[Lomba Menulis Teman Maya] Belajar kerelawanan bersama Bang Gaw

Saya pertama kali mengenal Bayu Gawtama yang lebih akrab dipanggil bang Gaw dari MP beliau dan langsung suka dengan tulisan-tulisan yang diposting. Kesempatan kopdar pertama, yaitu pada acara Lebaran bareng anak yatim, terlewatkan karena saya sakit cukup parah pada waktu menjelang Idul Fitri tahun 2008 lalu. Saya baru bisa bertemu dengan bang Gaw di masjid Al Azhar pada waktu persiapan Qurban bersama Relawan Pelangi tahun 2008 di desa Jagabita. Desa tersebut terkenal sebagai Kampung Pesakitan karena banyak sekali orang-orang yang terserang berbagai macam penyakit seperti TBC, liver, kaki gajah dan sebagainya. Anak-anak penderita gizi buruk di kampung-kampung di daerah itu mencapai ratusan orang. Para anggota relawan pelang sendiri sekarang mendirikan Yayasan Sahabat Peduli Generasi Mandiri. Kegiatan pertama Yayasan tersebut adalah Life Skill Camp 1 di Desa Wisata, Taman Mini. Saya sendiri berkesampatan mempraktekkan ilmu Spiritual Emotional Freedom Technique pada para peserta pelatihan tersebut, terutama yang sedang jatuh sakit. Kisahnya bisa dibaca di tulisan yang ini. Selain itu, saya juga sempat kopdaran dengan Bang Gaw di luar Jakarta, yaitu saat gempa besar melanda kota Padang beberapa waktu yang lalu. Saat itu kami sama-sama bertugas menjadi relawan, namun beda pekerjaan. Saya sendiri ditugasi sebagai relawan bagian recovery, yaitu tim Trauma healing dengan beberapa teman alumni pelatihan SEFT.

Bang Gaw juga pernah mengatakan bahwa “Kita tidak akan pernah kehilangan kesempatan untuk berbuat baik kepada orang lain. Dengan cara apapun yang kita bisa, sekecil apapun, selalu niatkan untuk terus meringankan beban orang-orang di sekitar kita. Sebab, kita tidak akan pernah tahu kapan kita memerlukan bantuan orang lain. Dan disaat kita benar-benar memerlukan, akan ada ‘malaikat-malaikat’ yang datang menawarkan bantuan.” Hal itu terbukti saat seseorang menanyakan pada bang Gaw mengapa belum menulis lagi, padahal saya penggemar tulisan-tulisan anda. Bang Gaw bilang saat itu laptop-nya rusak karena dipermainkan anaknya. Orang itu mengajak bang Gaw ke sebuah toko komputer dan tiba-tiba memintanya memilih sebuah laptop yang dia inginkan. Benar-benar merupakan suatu keberuntungan yang tidak merupakan kebetulan. Bisa jadi hal itu merupakan pencairan energi positif yang sudah dikumpulkan Bang Gaw selama ini. Selain itu, keberuntungan itu juga didukung oleh background Bang Gaw yang pernah menjadi wartawan sehingga tulisan-tulisannya dibaca dan diminati banyak orang.

Ketrampilan Bang Gaw dalam menulis telah membuatnya mampu menghasilkan beberapa buah buku dengan judul kontemplatif, seperti Tangan Allah di seutas tali, Lelaki 11 Amanah, Berhenti Sejenak dan beberapa yang buku lain. Buku Tangan Allah di seutas tali terinspirasi pada pengalaman Bang Gaw sendiri. Saat itu Bang Gaw dan beberapa relawan emergency dari ACT sedang bertugas di suatu daerah yang dilanda banjir. Saat membawa pengungsi, perahu mereka hanyut dan hampir terbawa ke sebuah sungai yang besar dan deras sehingga kemungkinan selamat sangat kecil. Saat itulah mereka berpegangan pada tali jemuran yang tipis namun entah kenapa tali itu cukup kuat untuk menahan berat perahu karet tersbut. Padahal arus banjir sangat kuat seakan hendak menyeret perahu itu ke sungai. Pada keesokan harinya, tali itu putus saat digunakan beberapa anak sekolah untuk menyebrang. Sungguh, kekuasaan Allah SWT jauh melebihi dan melampaui akal dan logika manusia.

Menurut bapak Jamil Azzaini, seorang trainer senior dari Kubik Leadership, apabila seseorang berbuat baik, kebaikan itu akan tersimpan dalam bentuk energi positif. Suatu saat energi positif itu akan cair dalam bentuk harta (uang/kekayaan) tahta (kedudukan), kata (ilmu pengetahuan) dan cinta (kasih sayang dari sesama). Sebaliknya, jika kita berbuat keburukan, hal itu akan tersimpan dlm bentuk energi negatif. Suatu saat energi tersebut akan cair dalam bentuk musibah, bencana dan hal-hal buruk lainnya.

Bang Gaw juga merupakan salah satu penggagas program Universitas Kerelawanan, suatu program edukasi relawan yang diadakan oleh Aksi Cepat Tanggap. Program ini bertujuan mengedukasi para relawan agar memiliki motivasi, spirit dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk melakukan tugas-tugas kerelawanan di lapangan. Baik di dalam lokasi bencana ataupun di luar. Sesungguhnya, kerelawanan adalah bagian yang penting dari gaya hidup seseorang yang ingin meraih kesuksesan dan keberkahan baik di dunia dan akhirat.

Menurut Bang Gaw, keterpanggilan adalah sarat utama menjadi relawan. Seseorang bisa saja memiliki segudang keterampilan dan kemampuan yang lebih dari cukup dan bahkan diatas rata-rata kebanyakan orang lain. Tetapi apabila tidak merasa tersentuh oleh keadaan sekitar, tidak merasa terpanggil oleh peristiwa kemanusiaan meskipun berlangsung di depan matanya maka takkan pernah terukir jejak kerelawanan di dirinya. Namun, apabila keterampilan dan kemampuan yang dimilikinya minim atau bahkan tidak ada, yang terjadi adalah dia malah merepotkan para relawan yang lain. Alih-alih membantu, dia malah yang harus dibantu, bahkan mungkin sampai terpaksa harus dipulangkan. Kekuatan emosi yang timbul dari keterpanggilan tadi harus disalurkan dengan mempelajari ketrampilan dan melatih kemampuan yang dibutuhkan oleh seorang relawan. Tulisan lengkapnya bisa dibaca di situs ini. Brosur Universitas Kerelawanan dapat dilihat di album yang ini.

Bang Gaw pun pernah menasihati saya saat curhat soal patah hati karena ditolak sesama anggota sebuah komunitas yang saya ikuti. Kata Bang Gaw dengan gaya betawinya “Har, ente kalau mau pergi ke luar negeri lihat kemampuan. Mungkin ente mau ke Prancis tapi gak bisa bahasa Prancis dan gak punya cukup duit. Mungkin ente mau ke Spanyol, walaupun bisa bahasa Spanyol, tapi gak punya cukup ongkos. Kenapa gak coba ke Malaysia, ente kan bisa bahasanya dan ongkosnya terjangkau.” Suatu nasihat yang bijak dan alhamdulilah bisa saya terima dengan baik sehingga beban di hati pun terlepaskan dengan lega. Sebagai sesama penggemar Ebiet G. Ade, saya dan Bang Gaw pun akhirnya nyanyi bareng “cinta yang kuberi, sepenuh hatiku, entah yang kuterima aku tak peduli … dst. Belakangan, saya baru tahu makna dalam yang terkandung dalam lagu tersebut. Tulisan tentang makna lagu itu ada di sini.

Berkat bang Gaw pula, saya pun semakin yakin bahwa pilihan saya untuk mengambil jalur pengabdian di bidang sosial
dan kerelawan tidaklah salah, Insya Allah. Melalui pengabdian pada sesama, cinta itu pun akan mewujud dengan sendirinya. Energi cinta yang terpancar dari luka batin patah hati mewujud dalam pekerjaan sosial kemanusiaan dalam dunia kerelawanan. Erich Fromm, seorang filsuf, sosiolog dan ahli psikoanalisa dari Jerman pernah mengatakan “Jika aku berkata aku mencintaimu, maka sesungguhnya aku mencintaimu dalam diri semua manusia, dalam diri semua yang hidup dan dalam diriku sendiri”. Bahwa sesungguhnya kekasihmu berada dalam diri setiap manusia dan engkau akan selalu bisa berbuat baik dan memberi kepada kekasihmu melalui diri setiap orang. Kekasihmu mungkin tidak mengetahui kebaikan-kebaikanmu dengan sesama manusia, mungkin dia tidak akan pernah tahu. Namun, pancaran energi kebaikan itu cepat atau lambat akan mencapainya, mengetuk lembut pintu hatinya dan bukan tidak mungkin keajaiban demi keajaiban akan terjadi. Keajaiban yang tidak dapat dijelaskan dengan logika atau kata-kata. Begitu banyak orang-orang yang menderita di negeri ini sehingga kita tidak akan pernah kekurangan kesempatan berbuat kebaikan. Sehingga, bukanlah penderitaan mereka yang perlu kita tangisi namun ketidakmampuan atau keengganan kita melakukan yang terbaik untuk merekalah yang seharusnya kita sesali. Sebagaimana sering diucapkan bang Gaw, “kita memang sudah berbuat baik, tetapi masih banyak hal baik yang belum kita perbuat”.

Semoga bermanfaat

Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti Lomba Menulis Tentang Persahabaan di Dunia Maya yang diadakan oleh Mbak Dewayanie

Jangan ragu ikut lomba menulis di internet, menang atau kalah sama- sama anugerah

Posting sambil menyenandungkan lagu Ebiet G. Ade – Apakah ada bedanya

Apakah ada bedanya hanya diam menunggu
dengan memburu bayang-bayang? Sama-sama kosong
Kucoba tuang ke dalam kanvas
dengan garis dan warna-warni yang aku rindui

Apakah ada bedanya bila mata terpejam?
Fikiran jauh mengembara, menembus batas langit
Cintamu telah membakar jiwaku
Harum aroma tubuhmu menyumbat kepala dan fikiranku

Di bumi yang berputar pasti ada gejolak
Ikuti saja iramanya, isi dengan rasa
Di menara langit halilintar bersabung
Aku merasa tak terlindung, terbakar kegetiran
Cinta yang kuberi sepenuh hatiku
Entah yang kuterima aku tak peduli,
aku tak peduli, aku tak peduli

Apakah ada bedanya ketika kita bertemu
dengan saat kita berpisah? Sama-sama nikmat
Tinggal bagaimana kita menghayati
di belahan jiwa yang mana kita sembunyikan
dada yang terluka, duka yang tersayat, rasa yang terluka
Iklan

Posted on Oktober 28, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 24 Komentar.

  1. Subhanallah, so insipiratif….Saya juga ngefans sama tulisan2 pak Gaw dan lirik lagu2 Ebiet. Anyway thank u mas Nahar sdh menjadi kunci pembuka lomba…. 🙂

  2. Kereeeen…semoga menang ya mas

  3. Kereeeen…semoga menang ya mas

  4. *tercenungBenar – benar tersentuh, Yaps, selamat pagi Bang Nahar…..syukron udah di kasih ‘ sarapan ‘ pagi yang enak 🙂

  5. Subhanallah..sahabat yang bukan saja klik, tapi menularkan empati, mengingatkan ketika rapuh dan menenangkan saat gelisah. No wonder if you feel click w Bang Gaw. Tiap baca tulisannya aja airmata sy ikut meleleh.

  6. subhanallah…. what a wonderful friend you got in this cyber world….. beruntung sekali mas nahar

  7. dewayanie said: Subhanallah, so insipiratif….Saya juga ngefans sama tulisan2 pak Gaw dan lirik lagu2 Ebiet. Anyway thank u mas Nahar sdh menjadi kunci pembuka lomba…. 🙂

    sama-sama mbak, semoga bermanfaat ya, beruntung kita punya teman yang tulisan2nya menggugah.

  8. natayacr said: Kereeeen…semoga menang ya mas

    Amiiin, terima kasih doanya mbak

  9. dhaimasrani said: *tercenungBenar – benar tersentuh, Yaps, selamat pagi Bang Nahar…..syukron udah di kasih ‘ sarapan ‘ pagi yang enak 🙂

    sama sama, terima kasih juga apresiasinya, semoga bermanfaat ya.

  10. vi3nzz said: Subhanallah..sahabat yang bukan saja klik, tapi menularkan empati, mengingatkan ketika rapuh dan menenangkan saat gelisah. No wonder if you feel click w Bang Gaw. Tiap baca tulisannya aja airmata sy ikut meleleh.

    iya mbak, Bang Gaw juga bilang bahwa jika setiap tempat adalah sekolah, maka setiap orang adalah guru. Insya Allah jika kita punya paradigma seperti itu hidup ini akan lebih indah dan berkah

  11. intan0812 said: subhanallah…. what a wonderful friend you got in this cyber world….. beruntung sekali mas nahar

    Amiin, semoga beliau pun mendapatkan berkah dan pahalanya,

  12. natayacr said: Kereeeen…semoga menang ya mas

    Amiiin, terima kasih doanya mbak

  13. Subhanallah….persahabatan yang keren *terharu*

  14. redchrysant said: Subhanallah….persahabatan yang keren *terharu*

    Alhamdulillah mbak, mohon doanya agar persahabatan kami langgeng dan diberkahi olehNya

  15. linknya ada ya punya bang Gaw.. pengen kenal..:)

  16. ooo facebook ya.. MP nya da gak ?

  17. cambai said: ooo facebook ya.. MP nya da gak ?

    MP-nya ada mbak, saya kenal beliau dari MP tapi jarang di-update lagi, biasanya sekarang tulisan2nya ada di Facebook. kalau mau mampir ke MP-nya bisa ke: http://gawtama.multiply.com/

  18. cambai said: linknya ada ya punya bang Gaw.. pengen kenal..:)

    bisa mampir ke FB beliau mbak, lebih aktif di sana dia sekarang

  19. kopiradix said: “Har, ente kalau mau pergi ke luar negeri lihat kemampuan. Mungkin ente mau ke Prancis tapi gak bisa bahasa Prancis dan gak punya cukup duit. Mungkin ente mau ke Spanyol, walaupun bisa bahasa Spanyol, tapi gak punya cukup ongkos. Kenapa gak coba ke Malaysia, ente kan bisa bahasanya dan ongkosnya terjangkau.”

    emmmm kesimpulannya apa nih mas ? disuruh nyari calon dari malaysia gitu ? *nyengir…. ^___^V

  20. cambai said: emmmm kesimpulannya apa nih mas ? disuruh nyari calon dari malaysia gitu ? *nyengir…. ^___^V

    He he he, kesimpulannya suruh cari yang mampu dijangkau Uni .. habis yang itu ketinggian buat saya, seperti pungguk merindukan bulan. Padahal kan cinta setengah mati sama dia

  21. kopiradix said: Padahal kan cinta setengah mati sama dia

    cinta didapat setelah menikah mas nahar..itu jauh lebih indah..percayalah dengan saya… ^_^

  22. cambai said: cinta didapat setelah menikah mas nahar..itu jauh lebih indah..percayalah dengan saya… ^_^

    begitu ya .. he he he, maklum belum pengalaman jadi tidak tahu. Insya Allah amiin, terima kasih info dan doanya .. 😀

  23. ikutan baca ya mas…. elamat tulisannya jadi juara juga ya… (“,)

  24. dieend18 said: ikutan baca ya mas…. elamat tulisannya jadi juara juga ya… (“,)

    silakan, terima kasih ucapan selamatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: