[Self Improvement] Lingkaran Setan Komunikasi

Kita perlu mensyukuri semakin tingginya antusiasme masyarakat untuk berbagi dalam hal materi. Terbukti dari banyaknya bantuan yang mengalir ke beberapa daerah bencana seperti Wasior, Mentawai dan Merapi. Namun, yang kita rasakan masih kurang adalah antusiasme untuk saling berbagi pengertian dan pemahaman.

Manusia adalah makhluk yang lebih didominasi emosi daripada logika. Buktinya, masih banyak orang yang tidak menjalankan pola hidup sehat karena kalah dengan keinginan untuk menikmati zona nyaman. Banyak pula orang enggan mendengarkan dengan jelas apa yang dimaksud lawan bicaranya sehingga yang terjadi adalah Salah Paham. Salah paham bisa menguras energi kita dan membuat kita dan lawan bicara menjadi frustasi.

Arvan Pradiansyah, dalam sebuah talkshow di sebuah radio swasta pernah menjelaskan prinsip-prinsip yang harus diperhatikan untuk menghindari dan meminimalisir salah paham.

1. Kebutuhan emosi tertinggi dari manusia adalah DIMENGERTI dan DIPAHAMI. Orang marah apabila lawan bicaranya tidak mengerti apa yang dia maksudkan. Kemarahan itu disebabkan kebutuhan emosi tidak terpenuhi dengan baik.

2. Orang yang dicari oleh banyak orang adalah orang yang mudah mengerti. Semua orang senang dengan orang yang mudah mengerti, dia mudah menerima instruksi dan mampu berempati bila ada yang minta didengarkan. Ada dua hal yang perlu ditankap dari sebuah pembicaraan yaitu isi pembicaraan dan kondisi emosi orang yang berbicara. Isi pembicaraan berkaitan dengan konten dan teknis pelaksanaan dan kondisi emosi berkaitan dengan empati. Empati itu sendiri berkaitan dengan kemampuan merasakan apa yang dirasakan secara emosional oleh orang lain.

3. Investasi terbaik pertama bagi waktu kita adalah memahami. Investasi terbaik kedua bagi waktu kita adalah membuat diri kita dipahami. Kita harus mau dan bersedia mendengarkan dan bersedia memahami lawan bicara. Orang yang hanya mau dipahami dan didengarkan adalah orang yagn egois.

4. Kita menilai dari kita dari niat kita, orang menilai diri kita dari tindakan kita. Terkadang kita lebih berkonsentrasi pada konten, bukan konteks. Seseorang yang menggunakan kata-kata yg salah merasa sedang dimaki-maki. Terkadang cara lebih penting daripada konten/isi pesannya. Bahkan terkadang, cara yang kurang efektif membuat kita bertanya “niat gak sih ngasihnya?” Maya Angelou pernah mengatakan “I’ve learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.”

5. Untuk meminimalisir salah paham, tingkat kepercayaan antar komunikan harus ditingkatkan. Peningkatan level kepercayaan bisa dilakukan dengan memperbanyak setoran kebaikan atau “Rekening Bank Emosi”. Manusia tidak akan bisa secara efektif menabung emosi apabila dia bukanlah orang yang benar-benar berniat baik untuk membina hubungan. Awal perkenalan dan pertemuan yang menyenangkan bisa jadi merupakan setoran awal yang banyak namun apabila tidak di-maintain dengan baik, setoran itu akan terus berkurang dan berkurang hingga akhirnya habis tak tersisa.

Salah paham ada beberapa tingkatan:

1. teknis: instruksi atau pesan tidak dimengerti dan dipahami dengan baik.

2. semantik: instruksi atau pesan dimengerti dan dipahami, namun salah ditafsirkan.

3. low level of trust: instruksi tidak dipahami karena tingkat kepercayaan yang memang sudah rendah. Salah paham seperti ini adlaah salah paham yang paling berbahaya karena kepercayaan yang rendah membuat hubungan seperti ladang ranjau. Segala sesuatu bisa jadi serba salah.

Dari prinsip-prinsip di atas, terlihat jelas bahwa komunikasi bukanlah hal yang sepele atau mudah. Stephen Covey, penulis buku laris Tujuh Kebiasaan manusia yang sangat efektif, menyayangkan betapa sedikitnya kita berlatih dan belajar mendengarkan dan memahami. Sehingga, komunikasi kita hanyalah komunikasi yang dangkal dan ala kadarnya saja. Kebutuhan emosional kita untuk dipahami, didengarkan dan dihargai jarang bisa terpenuhi. Padahal, masih menurut Covey, kebutuhan itu bagi jiwa manusia adlah bagaikan oksigen bagi tubuhnya. Tidak mengherankan apabila zaman sekarnag ini manusia begitu mudah curiga, emosi dan marah kepada sesamanya. Jiwa-jiwa yang kering kerontang secara emosi akan mudah tersulut kemarahan bagaikan rumput kering yang sudah terbakar matahari.

Pada akhirnya, komunikasi yang tidak efektif akan menyebabkan timbulnya lingkaran setan sebagai berikut:

Komunikasi yang tidak efektif dapat menyebabkan pemahaman yang salah. Pemahaman yang salah akan menyebabkan persepsi tidak akurat. Persepsi tidak akurat akan menyebabkan prasangka buruk. Prasangka buruk akan menyebabkan Ketidak percayaan, ketidakpercayaan menyebabkan permusuhan dan permusuhan akan membuat komunikasi tidak efektif.

Semoga bermanfaat

Referensi:

Talkshow Smart Happiness di Smart FM

Buku Tujuh Kebiasaan Manusia yang sangat efektif, Steven Covey

Iklan

Posted on November 30, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. jejak2mimpi said: Jazakallah for sharing..

    sama sama semoga bermanfaat ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Aku berpikir dan berpikir dan mengada-ada!

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: