangkap. Mengapa? Karena ungkapan ini disebarkan agar ungkapan bahwa Permasalahan Palestina merupakan permasalahan kaum muslimin sedunia tidak tersebar menjadi opini umum dunia.

Hal ini merupakan salah satu strategi bangsa Israel. Pada tanggal 18 Maret 1978, surat kabar “Yadiut Ahronut” mengeluarkan tulisan yang berisi antara lain, “Media Massa Israel hendaknya tidak melupakan hakikat penting yang merupakan bagian dari strategi Israel dalam memerangi orang-orang Arab. Hakikat itu adalah menjauhkan Islam dari pertikaian kita dengan Arab selama 30 tahun. Kita wajib tetap menjadikan Islam dijauhkan dari medan pertikaian itu selama-lamanya.

David Ben Gurion, Perdana Mentri Israel pertama dan pendiri negara Israel mengatakan, “Kami tidak takut kepada Sosialisme, Revolusionerisme dan Demokrasi di wilayah ini. Kami hanya takut kepada Islam. Kaum muslimin adalah orang-orang yang baru bangkit dari tidur panjangnya.”

Simon Perez, mantan PM Israel mengatakan pada saat kampanye di Israel tahun 1978, “Perdamaian di wilayah ini tidak mungkin terwujud selama Islam masih mengangkat pedangnya. Pada masa depan, kita tidak akan tenang sampai Islam menyarungkan pedangnya selama-lamanya. “

Coba perhatikan surat kabar saat ini! Konflik antara Hamas dan Israel, bukan konflik Palestina melawan Israel lagi (perhatikan Kompas, Selasa 30 Desember 2008).

Kalau sudah begini, ruang lingkupnya lebih kecil lagi. Berita ini ingin membentuk opini bahwa konflik bukan lagi antara rakyat Palestina melawan Israel. Berita ini juga mengisyaratkan bahwa eksistensi negara Palestina sudah tidak ada dan yang ada eksistensi Israel.

Untuk itu, marilah kita juga sebarkan opini bahwa masalah Palestina adalah masalah kaum muslimin. Bukan masalah bangsa Arab, bangsa Palestina apalagi Hamas.


arnabgaizir. blogspot. com
arnab20.multiply. com

Semoga bermanfaat ya

Iklan

Posted on Januari 2, 2009, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. mm, perlu diliat juga tuh surat kabar yg muat berita…pro terhadap apa atau ada kekuatan siapa di balik media itu 🙂 kalo Kompas..ya tau ndiri kan…coba bandingkan dengan Republika *maap2 bukan promosi* cuma ya sebagai pembaca juga kudu cerdas pilihnya :)Menurutku Palestine bukan masalah kaum muslimin aja, bro! ini masalah dunia…tarik benang merahnya, aku lebih melihat ini agar lebih general, ini adalah masalah penindasan terhadap manusia dan suatu bangsa.

  2. puputpuspitasari said: mm, perlu diliat juga tuh surat kabar yg muat berita…pro terhadap apa atau ada kekuatan siapa di balik media itu 🙂 kalo Kompas..ya tau ndiri kan…coba bandingkan dengan Republika *maap2 bukan promosi* cuma ya sebagai pembaca juga kudu cerdas pilihnya :)Menurutku Palestine bukan masalah kaum muslimin aja, bro! ini masalah dunia…tarik benang merahnya, aku lebih melihat ini agar lebih general, ini adalah masalah penindasan terhadap manusia dan suatu bangsa.

    Iya benar mbak, memang sebagai kaum muslimin, kita diperintahkan untuk berhati-hati dalam menyampaikan berita.Masalah Palestina bahkan bisa dibilang induk dari segala macam permasalahan di dunia ini, kalau yang ini belum beres ya jangan harap semua masalah di dunia ini bakalan beres. dari kalangan non muslim juga udah banyak yang protes, bahkan yang tadinya sekutu AS seperti Inggris, itu yang saya tahu

  3. masalahnya tergantung pada sudut pandang dan pola pikir masing masing orang mas..

  4. mm, ya ku jadinya mikir gimana kalo isu palestine ini diperluas aja…bukan lagi sebagai isu kaum muslimin, tapi isu kaum manusia yg ada di bumi.Lintas agama, lintas budaya, lintas ideologi…ini masalah kemanusiaan. Mungkin efeknya bisa lebih dahsyat. Kaum muslim bisa bersatu dengan kaum non muslim 🙂

  5. @mba dew : kalo kita balik lagi ke masalah sudut pandang/persepsi ndak akan beres2 karena persepsi itu ya tiap orang beda dan ndak ada norma/aturannya. Menurutku sih…tetap aja ada “norma standar manusia untuk hidup di dunia”, seperti kemanusiaan, keadilan, kebenaran. Nah..kayanya tiap orang punya sudut pandang yg sama tuk hal ini.Sekedar berpendapat 🙂 peace ya mba 🙂

  6. dew1ekha said: masalahnya tergantung pada sudut pandang dan pola pikir masing masing orang mas..

    Terima kasih sudah menanggapi Karena itu dalam Islam kita diajarkan untuk kembali kepada Al Qur’an dan Sunnah apabila ada perbedaan pendapat diantara kita. perbedaan sudut pandang itu pasti ada, tetapi bagaimana caranya agar tidak merusak persatuan umat itu yang penting

  7. puputpuspitasari said: @mba dew : kalo kita balik lagi ke masalah sudut pandang/persepsi ndak akan beres2 karena persepsi itu ya tiap orang beda dan ndak ada norma/aturannya. Menurutku sih…tetap aja ada “norma standar manusia untuk hidup di dunia”, seperti kemanusiaan, keadilan, kebenaran. Nah..kayanya tiap orang punya sudut pandang yg sama tuk hal ini.Sekedar berpendapat 🙂 peace ya mba 🙂

    Peace juga ya :)Steven covey menyebut norma standar itu dengan sebutan Principles. kata kita sebagai orang Islam sunnatullah. bila Principles atau prinsip2 itu tidak dipatuhi pasti akan ada konsekwensinya di dunia inigitu kira2

  8. ya tetep peace ya *asang bendera putih*yup…sepakat…gimana caranya principles atau sunnatullah itu diturunkan dalam aksi/amal perbuatan

  9. puputpuspitasari said: mm, ya ku jadinya mikir gimana kalo isu palestine ini diperluas aja…bukan lagi sebagai isu kaum muslimin, tapi isu kaum manusia yg ada di bumi.Lintas agama, lintas budaya, lintas ideologi…ini masalah kemanusiaan. Mungkin efeknya bisa lebih dahsyat. Kaum muslim bisa bersatu dengan kaum non muslim 🙂

    mungkin bisa mbak, tetapi bakalan rumit sekali. orang-orang yang berbeda keyakinan tentunya beda dalam pemahaman terhadap sejarah, ideologi dan budaya. Jangan sampai nanti kita malah menyapu kotoran ke bawah karpet

  10. puputpuspitasari said: ya tetep peace ya *asang bendera putih*yup…sepakat…gimana caranya principles atau sunnatullah itu diturunkan dalam aksi/amal perbuatan

    sama-sama mbak, gimana kalau nanti kita sama-sama tanya sama orang-orang yang lebih kompeten?

  11. kopiradix said: sama-sama mbak, gimana kalau nanti kita sama-sama tanya sama orang-orang yang lebih kompeten?

    tanya apaan nih?

  12. puputpuspitasari said: tanya apaan nih?

    masalah palestina ada apa yang sebaiknya kita lakukan? jangan sampai gak berbuat apa2 tetapi juga jangan sampai terlalu nekat, dua-duanya sama gak baik ada referensi?

  13. puputpuspitasari said: referensi apanya neh?

    maksudnya kalau ada teman2 yang analisa politiknya mantab gitu, he he he. bukan cuma penggemar teori konspirasi kayak saya yang tahu banyak hal sekedar tahu tetapi kurang mendalami 😀

  14. oohhh ^.^ iya sama aku juga…di FB mungkin bisa dialog dengan Pak Eep, mas 🙂

  15. puputpuspitasari said: oohhh ^.^ iya sama aku juga…di FB mungkin bisa dialog dengan Pak Eep, mas 🙂

    Thank you, nanti saya coba deh 🙂

  16. oh jadi masalah kaum muslimin? bukan masalah israel palestina lagi? rumit bener ah.. semoga ada damai disana.. muslim kan agama damai..

  17. tintin1868 said: oh jadi masalah kaum muslimin? bukan masalah israel palestina lagi? rumit bener ah.. semoga ada damai disana.. muslim kan agama damai..

    Rasulullah SAW mengatakan bahwa kaum muslimin dimanapun berada dan apapun negaranya adalah sperti satu tubuh, jika satu merasakan sakit maka yang lain pun demikianmasalah kita semua mbak, karena kaum muslimin adalah orang-orang yang diberi amanah memakmurkan bumi ini, sehingga tidak bisa berpangku tangan ketika ada persoalan seperti di palestina iniIslam adalah agama damai itu benar, namun Islam tidak menginginkan perdamaian yang seperti menyapu kotoran ke bawah karpet atau membiarkan adanya api dalam sekam. Islam cinta damai namun siap berjuang dan berperang apabila memang benar-benar diperlukan

  18. setuju bangets…ada yang bilang, “ngapain mbantu palestin, wong disini (indonesia) aja banyak yang menderita…menurut saya, ya mbantu di Indo, juga mbantu di Palestin, karena mereka adalah muslim yang teraniaya, juga masalahnya beda karena di palestin harga diri Islam benar benar dipertaruhkan..ada lagi yang bilang, “Terkutuklah Israel, tapi Hamas juga siih…ngapain ngelawan ngelawan Israel, gak bakalan menanglah, udah ngalah aja, kasian rakyat palestina jadi menderuta…bocah bocah yang tidak berdosa jadi korban…”menurut saya, Masak sih, ada orang mau maling ke rumah kita, kita pasrah, “soklah maling euy, atuh disini simpenan saya, sok silahkan diambil…”, masak anak gadis kita diperkosa, kita pasrah aja..”sok atuh silahkan diperkosa…” harta, tanah yang kita kumpulkan akan dirampas kita pasrah, “nih atuh sekalian surat tanahnya..atuh dah asal saya jangan dibunuh ajah..”Coba jika hal ini TERJADI PADA KITA…apa yang kita lakukan? pasti MELAWAN SAMPAI MATI…enak aja…gitu kan? dan sebagai tetangga yang menyaksikan tetangganya dianiaya? masak diem aja? dalam Islam malah jika ada tetangga meski non muslim teraniaya, kita wajib membelanya dengan darah kita bahkan, apalagi yang muslim…ingat pesan Nabi tersayang pada haji beliau yang terakhir?betul gak nih pak, pikiran saya?

  19. kopiradix said: Bukan masalah bangsa Arab, bangsa Palestina apalagi Hamas.

    pertanyaan yang juga mesti dijawab: jika merdeka, siapa yang akan berkuasa di Palestina, Hamas atau Fatah?

  20. nisanajma said: setuju bangets…ada yang bilang, “ngapain mbantu palestin, wong disini (indonesia) aja banyak yang menderita…menurut saya, ya mbantu di Indo, juga mbantu di Palestin, karena mereka adalah muslim yang teraniaya, juga masalahnya beda karena di palestin harga diri Islam benar benar dipertaruhkan..

    Iya mbak, hal itu sudah saya tulis di posting yang ini Ngapain sih mikirin Palestina wong hidup kita sekarang aja udah susah

  21. nisanajma said: ada lagi yang bilang, “Terkutuklah Israel, tapi Hamas juga siih…ngapain ngelawan ngelawan Israel, gak bakalan menanglah, udah ngalah aja, kasian rakyat palestina jadi menderuta…bocah bocah yang tidak berdosa jadi korban…”menurut saya, Masak sih, ada orang mau maling ke rumah kita, kita pasrah, “soklah maling euy, atuh disini simpenan saya, sok silahkan diambil…”, masak anak gadis kita diperkosa, kita pasrah aja..”sok atuh silahkan diperkosa…” harta, tanah yang kita kumpulkan akan dirampas kita pasrah, “nih atuh sekalian surat tanahnya..atuh dah asal saya jangan dibunuh ajah..”Coba jika hal ini TERJADI PADA KITA…apa yang kita lakukan? pasti MELAWAN SAMPAI MATI…enak aja…gitu kan? dan sebagai tetangga yang menyaksikan tetangganya dianiaya? masak diem aja? dalam Islam malah jika ada tetangga meski non muslim teraniaya, kita wajib membelanya dengan darah kita bahkan, apalagi yang muslim…ingat pesan Nabi tersayang pada haji beliau yang terakhir?betul gak nih pak, pikiran saya?

    Kurang lebih begitu mbak, sayang masih banyak diantara kita yang belum paham ðŸ˜Ķ

  22. thetrueideas said: pertanyaan yang juga mesti dijawab: jika merdeka, siapa yang akan berkuasa di Palestina, Hamas atau Fatah?

    Insya Alloh nanti saya usahakan tanya pada yang lebih kompeten mas, belum sampai situ ilmunya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 큎ëĶŽė‚° ęģĩė›

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau pergi berburu, burung harus terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: