Monthly Archives: Februari 2010

[Puisi] Anugerah dan Amanah


begitu banyak keinginan manusia
harta, tahta, kata dan cinta
sebagai penghias kehidupan fana
di atas pentas kehidupan bernama dunia

namun mereka terkadang lupa
bahwa di sebalik segala yang indah
selalu ada tanggung jawabnya
yang berat tiada terkira

apalagi saat hawa nafsu membabi buta
menginginkan anugerah dunia
yang semakin banyak setiap harinya
tanpa peduli bagaimana caranya

sesungguhnya semua anugerah akan ditanya
bagaimana dipergunakan selama di dunia
khusus harta dua pertanyaanya
dari mana dan untuk apa

amanah dibalik setiap anugerah
akan berubah jadi musibah
bila tidak dikelola dengan seksama
dengan nurani yang bening terjaga

semoga anugerah ini menjadi berkah
dan kita sebagai penerima
mampu menjaga amanah
agar selamat dunia akhirat

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu ?” Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka. (Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) dan yang memohon ampun pada waktu sahur”
(Ali Imran, 3 : 14-17).

Semoga bermanfaat

gambar dari situs yang ini

[Puisi] Satu Kata

satu kata

berjuta makna
beragam artinya
unsur yang membentuk kalimat sempurna
penuh hikmah bijaksana

satu kata

terkadang bisa menghibur di kala duka
menyembuhkan luka – luka
membakar semangat juang
atau menegakkan kebenaran

satu kata

terkadang bisa membawa bencana
sering juga membuat terlena
hingga pada akhirnya
penyesalan tak terkira

satu kata

bisa berubah menjadi apa saja
tergantung penafsirnya
bisa membawa ke surga
atau menjerumuskan ke neraka

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah
membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon
yang baik, akarnya kuat dan cabang menjulang ke
langit.” [QS. Ibrahim:24]

[Puisi] Kedamaian dalam rinai hujan



Rain and tears, are the same

but in the sun
you’ve got to play the game

When you cry
in winter time
you can pretend
it’s nothing but the rain

Kekasihku,

saat hujan deras menerpa tubuhku
tidak kuasa kuhentikan diriku
untuk bermain di bawah belaian lembutnya
untuk menyembuhkan semua luka

Kekasihku,

ketika kucuran air dari atap rumah
mengucur melimpah ketanah
kubasuh mukaku dengan air itu
manis terasa di mulutku

Kekasihku,

hujan kali ini sungguh berbeda
seakan mengerti isi hatiku yang luka
iramanya mengiringi langkah kaki ini
membasahi jalanan yang gelap dan sepi

Kekasihku,

mungkin kau tak kan mengerti
apa yang kurasakan saat ini
namun cukuplah sang hujan yang menemani
sebagai ganti dirimu di sini

Kekasihku,

dalam kegelapan malam
dan rinai hujan
tiada guna berpura-pura
curahkan seluruh tangisan jiwa

Kekasihku,

Biarlah hangat air mata
bercampur dingin air hujan
keduanya mengalir bersama
melarutkan semua luka yang masih dirasakan

Kekasihku,

Saat itulah aku baru menyadari
karunia Allah SWT yang satu ini
hujan yang sering dihujat banyak orang
kali ini benar-benar memberiku kedamaian

Terinspirasi lagu Rain and Tears by Demis Roussos

[Puisi] Dan Gunung pun menangis



“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-Araf [7]: 96)


dan gunung pun menangis

seiring pohon pohon yang menjerit
saat ditebang habis
untuk proyek-proyek mafia kapitalis
yang gila harta dan doyan duit

dan gunung pun menangis

saat tak lagi bisa memeluk hujan
saat datang membawa kehidupan
hingga air yang penuh keberkahan
hanya bisa mengalir percuma ke dataran

dan gunung pun menangis

saat tak lagi bisa menahan tanahnya
yang telah digunduli pepohonannya
sehingga terjun bebas ke bawah sana
penduduk desa yang malang pun jadi korbannya

dan gunung pun menangis

saat para penduduk menjerit
karena datang tanah longsor yang menghimpit
hanya karena banyak manusia tidak lagi memegang amanah
mengolah alam dengan serakah

dan gunung pun menangis

ketika manusia tak lagi bertakwa
bahkan cenderung pada perbuatan-perbuatan durjana
padahal jika mereka beriman dan bertakwa
maka akan timbul berkah yang tiada taranya

dan gunung pun menangis

saat bencana tak bisa dihindari
hingga banyak manusia yang pergi
untuk tidak akan pernah kembali
ke dunia fana ini lagi

Aku hanya bisa terpana
mendengar tangisan gunung yang perkasa
tiada mampu berbuat apa-apa
karena aku juga korban peradaban durjana
yang tidak kenal bahasa kecuali harta benda


“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali.” (QS. AR-Ruum [30]: 41).

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun


Puisi sederhana yang didedikasikan untuk saudara2 yang tertimpa tanah longsor di Ciwidey dan sekitarnya,

semoga bermanfaat dan bisa menggugah kesadaran kita semua bahwa alam ini adalah amanah

[Renungan Cinta] Cinta Lelaki Sejati

Cinta lelaki sejati
bukan hanya menemukan masalah menemukan objek yang dicintai
bukan sekedar hasrat menggebu saat bertemu pertama kali
bukan pula sebuah obsesi yang membuatnya buta mata buta hati
bukan pula yang membuatnya tergila-gila hingga lupa diri

Cinta lelaki sejati
adalah suatu jenis seni
yang hanya dapat dilakukan karena dipahami
oleh seorang pencinta sejati
yang benar-benar memahami SENI MENCINTAI

Cinta lelaki sejati
bukanlah perasaan lemah yang menuntut kepuasan dan dipahami
namun lebih merupakan kekuatan sejati
yang siap menerima dan memahami
serta lebih banyak berkorban dan memberi

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang memberi karena peduli
adalah cinta yang peduli karena rasa tanggung jawab pada yang dicintai
tanggung jawab yang diimbangi penghormatan
dan penghormatan yang timbul karena dalamnya pengetahuan

Cinta Lelaki sejati
bagai butir intan permata
diantara arang dan batu bara
walau terbuat buat dari bahan yang sama
namun sangat berbeda cara mengolahnya

Cinta lelaki sejati
adalah benteng kukuh dan rumah yang nyaman untuk ditinggali
untuk ksejehtraaan orang yang dicintai
bukan pasir penghisap yang menelan yang dicintai
dalam lautan obsesi gila tak bertepi

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang menyatukannya dengan yang dicintai
dengan tetap menunjung tinggi integeritas pribadi
bukan cinta yang membuatnya terasing dari yang dicintai
dari sesama manusia, dari kehidupan dan dirinya sendiri

Cinta lelaki sejati
bagai bahtera Nabi Nuh penyelamat dalam banjir
bukanlah rakit rapuh penuh kebocoran
yang tidak mungkin selamat sampai ke pantai tujuan

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang membuat sang pencinta berkata
setengah bersumpah

aku mencintaimu dalam diri semua manusia
aku mencintaimu dalam diri semua yang hidup
dan aku mencintaimu dalam diriku sendiri

(If I can say to somebody else, “I love you,” I must be able to say, “I love in you everybody, I love through you the world, I love in you also myself.”)
Erich Fromm, The Art of Loving

Cinta lelaki sejati
adalah cinta yang membuatnya
mencintai Rabb-nya sepenuh hati
memberkahi sesama manusia tanpa pamrih
serta terus meningkatkan kualitas diri

Inspired by:

The Art of Loving – Erich Fromm

SEFT – Ahmad Faiz Zainuddin

Notes yang ini

Ringkasan The Art of Loving

[Renungan Cinta] Menulislah dengan cinta

menulislah dengan cinta
tulislah apa yang kau rasakan
jangan perdulikan segala kekakuan aturan
jangan takut berbuat kesalahan

menulislah dengan cinta
cinta yang kau rasakan
cinta yang kau inginkan
cinta yang engkau cita-citakan

menulislah dengan cinta
biarkan media yang rindu
curahan dari hatimu
terpuaskan bagai tersiram air danau biru

menulislah dengan cinta
biarkan cinta memenuhi kertas tulismu
biarkan jari jemarimu menari beradu
mengekspresikan dalamnya perasaanmu

menulislah dengan cinta
biarkan para pembaca tulisanmu
merasakan lepasnya dahaga yang mengharu biru
kehidupan yang penuh deru dan debu

menulislah dengan cinta
biarkan cinta menghangatkanmu
mencairkan kebekuan hatimu
yang lama sudah keras membatu

menulislah dengan cinta
biarkan energi cinta yang tersimpan di hatimu
memancar dan menghangatkan pembaca tulisanmu
sehingga memberi mereka kehidupan baru

Semoga bermanfaat, Jakarta 24 Februari 2010

[Puisi] Perpisahan

Perpisahan ….

saat dua sahabat saling melambaikan tangan
diiring hangatnya air mata yang berderaian
saat keduanya berpisah di simpang jalan
setelah bertahun bersama mengarungi kehidupan

Perpisahan ….

Saat takdir berkata dan menentukan
kebersamaan tak lagi bisa dilanjutkan
hati menjerit memberontak hendak melawan
apa daya tiada daya dan kekuatan

Perpisahan ….

Tajam pedang sang waktu tak bisa ditahan
Menyayat tanpa sedikitpun memberi ampunan
menebas eratnya jalinan persahabatan
hingga terjadilah perpisahan

Perpisahan ….

Bukan alasan untuk larut dalam kepedihan
apalagi untuk mengakhiri kehidupan
perpisahan juga bisa merupakan keberuntungan
walaupun hasil yang diharapkan belum kelihatan

Perpisahan …….

adalah juga suatu pilihan
walaupun terkesan dipaksakan
pilihan itu terletak pada penyikapan
apakah ditolak atau diterima dengan hati yang lapang

Perpisahan ….

Perpisahan adalah bagian dari kehidupan
walaupun terkadang mencabik perasaan
namun bila diterima dengan hati yang lapang
hikmah kebijaksanaan menanti di ujung jalan


Malaikat Jibril datang kepada Nabi SAW, lalu berkata “Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti diganjar, dan cintailah siapa yang kau sukai namun kau pasti akan berpisah dengannya, ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya pada orang lain.”(HR. Athabrani)

Semoga bermanfaat, Jakarta, 24 Februari 2010

terinspirasi dari Nasyid-nya Brother, Perpisahan

[Puisi] Pesan dari Sang Hujan



[2.22]. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan buatmu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah padahal kamu mengetahui.

Sesungguhnya aku, sang hujan

adalah cara air menembus permukaan bumi
menumbuhkan benih-benih yang terpendam
sehingga tumbuh mekar bersemi
menambah semarak keindahan alam

Namun bila aku,

dihambat aspal, semen dan bahan-bahan lain
sehingga aku tak bisa meresap ke dalam tanah
sama sekali tak ada pilihan bagiku
kecuali terus mengalir ke tempat yang rendah

Dan ….

bila banjir bandang pun menggulung kotamu
bila tanah longsor menimbun desamu
bila engkau dan keluargamu kehilngan harta bahkan nyawa
sungguh itu semua bukan kesalahanku

karena itulah wahai manusia ..

Cintailah aku

bukan keinginanku berada di sini
bukan kemauanku turun membasahi bumi
bukan pula aku yang meminta diciptakan
seperti ini

Cintailah aku

dengan menjaga lingkunganmu
aku hanya menuruti perintahNya
untuk turun di tempat yang ditentukan olehNya

Wahai manusia,

Allah SWT telah mengatur diriku sedemikian rupa
sehingga aku menjadi rahmat bagi semesta
tanaman, binatang dan manusia

Namun,

ternyata engkau sebagai makhluk paling mulia
ternyata kau rendah hinakan derajat sehingga hina
lebih rendah dari binatang melata
serakah, tamak dan durjana

Apabila azab ujian bala menimpa
sungguh salahkan dirimu wahai manusia
bertaubatlah dan kembalilah segera
kepadaNya yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

aku, sang hujan, akan menghapus semua derita dukamu
saat kau merasakan belaian lembutku
mendinginkan hawa panas di hatimu
mendamaikan jiwa dan kehidupanmu

Namun,
aku hanya bisa melakukannya
hanya apabila kau tunduk pada Penciptaku
yang juga Penciptamu


Apakah kamu tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diatur-Nya menjadi sumber-sumber di bumi kemudian ditumbuhkannya-Nya dengan air itu tanaman-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu Kami melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal. (QS.Az-Zumar – 39:21)

Semoga bermanfaat

More info please read:

Fenomena Hujan dalam Al Quran

Tafsir Tematik: Dia Menurunkan hujan dari langit

[Puisi] Organ Tubuh Syuhada Palestina

Organ tubuh manusia

karunia yang tak ternilai harganya

nikmat yang luar biasa
sekaligus amanah nan berat tak terkira

dengan organ-organnya
manusia bisa bergerak dan berusaha
belajar dan bekerja dengan gembira
sehingga meningkat kualitas hidupnya

Namun, nun jauh di sana, Palestina
di tanah tempat para nabi pernah berada
penuh sejarah nan dalam bermakna
dan keberkahan yang tiada taranya

orang-orang berjiwa suci nan mulia
hilang lenyap entah kemana
bertahun tiada kabar berita
seakan bumi menelan mereka

kini terkuak sebagian misterinya
ternyata mereka diambil organ tubuhnya
demi menyambung hidup kaum durjana
yang takut mati karena cinta dunia

Si durjana setelah mendapat organ curian
bagai hantu yang kembali bangkit dari kematian
menebar lebih banyak teror dan kehancuran
sebagai tanda jiwa yang penuh kenistaan 

Namun, sungguh Allah Maha Kuasa
tiada ada yang bisa mencegahNya
menempatkan ruh mereka yang tercabik organ-organ tubuhnya
di SyurgaNya yang tinggi lagi mulia

Walau tubuh mereka tercabik-cabik tangan2 durjana 
yang berlumur darah orang-orang tak berdosa 
sehingga hilang lenyap organ-organ tubuhnya
Semoga ruh mereka sudah berada di dalam keridho-anNya

sehingga tiada lagi sakit dan perih di rasa 
berganti nikmat tiada terkira 
kebahagiaan yang tiada taranya 
dalam naungan perlindunganNya

Tugas kita melanjutkan perjuangan mereka 
melawan manusia-manusia durjana 
yang haus darah gila kuasa 
menganggap sesama manusia sekedar permainan belaka

ALLAHU AKBAR!!!!!!

Terinspirasi dari berita perampokan organ-organ tubuh para syuhada Palestina oleh Zionis Israel Laknatullah, berita ada di blog yang satu ini

Warning: banyak gambar-gambar mengerikan, disarankan tidak dilihat oleh yang tidak kuat melihat darah dan sejenisnya

Semoga bermanfaat

[Sahabat Peduli] Bantu Fikri untuk sembuh

Forward dari notes YSPG yang ini

Beberapa waktu yang lalu Sahabat Peduli mendapat email khusus mengenai keadaan Abdullah Ichsanul Fikri anak dari pasangan Ngabdu Salam dan Ani Purwaningsih, Bapak Ngabdu saat ini bekerja sebagai buruh dekorasi dan bertempat tinggal di Jln. Duri Kosambi, Cengkareng – Jakbar.

Fikri di diagnosa mengalami kerusakan empedu, dan saat ini kondisinya memburuk, pembuluh darah pecah dan tinja mengeluarkan darah. Posisi keluarga Fikri di Poli Anak RSCM, sebelah kanan Ruang Rawat Sehari dekat pintu keluar RSCM.

Alhamdulillah tahap pertama bantuan telah disalurkan dari dana himpunan Infaq dan Shadaqoh yang terhimpun dari donatur Sahabat Peduli yang di terima langsung oleh Bpk. Ngabdu (orang tua fikri)

Kondisi akhir yang kami update “kondisi fikri harus di endoskopi yang tadinya akan di pindah ke RS MH thamrin ternyata di tunda sampai tahap pemeriksaannya selesai karena kemarin pembuluh darah pecah dan mengotori saluran cerna sehingga tinja mengeluarkan darah dan kondisi perut yang kembali membesar, maka fikri diminta puasa 2 hari”

Mari bantu fikri; untuk kembali melihat senyum mungil dan keceriaan buah hati Bpk Ngabdu dan Ibu ani, meringankan beban untuk keduanya, menyisihkan dari rizki yang kita dapat; sekecil apapun bantuan yang dapat kita berikan, saat ini fikri masih menanti uluran tangan dari Sahabat.

Bantuan Donasi “Mari bantu Fikri”
Melalui rekening a.n Yayasan Sahabat Peduli :
Bank Central Asia (BCA) KCU Cipete Acc No. 218 303 800 1
Bank Syariah Mandiri KC Pondok Indah Acc No. 004 016 800 4

Konfirmasi dana bantuan, seputar informasi mengenai data pasien (bila di perlukan)
Iroel : 0818 0666669
Arie Bilantara : 0812 852 8270
Ririn Probo : 0816 113 5375
Kosi : 0812 851 0372 / 021 – 273 53 174 (Heri)

Berikut detail kondisi fikri :
Abdullah Fikri (18 bulan) hanya bisa berbaring. Bayi penderita atresia bilier atau tidak terbentuknya saluran empedu ini tidak bisa menjalani prosedur kasai atau cangkok hati lantaran kekurangan biaya.

”Kami tidak bisa membayar biaya cangkok hati karena tidak punya uang,” ucap Ani Purwaningsih (32), ibunda Fikri, Jumat (12/2). Biaya tindakan ini antara Rp 40 juta dan Rp 50 juta atau lebih murah dibandingkan cangkok hati yang memakan biaya sekitar Rp 1 miliar. Untuk Fikri, prosedur kasai sudah terlambat dilakukan.

Saat ini, Fikri menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Tim dokter juga tidak bisa berbuat banyak lantaran atresia bilier yang dialami Fikri sudah telanjur parah. ”Kalau melihat kondisi Fikri, kami tidak bisa lagi menerapkan prosedur kasai. Fikri harus segera menjalani cangkok hati,” kata Dr Hanifah Oswari SpA(K), dokter yang menangani Fikri.

Prosedur kasai adalah tindakan medis untuk penderita atresia bilier, yang dilakukan sebelum cangkok hati. Prosedur ini bisa dilakukan saat penyakit dideteksi dini. Pencangkokan hati untuk Fikri perlu segera dikerjakan untuk menyelamatkan nyawanya.(Kompas)

================
Sahabat Peduli mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan dari para donatur dan hanya Allah yang mampu membalas segala niat dan bantuan yang diberikan, semoga Allah menggantinya dengan segala bentuk kemudahan “Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya”. Semoga kita termasuk hamba yang selalu dekat dengan pertolongan Allah. Aamiin.

Wassalam,
Yayasan Sahabat Peduli
http://pelangiers.multiply.com

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn