Monthly Archives: Mei 2011

[English] Blogging in English, Why not?

Having been blogging for some years, I believe it’s time for me to leave the comfort zone of blogging in Bahasa Indonesia. I have known English since I was in Junior High School, but I always hasitate to write in English. I always afraid of making gramatical mistakes in writing because it can be recognized easily, especially by expert. But, now I realized it was wrong, very wrong indeed.

Blogging in English involves two kinds of expertise: Writing itself and English, including, of course, English Grammar. In speaking, people still sometimes even if we use gramatically incorrect sentences. But in writing, things are quite different. Here are some tips of blog writing in English:

1. Just do it. We can use free writing technique to brainstorm ideas. Free writing is a great way to start writing an article because it allows us to freely express ourselves and release our ideas from our head. Just write till you are running out of ideas. You can edit it latter. The Free writing technique is included in a free writing newsletter titled in Webmerdeka.com

2. Involve your readers to correct your writing. Let them correct and criticize written posts in our blog. Their comments indicates that they understand and enjoying our blog. After all, they wouldn’t comment if they don’t understand your would they?

3. Tell your English Classmates to read your English written blog. You will get a lot of wonderful comments and useful insights from your friends. It is also possible to bring your printed blog post in English to your teacher and classmates.

4. Don’t rely on Google Translate or other means of mechanical translation. Yes, they are quite useful to find the meaning of certain words your are not sure about. But they are not human being who has emotion and feeling. Language is not just a set of words and grammatical rules. Language is also about culture, habits, way of life and, of course, emotion and feeling.

5. Don’t be afraid of making mistakes. It is better you make mistakes in your own blog rather than your company website. Yes, it is in writing, so people especially language experts can easily recognize our mistakes. So, make it a part of learning. Don’t get discourage if somebody criticize your English writing.

6. Practice, practice, practice. The more we practice our English writing, the more expertise we become.

We will never know who will read our blog because the Internet has become a borderless world. a great way to share knowledge and information. We can use blog to share our thoughts, feeling and opinions to the world. And by writing our blog in English, we will be able to reach even wider audiences and readers. Maybe they will offer us business opportunities or any other interaction. Who knows?

[Renungan] Indonesia vs Bani Israil

Survey Indobarometer mengindikasikan bahwa sebagian, mungkin sebagian besar masyarakat, menginginkan kembalinya orde baru. Mereka mengingkan kehidupan yang relatif mudah untuk mendapatkan sandang pangan, yang penting dapur ngebul. Keinginan tersebut dapat dipahami dengan baik, masyarakat memang sudah muak dengan kehidupan pasca reformasi yang tak kunjung memberi mereka kesejahteraan material yang baik. Harga-harga terus merambat naik sehingga masyarakat, terutama yang miskin, seakan tak bisa berhenti mengencangkan ikat pinggang.

Namun, banyak yang lupa atau pura-pura lupa bahwa kesuksesan pembangunan ekonomi di era orde baru sesungguhnya adalah sesuatu yang semu. Ekonomi berbasis utang luar negeri yang sebanarnya merupakan bom waktu yang bisa meledak setiap saat. Tumpukan mesiu itu pun meledak saat Indonesia dihantam krisis ekonomi tahun 1997. Nilai tukar dollar pun melonjak gila-gilaan sampai belasan ribu rupiah per dollar. Akhirnya, proyek-proyek pembangunan pun mandeg serta banyak orang kehilangan pekerjaan. Kerusuhan Mei 1998, walaupun oleh banyak pihak dituding sebagai rekayasa Orde Baru untuk bertahan, hakikatnya adalah ledakan dari akumulasi kekecewaan masyarakat atas kemiskinan mereka selama berada di lapisan bawah. Jadi, klaim bahwa Orde Baru menyejahterakan masyarakat adalah kebohongan belaka. Kerusakan moral dan akhlaq serta kemiskinan saat ini adalah stadium lanjutan dari kebobrokan dan kebohongan di era Orde Baru.

Keinginan sebagian masyarakat untuk kembali ke era Orde Baru mengingatkan kita akan tingkah bani Israil yang justru ingin kembali kepada Firaun di Mesir Kuno. Walaupun mereka sudah lepas dari perbudakan oleh Firaun, namun ternyata jiwa mereka belum lepas dari perbudakan oleh diri mereka sendiri. Kehidupan di gurun pasir yang berat itu malah melemahkan jiwa mereka, bukan memperkuat. Padahal, kemerdekaan dan kebabasan mereka dari perbudakan Firaun adalah anugerah besar yang tidak terhingga dari Allah SWT kepada Bani Israil.

Allah SWT pun telah menganugerahi mereka dengan makanan berupa Manna dan Salwa, sebagaimana tersebut dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat (57) Dan telah Kami teduhi atas kamu dengan awan dan telah Kami turunkan kepada kamu manna dan salwa. Makanlah dari yang baik-baik yang telah Kami anugerahkan kepada kamu. Dan tidaklah mereka yang menganiaya Kami, akan tetapi adalah mereka menganiaya diri mereka sendiri. Namun, nikmat Allah SWT berupa makanan Manna dan Salwa tidak juga memuaskan hawa nafsu rendah mereka yang cenderung pada kesenangan dunia. Mereka merindukan kehidupan di Mesir Kuno, yang walaupun diperbudak, namun cukup terjamin sandang pagannya. “Dan (ingatlah) seketika kamu berkata : Wahai Musa, tidakiah kami akan tahan atas makanan hanya semacam. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhan engkau, supaya dikeluarkan untuk kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, dari sayur-sayurannya, dan mentimunnya, dan bawang putihnya, dan kacangnya dan bawang-merahnya. Berkata dia : Adakah hendak kamu tukar yang amat hina dengan yang amat baik ? Pergilah ke satu kota besar, maka sesungguh­nYa di sana akan dapatlah apa yang kamu minta itu ! Dan dipukulkanlah atas mereka kehinaaan dan kerendahan, dan sudah layaklah mereka ­ditimpa kemurkaan dari Allah. Yang demikian itu ialah karena mereka kufur kepada perintah- perintah Allah dan mereka bunuh Nabi-nabi dengan tidak patut. Yang demikian itu ialah karena mereka telah durhaka dan mereka telah melewati batas.” Surat Al Baqarah ayat 60. Tafsir ayat-ayat tersebut dapat dilihat di situs Tafsir Al Azhar

Kini, sejarah kelam Bani Israil terulang lagi pada bangsa dengan umat Islam terbanyak di dunia, Indonesia. Orang-orang yang lebih rela diperbudak asal perutnya kenyang dan hidupnya nyaman daripada menderita dalam perjuangan menegakkan kebenaran. George Santayana, seorang filsuf pernah mengatakan “Those who forget the past are condemned to repeat it“. Bung Karno pun mencanangkan semboyan Jas Merah yang artinya “Jangan sekali-kali melupakan sejarah”. Sejarah bukanlah untuk dilupakan tapi juga bukan untuk menghantui kehidupan kita saat ini. Sejarah adalah pelajaran yang harus dipetik hikmahnya, bukan sekedar dihafalkan atau dijadikan monumen bisu tidak bisa berbicara.

Hadits yang diucapkan beberapa abad yang lalu oleh Rasulullah SAW pun terbukti kebenarannya. Umat Islam, termasuk di Indonesia, kini bagaikan hidangan di atas meja makan. Musuh-musuh mereka siap menyerbu dari berbagai arah. Penyakit Bani Israil berabad-abad yang lalu kini menjangkiti umat Islam Indonesia, cinta dunia takut pada kematian. Dan penyakit itu pun melemahkan umat yang seharusnya mengemban amanah untuk menjadi khalifah di muka bumi. Padahal Allah sWT telah mengingatkan kepada kaum Bani Israil dan juga kita semua agar senantiasa bersyukur. “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim:7).

Lawan dari syukur adalah kufur, meskipun tidak selalu berarti sudah keluar dari agama Islam. Bisa jadi, kita pun meruapakan bagian dari orang-orang yang tidak bersyukur, yang merupakan kezaliman. Sebagaimana nabi Yunus berdoa saat berada dalam perut ikan besar yang menelannya, begitu pulalah kita harus kembali kepada Allah SWT mengakui keslaahan dan kezaliman kita selama ini dan kembali ke jalan yang diridhoiNya. “Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya’: 87-88),

Astaghifirullahal Adzim.

Referensi

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8434738

http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/3224-mustajabnya-doa-dzun-nuun-nabi-yunus.html

http://tafsiralazhar.net46.net/myfile/S-Al-Baqoroh/al-baqoroh_ayat_57-61.htm

[Renungan] Ikhlas = BAB?

Entah siapa yang memulai, namun kita sering mendengar bahwa perumpamaan ikhlas adalah seperti, maaf, BAB. Sesudah dikeluarkan, tidak perlu lagi dilihat atau dipikirkan. Mungkin itulah sebabnya banyak diantara kita yang amalnya sperti orang kebelet untuk ke belakang. Seperti sholat, saat salam terakhir diucapkan dan kepala ditengokkan ke kiri, saat itu timbul perasaan lega yang luar biasa. Alhamdulillah, sudah selesai. Itu pun terkadang dikerjakan di menit-menit terakhir, sekitar 30 menit sebelum waktu sholat yang bersangkutan berakhir dan masuk waktu sholat yang baru. Puasa pun demikian, yang penting tidak makan, minum atau berhubungan intim di siang hari. Sesudah adzan Maghrib berkumandang, rasa lega pun datang, kewajiban sudah tertunaikan. Sambil menghela nafas panjang, kita pun seperti terlepas dari beban yang sangat berat.

Paradigma ikhlas yang seperti itu membuat kita beramal dan beribadah secara asal-asalan. Ibadah ritual tidak kita perhatikan aspek rukun dan sunnahnya. Sementara amal sholeh kita kerjakan seenak hati kita. Mirip dengan Qabil, anak nabi Adam yang durhaka. Dia mempersembahkan qurbannya dengan tanam-tanaman yang sudah membusuk dan tidak layak dimakan. Pada akhirnya, bukan hanya kepada Allah kita durhaka namun juga kepada sesama manusia dan alam sekitar kita. Betapa banyak orang yagn seharusnya mendapat manfaat dari amal-amal yang kita lakukan dengan baik, namun kita lakukan dengan asal-asalan. Kita pun kehilangan kesempatan meraih kebaikan dari orang lain, baik dalam bentuk balasan pertolongan atau doa-doa yang tulus.

Kalau kita merujuk kepada penjelasan Ibnul Qayyim tentang syarat diterimanya amal, maka sudah semestinya kita memikirkan ulang paradigma ikhlas tadi. Ibnul Qayyim, mengatakan bahwa amalan itu dikerjakan karena:

1. Ada kecintaan kepada Allah ta’ala.
2. Ada rasa takut karena azabNya yang Maha Pedih
3. Ada rasa harap, agar amal itu diterima Allah (lebih kita kenal, dengan konsep khauf dan roja).

Maka, ikhlas sesungguhnya adalah seperti kita mempersembahkan sesuatu yang berharga kepada orang yang kita cintai, raja yang kita hormati atau kepada majikan yg mempekerjakan kita. Allah SWT adalah Raja, Kekasih sekaligus Majikan kita dalam kehidupan di dunia ini. Apakah kita rela dan tega mempersembahkan sesuatu yang seharusnya kita buang ke belakang kepada kekasih kita? Apakah kita berani memberikan sesuatu yang serupa dengan yang kitapun jijik melihatnya kepada Raja atau Penguasa yang kita hormati dan takuti? Apakah layak kita menjual sesuatu yang merupakan limbah dari tubuh kita sendiri kepada pembeli barang dagangan yang kita jual?

Al Quran sendiri mengumpamakan Ikhlas seperti susu yang mengalir di antara kotoran dan darah dalam tubuh sapi. Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (QS 16 : 66)”. Mungkin kita bisa membayangkan kita berada di sebuah restoran untuk memesan segelas susu murni. Betapa gusarnya kita apabila saat disuguhi susu murni yang kita pesan, ternyata ada kotoran dan darah di dalamnya. Bisa jadi kita marah dan komplain kepada pelayan restoran tersebut, atau bahkan kita tidak pernah lagi memesan susu di sana. Bisa jadi, susu sebelanga yang ada dalam hati kita telah ternodai kotoran dan darah sehingga tidak layak lagi untuk dijual dan dikonsumsi. Padahal pahala hasil amal sholeh kita, yang dianalogikan sebagai susu itulah bekal kita di akhirat nanti. Betapa meruginya kita apabila ternyata bekal kita sudah tidak berharga lagi saat perhitungan akhir dilaksanakan di sana. “… Jika kamu mempersekutukan (Rabb), niscaya akan hapuslah amalmu….” (QS. Az Zumar: 65).

Seorang sufi mencari penghidupannya dengan menenun kain. Suatu saat, di pasar, seorang pembeli yang sangat ahli tentang kain mendatanginya. Sang pembeli menunjukkan kekurangan-kekurangan yang ada pada kain tersebut. Sang sufi terkejut dan menangis. “Mengapa anda menangis” tanya si pembeli “Aku akan tetap membeli kain ini”. Sang sufi menjawab “Ketahuilah saudaraku, bukan kain ini yang kutangisi. Namun, aku takut akan ibadah dan amalanku selama ini. Jika engkau saja bisa mengetahui kekurangan hasil kerja dan amalku, apalagi Dia yang Maha Mengetahui”. Hari Moekti, seorang mantan rocker yang sekarang menjadi dai pernah berkata: “Orang yang ikhlas itu tidak takut kaya dan tidak takut miskin. Tidak takut terkenal dan tidak takut tidak terkenal. Saya sering dihina dengan pilihan saya, tetapi saya berbahagia, karena dengan dihina dosa saya terhapus”. Pernyataan Kang Hari itu dikutip dari buku Menjadi Pemenang Kehidupan terbitan Leutika Publisher.

Ikhlas adalah rahasia terdalam antara hamba pelaku dengan Allah SWT. Malaikat pencatat dan setan penggoda pun tidak mengetahui tingkat keikhlasan kita. Bahkan, Allah SWT lebih mengetahui keikhlasan kita dibandingkan diri kita sendiri. Ikhlas adalah proses belajar yang panjang, bahkan mungkin merupakan pelajaran tersulit dan terberat dari segala pelajaran yang harus kita lalui dalam kehidupan. Belajar untuk ikhlas adalah dengan beramal itu sendiri, beramal dengan sebaik-baiknya tanpa mengharap apapun dari manusia. Kita memohon kepada Allah agar bisa beribadah dengan ikhlas untuk-Nya semata, sebagaimana doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam: “… Sesungguhnya jika Rabb-ku tidak memberi hidayah kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.” (QS. al An’aam: 77).

Related links

Ringkasan buku Ikhlas Syarat diterimanya Ibadah

Inginkah anda menjadi orang yang ikhlas

ikhlas itu, ibarat buang air besar (maaf)?

[Sosial] Joki 3 in 1 di pelataran Masjid

Saat itu di beranda masjid, saya sedang menunggu waktu maghrib tiba. Awan mendung mentutupi langit Jakarta, membuat suasana menjadi gelap. Segelap hati sebagian penduduknya, bahkan mungkin sebagian besar.

Tiba-tiba seoerang ibu menghampiri saya dan mengajak saya berbincang. Si ibu bilang bahwa dia lupa saat itu hari sabtu. Si ibu biasa menjadi joki 3 in one di daerah dekat masjid Al Azhar. Karena hari itu hari Sabtu, yang merupakan hari libur, maka dia tidak dapat job tumpangan.

Lalu, dia menceritakan kehidupannya yang penuh kesusahan. Anak si ibu yang di SMP seringkali bolos karena tidak punya ongkos untuk datang ke sekolah. Saat dipanggil guru BP, si ibu pun terpaksa menahan malu dan mengatakan yang sebenarnya. Tidak ada ongkos. Sekolah pun menyarankan agar si ibu memindahkan anaknya di sekolah yang lebih dekat.

Si ibu juga mengutarakan keinginanya untuk jualan makanan sederhana sperti pisang ijo, lemper dan sebagainya. Kalau bisa sih agar suaminya juga bisa buka bensin eceran. Uang yang dibutuhkan berjumlah beberapa ratus ribu rupiah, mungkin tidak sampai gaji sebulan seorang eksekutif muda di kota metropolitan ini.

Ibu itu juga mengeluh karena dia sudah mendatangi berbagai lembaga sosial, namun katanya prosederunya rumit. Ada yang bilang ibu sudah harus jualan dulu baru bisa dipinjami tambahan modal. Ada juga yang mengatakan bahwa si ibu harus membentuk kelompok yang terdiri dari bebeapa orang dan ada ketuanya. Mirip dengan kelompok nasabah yang diterapkan pada para peminjam Grameen Bank. Entah si ibu yang belum tahu cara mengurus pinjaman untuk dijadikan modal atau mental miskin masih membuatnya enggan untuk membangun kepercayaan dan relasi yang baik dengan pemberi modal?

Sambil mendengarkan dan coba berempati pada si ibu, saya memikirkan apa yang bisa saya dan teman-teman lakukan. Berapapun banyak aksi sosial kami, masih jauh lebih banyak orang yang membutuhkan. Apakah perlu ada lembaga baru, ataukah cukup memaksimalkan lembaga-lembaga yang sudah ada? Apakah perlu menambah tenaga relawan untuk membantu orang2 seperti ibu itu atau lebih baik meningkatkan kemampuan para relawan yang memang sudah bersedia?

Bercermin dari pengalaman Muhammad Yunus dan Grameen Bank, saya percaya masih banyak orang yang bisa diangkat dari kubangan lumpur kemiskinan dengan cara dan metode yang tepat. Ibu itu mungkin salah satunya.

Sayang, karena saat itu saya sedang tidak punya uang, saya pun tidak bisa memenuhi permintaan si ibu. Si ibu pun pamit hendak mengambil air wudhu. Dia pun meninggalkan saya dengan hati yagn mendung, segelap mendung yang menaungi langit Jakarta sore itu.

Sabtu, 14 Mei 2011 di pelataran Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan

[Flash Fiction] Sebuah Undangan Perayaan

“Gimana nih Fer, mau gak hadir gak enak. Kalau hadir, wah lebih gak enak lagi” kata Ahmad kebingungan.

“Iya nih si Benny. Udah aku jelaskan panjang lebar tentang Zionisme gak ngerti juga dia” jawab Ferry sambil menatap undangan sebuah pesta perayaan di suatu hotel di Puncak.

—————————————————————

Malam yang dinantikan pun tiba. Bendera putih biru bergambar dua segitiga sama sisi yang saling menindih tertambat di salah satu sudut ruangan. Sementara itu, sebuah tempat lilin bercabang tujuh berada di tengah meja yang penuh hidangan lezat. Benny meletakkan Blackberry-nya dan berkata “Tenang, sebentar lagi mereka datang”.

Tak lama kemudian kedua orang yang dinanti pun tiba. Bukannya gembira, Benny malah meradang, wajahnya merah padam menahan amarah dan rasa malu. Teman-teman Benny pun memandang kedua lelaki itu dengan perasaan marah. “Apa -apaan ini!” bentak Benny.

“Iya Ben, aku kan sudah bilang bahwa aku bakal datang sebentar. Gak enak sama kamu kalau sampai gak datang. Kebetulan hari ini kami juga mau latihan drama di tempat teman. Daripada harus repot-repot ganti baju, lebih baik sekalian aja kan.” Kata Ferry santai “Lagian kamu sih pakai maksa-maksa aku hadir segala”.

“Keluar kamu!!!” bentak Benny “Pokoknya mulai detik ini kita sudah bukan teman lagi!”.

“Iya iya, kami pergi. Gitu aja koq repot” kata Ferry lagi.

Kedua lelaki berpakaian ala perwira SS NAZI itu pun meninggalkan ruang pesta. Mereka pun kembali ke mobil mereka yang diparkir di luar hotel.

[Kultwit] Bersyukur by Bayu Gawtama

saya mau kultwit cerita ttg orang2 yg begitu “bersukur” meski rezekinya sgt minim, smoga jadi cermin buat kita… #oasehati

1. Motor yg saya tumpangi merambat pelan di tepi jalan Pasar Ciputat, Tangerang. Waktu menunjukkan hampir pukul dua belas malam – #oasehati

2. – ketika sorot lampu motor saya menembak seraut wajah mematung berdiri hanya beberapa meter di depan. #oasehati

3. Matanya terpejam, padahal ia dalam keadaan berdiri, sementara di pundaknya menyangkut sehelai tali – #oasehati

4. – yang tersambung ke sebuah kotak seukuran kardus air mineral. #oasehati

5. Yanto nama pemuda itu, ia salah satu dari belasan penjual rokok ketengan di Pasar Ciputat. Beberapa detik kemudian, – #oasehati

6. tak sengaja jari tangan kiri ini menekan klakson motor, dan… Yanto pun terkaget. Saya merasa bersalah telah – #oasehati

7. – membangunkannya dari ‘mimpi’. Boleh jadi, saat tertidur dalam keadaan berdiri itu ia tengah bermimpi – #oasehati

8. – melayani serbuan pembeli rokok hingga barang dagangannya malam itu habis terjual. Atau bahkan, ia sedang menikmati – #oasehati

9. – indahnya menjadi juragan rokok di kampungnya. Tetapi bunyi klakson saya barusan membuyarkan mimpi indahnya. #oasehati

10. “Maaf mas,…” Saya jadi kikuk sendirian merasa bersalah telah mengagetkannya. Akhirnya saya menghampirinya untuk – #oasehati

11. – membeli beberapa butir permen. “Rokoknya nggak mas?” tanya Yanto berharap. #oasehati

12. Saya harus meminta maaf untuk kedua kali lantaran memupuskan harapannya, lantaran saya tidak merokok. #oasehati

13. “Kalau permen untungnya kecil pak, lagi pula permen ya cuma pelengkap saja. – #oasehati

14. – Siapa tahu ketemu pelanggan seperti bapak yang tidak merokok,” jelasnya. #oasehati

15. Saya tertarik dgn keterangannya tentang ‘untung yg kecil’ dari jualan permen. Tp bukan untung permen yg saya tanya, – #oasehati

16. – melainkan untung dari jualan rokoknya. “Seribu, paling besar seribu lima ratus untuk sebungkus rokok,” terangnya. #oasehati

17. – Padahal, sering terlihat para pedagang rokok ketengan itu menjual rokoknya tidak bungkusan, – #oasehati

18. – melainkan ketengan lantaran pembeli rokok mereka pun bukan dari kalangan menengah ke atas. #oasehati

19. – Pelanggannya biasanya membeli rokok satu atau dua batang saja, dan – #oasehati

21. Pernah satu kali saya melihat seorang pedagang rokok terjatuh saat mengejar angkutan umum, – #oasehati

22. – padahal ia hanya melayani seorang pelanggan yang hanya membeli sebatang rokok. Berapa sih untungnya? – #oasehati

23. – Kalau sebungkus rokok isi 24 hanya seribu rupiah, berapa untung dari sebatang rokok? #oasehati

24. – Itu harus dibayar mahal tatkala ia tersungkur di jalan raya, hingga semua rokok dagangannya berantakan. #oasehati

25. – Sebagian masih diselamatkan, tapi jauh lebih banyak yang patah dan tak bisa terjual lagi. #oasehati

26. Yanto, seorang pedagang rokok ketengan di pinggir jalan kecewa karena saya hanya membeli permen lantaran untung – #oasehati

27. – yg didapat dari menjual permen itu kecil. Jika demikian asumsinya menjual rokok itu untungnya besar. Tetapi nyatanya, – #oasehati

28. – ‘besar’ yang dimaksud hanyalah seribu atau seribu lima ratus rupiah untuk sebungkus rokok? #oasehati

29. “Berapa bungkus rokok terjual setiap malam?” #oasehati

30. Yanto sumringah, senyumnya tak menampakkan satu pun masalah dengan jumlah rokok yang berhasil dijualnya setiap malam. #oasehati

31. “Alhamdulillah pak, sekitar sepuluh sampai lima belas bungkus”, kembali ia menutup kalimatnya dengan senyum. #oasehati

32. Seketika hati ini berteriak keras, “Hey, dia begitu bahagia!”, padahal hanya sekitar sepuluh ribu atau dua puluh ribu – #oasehati

33. – yang dibawanya pulang untuk makan anak dan isterinya. #oasehati

34. Tetapi aura kesyukuran atas rezeki yang didapatkan hari itu yang membuatnya tetap tersenyum. Bandingkan dengan kita, – #oasehati

35. – kadang masih terkecut setiap kali menerima transferan gaji di rekening dan berujar, “Gaji segini, mana cukup?” #oasehati

36. Yanto dan belasan pedagang rokok ketengan lainnya, setia menemani malam hingga pagi menjelang, – #oasehati

37. – hanya untuk mendapatkan sepuluh ribu rupiah. Namun wajah dan senyumnya menyiratkan rasa syukur yang tak bertepi – #oasehati

38. – atas nikmat dan rezeki yang masih bisa didapatnya. #oasehati

39. Ternyata benar, kebahagiaan tak mengenal status. Sebab kebahagiaan bukan terletak pada apa yang dimiliki seseorang, – #oasehati

40. – melainkan tertanam jauh di dalam hati orang-orang yang senantiasa bersyukur atas apa yang diperolehnya. #oasehati

Ironi Perayaan kemerdekaan Zionis di Indonesia Part 2

Perayaan berdirinya Negara Israel di Indonesia jelas merupakan tamparan keras bagi kaum muslimin. Bagaimana tidak? sebuah negara kaya raya dengan populasi muslim terbesar di dunia bisa hampir kecolongan. Kaum muslimin indonesia, yang kalau tidak mau dibilang seratus persen, 90 persen lebih sangat anti zionis, walaupun pengetahuan mereka tentang hal itu sangat minim.

Entah motivasi apa yang membuat komunitas nekat melakukan perayaan itu:

Cari sensasi? ya mungkin saja. Bukankah zaman sekarang ini orang doyan sekali yang namnya sensasi. TErbukti dengan adanya fenomena selebritis dadakan yang ngetop lewat video sharing Youtube. Zaman yang penuh gemerlap kepalsuan ini membuat orang haus akan popularitas, apalagi ditambah kecanggihan berbagai situs tempat berbagi foto dan video di internet. Semakin besar peluang orang untuk ngetop walaupun tidak ada jaminan popularitasnya akan bertahan.

Cari duit? sangat mungkin. Sudah terbukti sejak zaman dahulu kala, yang namanya Yahudi paling lihai kalau dalam urusan duit dan harta benda. Bahkan bisa jadi itulah obsesi mereka dalam kehidupan di dunia. dalam buku Holocaust Industry dikisahkan saat pemerintah Jerman pasca Nazi hendak memberi kompensasi ganti rugi, banyak sekali orang Yahudi yang menuntut sehingga penulis buku itu menjelaskan sebenarnya Nazi dan Hitler membantai siapa? Mereka juga pasti tahu, kemana duitnya sebaiknya dialirkan, yaitu ke tempat-tempat yang menguntungkan mereka baik secara finansial ataupun politis.

Cari perhatian asing? mengapa tidak. bukan rahasia lagi negeri kaya nan berlimpah sumber daya alam ini, perusahaan-perusahaan asing berlomba menanamkan investasi mereka. Mereka berharap untung luar biasa besar dengan biaya semurah-murahnya. John Pilgers, pembuat film dokumenter The New Rulers menyajikan kehidupan para buruh yang bekerja keras membuat sepatu dan celana pendek. Mereka hanya mendapatkan beberapa ribu atau beberapa puluh ribu rupiah per item yang dihasilkan. Mereka harus tinggal di pemukiman kumuh yang rawan penyakit, seperti malaria, diare dan sejenisnya. Bahkan seorang pegolf profesional dibayar lebih tinggi daripada gaji para buruh bila dijumlahkan. Bahkan transaksi dagang dengan negeri zionis itu sudah lama terjadi, walaupun luput dari pemberitaan media mainstream.

Test case? Of course, why not. Dua petarung pada saat awal – awal pertarungan tentunya saling menjajal kemampuan lawan terlebih dahulu. Demikian juga mereka. Aksi mereka kali ini bisa jadi sudah dimonitor tuan besarnya di Israel sana. Dengan kecanggihan teknologi, si tuan besar bisa memperkirakan dan memetakan reaksi masyarkaat Indonesia. Untuk menentukan langkah-langkah mereka selanjutnya.

Masih ada kemungkinan lain?

Bersambung ….

Ironi Perayaan kemerdekaan Zionis di Indonesia Part 1

Berita yang cukup sensasional menyebar di dunia maya, saat sekelompok orang hendak merayakan hari kemerdekaan negara Zionis di Jakarta. BAnyak kecaman dan ungkapan kemarahan menyebar laksana api melahap rumput kering namun ada juga yang adem ayem saja. Isu Zionisme memang isu paling kontroversial dan paling sensitif bagi kaum muslimin Indonesia. Merayakan kemerdekaan negara biang segala teror, kerusakan dan kejahatan super kejam itu di Jakarta tentu merupakan suatu langkah yang sangat berani dan sensional kalau tidak mau dikatakan gila dan edan.

Negara Zionis yang mencatut nama seorang Nabi itu didirikan tahun 1948, namun sejarahnya sudah merentang jauh entah berapa ribu tahun di masa silam. Saat awal penciptaan manusia, Allah SWT memerintahkan para malaikat untuk sujud kepada manusia partama saat itu yaitu Nabi Adam AS. Namun, Iblis laknatullah menolak dan mengklaim bahwa dia lebih baik daripada Adam krn dicipta dari Api. Allah SWT mengutuk Iblis, yang meminta perpanjangan waktu sampai hari kiamat. Akan aku sesatkan sebanyak mungkin hambaMu, kata Iblis.

Hasil kerja keras Iblis pun terlihat dalam sejarah, baik yang tercantum dalam Al Quran ataupun sumber-sumber lain. Manusia tenggelam dalam penghambaan dan penindasan antar seama manusia dalam bentuk pertempuran berdarah antar bangsa. Bangsa -bangsa penyembah berhala pun bergantian hadir di muka bumi. Setiap kali seorang nabi tidak berhasil mendakwahi mereka agar kembali ke jalan yang benar, maka Allah SWT pun menurunkan bencana kepada mereka. Seperti banjir bandang yang melanda kaum nabi Nuh, hujan batu api yang melanda kaum nabi Luth yang memperaktekkan homosexual dan masih banyak lagi. Namun, ajaran penyembahan berhala dan segala macam variasinya tidak pernah pudar dari muka bumi. Bahkan ajaran itu telah berbuah menjadi ajaran yang mempertuhankan berhala-berhala hidup dalam bentuk penguasa tiran yagn zalim dan diktator speerti Firaun dan Namrudz.

Bani Israil, saat nabi Yusuf AS masih menjabat sebagai pejabat keuangan di Mesir, mendapat perlakuan yang baik dari orang-orang Mesir. Namun, setelah Nabi Yusuf dan saudara-saduaranya meninggal dunia, Bani Israil pun diperbudak oleh Firaun dan orang-orang Mesir. Setelah bertahun-tahun, Allah SWT pun mengutus Nabi Musa untuk mendakwahi Firaun dan memimpin Bani Israil untuk membebaskan diri mereka. Nabi Musa pun sempat berkonfrontasi langsung dengan para penyihir Firaun. Berkat pertolognan Allah SWT, para penyihir dapat dikalahkan dan mereka pun beriman pada ajaran Nabi Musa. Firaun sangat murka dan mengancam para tukang sihir tersebut, namun mereka tidak takut pada ancaman sang tiran. “Engkau hanya mampu menyiksa kami di dunia ini saja” demikian para penyihir yang telah bertaubat pada Firaun.

Keengganan Firaun untk bertaubat dan menyembah Allah SWT menyebabkan Mesir Kuno dilanda berbagai bencana. Allah SWT pun memerintahkan Musa untuk membawa Bani Israil keluar dari Mesir. Firaun, yang tadinya mengizinkan Bani Israil keluar dari Mesri pun berubah pikiran. Penguasa zalim itu pun mengejar Bani Israil besama pasukannya. Namun, Allah SWT memberi pertolongan dengan mukjizat terbelahnya laut Merah. Musa dan kaumnya selamat samapi ke seberang, sementara Firaun dan pasukannya tenggelam ditelan lautan yagn menyatu kembali saat mereka masih ditangah jalan.

Walaupun Bani Israil selamat dari kejaran tentara firaun, namun iman dan akidah mereka sudah tidak bersih lagi. Mereka terlalu lama berada di lingkungan Mesir Kuno yang penuh penyembahan terhadap berhala. Saat Nabi Musa berada di gunung Sinai selama 40 hari, BAni Israil malah membaut patung anak sapi dari emas yang dilebur dari perhiasan kaum wanita mereka. Mereka malah menyembah patung tersebut. Saat Nabi Musa mendapat perintah dari Allah SWT untuk memimpin Bani Israil untuk memerangi suatu kaum, mereka malah berkata “Pergilah engkau wahai Musa bersama Tuhanmu yang gagah perkasa itu, kami duduk saja di sini. Kami akan datang kalau kau dan Tuhanmu sudah memenangkan pertempuran”.

Bani Israil memang pernah merasakan kejayaan di bawah kekuasaan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman, yang juga merupakan raja mereka. Nabi Sulaiman, yang dianugerahi mukjizat bisa menguasai hewan, jin dan angin, melarang penggunaan sihir di wilayah kekuasaan beliau. Semua kitab dan catatan tentang ilmu sihir disimpan di bawah singgasanan beliau. Setiap kali ada jin yang mencoba mengambil catatan tersebut, jin itu akan mati terbakar. Kitab-kitab dan catatan tentang ilmu sihir itu adalah warisan dari tukang-tukang sihir Firaun di Mesir. Setelah Nabi Sulaiman meninggal dunia, para jin dan tukang sihir di kalangan bani Israil itu bisa kembali mengakses catatan sihir mereka sehingga mereka pun kembali mempraktekkan sihir. Sihir bani Israil ini menjadi cikal bakal sebuah kepercayaan mistik kaum Yahudi bernama Kabbalah. Ironis memang, saat para tukan sihir mesir kuno bertaubat, Bani Israil malah mempelajari sihir dan menghormati para tukang sihir di kalangan mereka.

Sepeninggal kedua Nabi tersebut terjadi perebutan kekuasaan diantara mereka sendiri. Sehingga, kerajaan mereka pun terbelah dua menjadi yaitu Kerajaan Israel dan Kerajaan Judah. Kerajaan Israel terletak di utara dan teridir dari 10 suku, sementara Judah terletak di selatan yang terdiri dari 2 suku. Kerajaan Israel dan kerajaan Judah pun menjadi bulan-bulanan bangsa-bangsa pagan kuno seperti Babylonia, Persia dan Romawi. Salah satu peristiwa yang paling mengerikan saat mereka berada di bawah kekuasaan Romawi adalah peristiwa jatuhnya Benteng Masada. Saat itu, kaum Yahudi yang bertahan di sana memilih untuk saling membunuh agar tidak jatuh ke tangan Romawi. Peristiwa Masada terukir erat di benak bawah sadar kaum Zionis Yahudi hingga saat ini hingga mereka terus menerus curiga dan memusuhi bangsa lain.

Kaum Yahudi, yang konon merupakan keturunan Yehuda, salah satu putra Nabi Yaqub dan saudara nabi Yusuf, mewarisi ajaran-ajaran syirik dari kaum Bani Israil. Pasukan Negara Zionis sekarang pun adalah pengembangan dari kelompok-kelompok teroris Yahudi zaman perang dunia kedua sperti Stern Gang dan sebagainya. Zionisme adalah ideologi yang dibentuk dari kebanggaan rasial yang palsu ala bangsa pagan dicampur dengan dendam kesumat atas seajrah kelam Bani Israil. Kombinasi tersebut menghasilkan suatu ideologi yang memproduksi mesin – mesin pembunuh tanpa hati yang setiap hari mencari mangsa. Apapun agama dan bagnsanya, Zionisme adalah musuhnya.

Jadi, sangat ironis apabila ada yang merayakan kemerdekaan negara Zionis yang justur merupakan penjajah tanah Palestina dan menyebarkan kehahatan dan kerusakan ke seluruh dunia.

Insya Allah bersambung …..

[Kultwit] Networking by Muhammad Asad

Malam ini mau bagi2 dikit ttg tips & tricks cara build networking based on my experience.. Interested? 🙂

1. Hal pertama yang harus selalu diingat.. “your network is your net worth” #NetworkingTips

2. In real life, networking memegang porsi besar utk kesuksesan. krn bs memunculkan byk peluang. #NetworkingTips

3. Konsep networking jg diajarkan dlm Islam, namanya silaturahmi. Keutamaannya byk bgt, di-google aja 😀 #NetworkingTips

4. Bangun network sebelum kita membutuhkannya. Nnt saat butuh, akan sgt mudah menggunakannya. #NetworkingTips

5. Byk org nny, “Buku #NFQ kok bs di-endorsed oleh byk public figure spt pejabat, biz ppl, artis, dll?” #NetworkingTips

6. Jawabannya: I have built network & maintain the relationship with those people before i made #NFQ. #NetworkingTips

7. Network itu bkn seperti kue, yg kalo kita bagi ke orang lain, maka semakin kecil. Justru sebaliknya. #NetworkingTips

8. Network itu seperti otot, semakin dikembangkan akan semakin membesar. #NetworkingTips

9. Salah satu cara mudah membuat network adalah dateng ke acara2 yg kira2 akan byk org penting hadir. #NetworkingTips

10. Usahakan dtg lebih awal ke acara tsb, krn biasanya msh pada santai, jd kesempatan u/ kenal byk org. #NetworkingTips

11. Saat berada di suatu acara, ibarat lg makan buffet. Jgn disikat semua! Scanning org2 pentingnya aja. #NetworkingTips

12. Setelah udah discanning, lgsg datengin org yg mau kita kenal. Jgn kelamaan nunggu, bs hilang peluang. #NetworkingTips

13. Pertama kali nyapa, jgn lupa ucapkan salam & senyum. Kalo orangnya ga senyum? Yaud telen aja hehe.. #NetworkingTips

14. Kenalkan diri dg ciri khas (misal bisnis bakso). Next time wkt orang2 mau bakso, lgsg keinget kita. #NetworkingTips

15. Buat jg orang mudah mengingat kita dg keyword. Misal: mahasiswa S2 di Qatar. Keyword: Qatar. #NetworkingTips

16. Jadi nanti misalkan dia ada business trip ke Qatar & butuh bantuan, kita yg pertama kali dihubungi. #NetworkingTips

17. Jgn lupa networking tools siapin, at least kartu nama. Kalo ga punya, ya fotokopi KTP aja kasihin 😀 #NetworkingTips

18. Tukeran nmr hp / pin bb. Yang namanya kenal itu kalo udah dpt kontak, kalo blom namanya ga kenal. #NetworkingTips

19. Setelah acara selesai, besoknya kirim email/bbm ke kenalan baru just say ‘hi’ or ‘nice to meet u’. #NetworkingTips

20. Bisa juga lebih panjang ngirim bbm/emailnya. Express that you enjoyed meeting them, bla bla bla.. #NetworkingTips

21. Jari-jari dan jempol sudah pegel, 3-4 point lagi selesai ya #NetworkingTips nya 🙂

22. Jaga hubungan dg sms/bbm/email pas hari2 besar (misal Idul Fitri), atau bs jg kirim kue pas ultah. #NetworkingTips

23. Bisa jg dg cara ngundang/traktir makan. Ini efeknya jangka panjang. Ppl will be happy & remember u. #NetworkingTips

25. Lastly.. Networking is about being genuine, authentic, building trust & helping others. #NetworkingTips

Yak, sekian #NetworkingTips malam ini, smg bermanfaat.. Skr waktunya saya mengisi perut alias M-A-K-A-N 🙂

[Kultwit] Kontras by Ronny FR

Nunggu dokter sebentar terasanya lama. Pacaran seharian rasanya sebentar. | #Kontras

Korban menyebutnya kena gendam. Pelaku menyebutnya persuasi. | #Kontras

Sekretaris yg baik “Selamat pagi pak”. Sekretaris yang “titik-titik” “Sudah pagi Pak!” | #Kontras

Cowo hanya 2 kejadian bukain pintu mobil utk cewe : Pas pacar baru, biar impressed. Atau pas mobil baru, takut lecet | #Kontras

Kalau istri dandan sexy dimuka umum dimarahi. Kalau istri orang dandan sexy dipelototi. | #Kontras

Yang kere pengin terlihat kaya, biar gaya. Yang kaya ingin terlihat kere, biar kecil pajaknya. | #Kontras

Pas Pemilu janji Program 100 hari. Setelah menang, ngelesnya aja berhari-hari. | #Kontras

Pas ultah ngotot nyanyi Panjang Umurnya, padahal jelas-jelas dia sedang berkurang umurnya. | #Kontras

Pas awal tahun buat New Year Resolution. Pas akhir tahun tinggal Few Regret Emotion. | #Kontras

Pas kecil disuruh Ortu makan banyak spy cpt gede. Pas gede disuruh Pelatih Fitness makan dikit biar cpt kecilan. | #Kontras

Katanya cinta sampai mati, tapi pas putus langsung berubah benci. | #Kontras

Katanya Golput, tapi marah-marah sama yg bukan mewakilinya. | #Kontras

Pemirsa terhibur lihat kepalsuan dunia sinetron. Pemain sinetron (mungkin) sedih dengan kepalsuan dunianya. | #Kontras

Saat sama pasangan, malah ingat sama yang lain. Saat sama yang lain, kok ingat pasangan. | #Kontras

Saat di rumah ingat urusan kantor, saat di kantor ingat urusan rumah. | #Kontras

Katanya pingiiiiiin banget masuk surga, tapi nggak mau mati cepet-cepet. | #Kontras

Saat pacaran, inginnya cepat-cepat menikah. Setelah menikah, ingin bisa pacaran lagi. | #Kontras

Uangmu adalah uangku juga, uangku adalah uangku sendiri. | #Kontras | #PacarMatre

Saat kampanye pasang foto wajah sendiri dimana2. Saat ketahuan korupsi, tutup wajah ditelevisi. |#Kontras

Saat baru memfollow, mbaik2-in’ yg di follow. Saat nggak di follback, langsung unfollow. | #Kontras

Katanya ingin ngelupain mantan pacarnya, tapi kisah sedihnya diceritakan terus kemana-mana. | #Kontras

Kalau boss nelpon di waktu keluarga dijawab amat sopan, kalau pasangan nelpon di jam kantor dimarah2i. | #Kontras

Guru yg senang membuat soal ujian “bahan yg belum diajarkannya”, tidak mengerti arti kata “Ujian” | #Kontras

paling nafsu mengumpulkan teman di Facebook, tapi tdk punya teman di duna nyata. | #Kontras.

Orangtua yang mengumpati anaknya “Dasar Anak Setan!”, lupa kalau dia sendiri yg melahirkannya. | #Kontras

Orang tdk suka teman yg membohongi dirinya skalipun cuma 1 X, tapi terus2an membiarkan diri sendiri membohonginya. | #Kontras

Kalau dibuat SAKIT HATI diingat seumur hidup, kalau dibuat SENANG HATI cuma sesaat dilupakan. | #Kontras

Jangan bilang “Ya Tuhan, aku punya masalah besar!”, tp katakan “Hai Masalah, Aku Punya Tuhan Yang Maha Besar!”. | #Kontras

Kalau lagi senang bawa-bawa teman, kalau lagi sedih bawa-bawa Tuhan. | #Kontras

Mereka rela meskipun disebut Dukun Beranak, padahal sebenarnya pasiennya yang beranak. | #Kontras

Menolong orang pelit yg jatuh di jurang jangan katakan “Berikan Tanganmu!”, TP katakan “Ambil Tanganku!” | #Kontras

Orang sering terpukau pd LatarBelakang seseorang, pdhl Prestasinya ada di LatarDepan nanti. | #Kontras

Uang TDK bisa membuat bahagia, apalagi TDK punya uang. | #Kontras | Jangan kaitkan TDK mampu cari uang dg Kebahagiaan

Orang bilang harga barang tiap tahun naik, padahal nilai mata uang kita yg turun. | #Kontras *inflasi*

Pd saat orang katakan “Jangan main asumsi”, ia lupa bhw ia sedang mengasumsikan jg, spt sy sdg lakukan jg skrg. | #Kontras

Bingung sering dikonotasikan sebagai negatif, pdhl bingung adalah tanda terbukanya pikiran utk dpt penjelasan. | #Kontras

Jk Guru memberikan PR sbg hukuman ke anak, apakah aneh jk anak merasa jadi pinter itu serasa suatu hukuman? | #Kontras

Orang suka menyebut “Berikan dia pelajaran!”, sy jd tidak heran jk sekolah & pelajaran berkonotasi hukuman. | #Kontras

Kita menyebut mereka Koruptor, tp mereka hanya merasa memanfaatkan “Tempat Basah” | #Kontras

Orang tua sering nyuruh anaknya bersabar tp dgn cara berbicara yg sama sekali sangat tdk bersabar. | #Kontras

Bagaimana bisa berharap jadi “Abdi Negara” sementara namanya sj masih “Pemerintah”? | #Kontras

Rakyat boleh memilih “Wakil Rakyat” scr LANGSUNG, tp utk me-recall harus LEWAT partainya. | #Kontras

Orang menuduh temannya “Kamu terlalu sensitif”, supaya dirisendiri tdk perlu sensitif pd perasaan temannya itu. | #Kontras

Banyak orang ingin sukses luar biasa, tp saat kalah berdalih “Saya manusia biasa”. | #Kontras.

Saat muda sibuk diskusi membahas masa depan. Setelah tua habis waktu membicarakan masa lalu. | #Kontras

Orang Indonesia lbh senang jalan pakai mobil Jepang. Orang Jepang yang lebih senang jalan kaki di Indonesia #Kontras”

Saat muda sibuk diskusi membahas masa depan. Setelah tua habis waktu membicarakan masa lalu. | #Kontras

Orang Jepang berkeringat setelah bekerja. Orang Indonesia berkeringat setelah makan. #kontras

Orang lebih kena dengan SINDIRAN supaya dapet KESADARAN #Kontras

Orang yang paling sengak kalau ngomong, biasanya paling takut disengakin. Maka dia lakukan duluan. | #Kontras

Saat khutbah Jum’at mata langsung mengantuk dan tidur mendengkur, waktu malam malah insomnia sampe harus minum obat tidur #Kontras

Aneh: lebih takut pada HANTU yang tak terlihat, daripada kepada TUHAN Yang Maha Melihat. | #Kontras

Naik taksi maunya adem, tp ngomel bayarnya mahal. Naik angkot maunya murah tapi ngomel nggak adem. | #Kontras

Prinsip Karyawan Pemalas “Gua datangnya ke kantor sudah telat, jangan sampai pulang kantor telat lagi”. | #Kontras

LubangKunci yg bs dibuka smw kunci disebut LubangKunci rusak. Kunci yg bs mbuka smw lubang kunci disebut KunciMaster. | #Kontras

Nama Pemain Bola Dunia bisa hapal luar kepala. Nama 25 Nabi/Rasul cuma ingat yg pertama & terakhir sj. | #Kontras

Anak disuruh blajar giat spy pinter. Giliran lulus juara & minta sekolah terbaik alasannya “Semua sekolah sama sj” | #Kontras

Lahir miskin bukan tanggung jawab seseorang. Tapi hidup & meninggal miskin adalah tanggung jawabny a sendiri. | #Kontras

Software komputernya rajin diupdate terus, tapi software pikirannya jadul banget. | #Kontras

Beli Blackberry biar kelihatan gaya, pdhl sebenarnya mau pakai BBM untuk ngirit pulsa. | #Kontras

Ke Masjid bagus pakai sandal terjelek, ke mall jelek pakai sepatu terbagus. | #Kontras

Perempuan hamil diselamatin sambil dielus perutnya. Tp ngga ada yg mengelus kehebatan suaminya. | #Kontras *LupaSumberTwitnya*

Pas pacaran “Kau adalah segalanya bagiku”. Setelah diputus “Kau adalah bencana bagiku” | Kontras

Similar Tweets:

Jempol! @sorayagustina: Berpakaian terbuka = trend masa kini. Giliran pake jilbab panjangan dikit, disangka aliran sesat. #Kontras @RonnyFR

Ke tempat dugem pake baju bagus n wangi2an ke mesjid pake kaos oblong dan celana alakadarnya cuma untuk tutup kaki. @RonnyFR

Kita sering hanya memberi uang kecil utk beramal,tapi berani mengeluarkan uang bnyk saat bersenang2| #kontras cc @RonnyFR

“@her_sulistiawan: Orang Indonesia lbh senang jalan pakai mobil Jepang. Orang Jepang yang lebih senang jalan kaki di Indonesia #Kontras”

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Aku berpikir dan berpikir dan mengada-ada!

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn