[Cerita Pendek] Kisah pertaubatan di pinggir danau


Dia mengendap-endap, kain hitam menutup wajahnya sementara tudung jaket berwarna hitam senada menutupi kepalanya.

tangannya meraba gagang belati yang terselip di pinggangnya, kini saatnya telah tiba, demikian terbersit dalam hatinya

berhari-hari dia mempertimbangkan aksinya kali ini, karena baru sekali ini dia bersiap melakukan kejahatan berencana, kejahatan yang sama yang terjadi jutaan tahun yang lalu, saat keturunan awal manusia melakukan kejahatan pertama di muka bumi ini ………..

pembunuhan

Semua terjadi karena cintanya yang tak terbalas, …….. maka dia bertekad membalas dendam

Namun,

Tiba-tiba dia merasa ragu, ……… sangat ragu. Keraguan yang menjalar perlahan di dalam dirinya ……… yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

dia pergi, menuju kendaarannya, ….

Dia membelokkan kendaraannya, pergi ke tepian sebuah danau yang luas dan dalam.

Malam itu, bulan perak bersinar pucat ….. terpantul indah di permukaan air danau yang tenang bagaikan cermin

Perlahan udara malam yang sejuk itu mengalir masuk dan keluar paru-parunya, dia rasakan hal itu sebagai nikmat, …. yang belum pernah dia rasakan sebelumnya ……….. dia rasakan udara itu menyegarkan jiwanya yang panas membara selama ini

“Tuhanku ………….ampunilah aku”

katanya lirih sambil berlutut di pinggir danau

“lindungilah hambaMu yang lemah ini dari kejahatan diriku sendiri ……….

yang sangat menginginkan apa yang sesungguhnya tidak pantas aku dapatkan ……….. “

sebagaimana pula tekad untuk berbuat jahat nekad perlahan tapi pasti memudar sebagaimana es batu mencair di bawah panasnya matahari

Matanya yang dibutakan oleh ambisi perlahan mulai terbuka ………… dan mulai bisa melihat kenyataan yang ada ….

Hatinya yang terbakar api dendam yang membara perlahan mulai mendingin bagai disirami air dingin ……..

Dia lemparkan belatinya yang tajam itu, simbol tekadnya untuk berbuat jahat ………

ke danau yang dalam itu, …………… sebagaimana Girflet, atas perintah King Arthur, melemparkan pedang Excalibur ke danau

Tanda taubat nasuha yang dia lakukan, bersumpah untuk tidak lagi tergoda untuk melakukan perbuatan jahat dan nekat …… untuk kembali meniti jalan yang lurus

air mata penyesalan tak henti mengalir dari matanya, …. saat dia kembali ke tempat tinggalnya ……….

Suara adzan subuh perlahan mengetuk gendang telinganya, dia pergi ke surau terdekat untuk melaksanakn kewajiban dan mohon ampun pada Rabb-nya yang Maha Pengasih Maha Penyayang, Maha Menerima Taubat siapapun yang mau bertaubat

Setelah pulang dari surau, ……. sesudah melantunkan seluruh doa yang dia bisa, terasa lega dan ringan seakan-akan beban berat sudah terangkat dari punggungnya ….

Kehangatan surya pagi menyapanya, seakan-akan sinar itu menepuk lembut bahunya, seperti suatu persetujuan akan pertaubatannya……… diapun tersenyum ……

dalam perjalanan pulang, terdengar lantunan lagu dari gang dekat tempat tinggalnya, ….

………… kau reguk habis semua doa-doa dari surau depan rumah yang kau sewa, …… tak terasa surya duduk di kepala, ………. adzan subuh masih di telinga ………..

Iklan

Posted on September 23, 2009, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Yeuh!

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: