[Opini] Sebuah keprihatinan terhadap Internet di Indonesia

Internet telah merevolusi cara manusia berkomunikasi dan menyebarkan informasi. Sebuah pesan yang dahulu memerlukan waktu lama untuk disampiakan kini hanya perlu waktu beberapa menit saja. Penyebaran informasi yang bisa dilakukan dengan cepat dan mudah ini ternyata tidak mampu diikuti oleh masyarakat penerimanya. Masih banyak anggota masyarakat yang gaptek dan sama sekali awam terhadap teknologi. Kemauan untuk belajar menggunakan komputer, meski hanya hal-hal yang paling mendasar, juga hampir bisa dibilang tidak ada.

Akibatnya, teknologi yang sedemikian canggih dan bermanfaat itu tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan pribadi dan kemaslahatan masyarakat. Sebagian besar penggunaan internet di Indonesia masih berupa hal-hal yang sia-sia seperti bermain games online, berinteraksi berlebihan di jejaring sosial atau browsing tanpa tujuan yang jelas. Untuk games online, alokasi waktu dan biaya yang disisihkan tidak main-main. Ada yang bisa bermain sekitar 3 sampai 5 jam sehari dengan menghabiskan uang antara 8.000 sampai 20.000 sekali main. Informasi yang dicari hanya yang bersifat hiburan yang dangkal dan hampa makna. Hal-hal seperti itu masih dominan dalam penggunaan internet di Indonesia. Sangat tidak berimbang antara waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk online dengan hasil yang bisa didapatkan.

Yang lebih memperihatinkan lagi, dalam dunia pendidikan dan sekolah, tugas yang dicari dari internet masih berupa copy paste. Konten digital di internet memang mudah dicopy paste dan di-print untuk diserahkan pada guru. Murid sendiri hanya sedikit belajar dari tugas tersebut. Yang penting, nilai sudah di tangan. Bahkan terkadang, konten atau gambar yang mencari petugas atau penjaga warnet. Sehingga, yang bertambah pintar adalah yang jaga warnet, bukan murid yang mendapat tugas.

Jika dalam mencari informasi saja para penggunana sudah tidak bisa membuat prioritas yang benar, apalagi untuk menjadi pengolah dan penyampai informasi. Tidak mengherankan saat kemunculan Facebook, banyak blog-blog yang tidak lagi di-update oleh para pemiliknya. Bahkan ada juga yang sudah lupa password login ke blognya sendiri, seperti orang kehilangan kunci rumah.

Situs situs di Indonesia pun banyak yang sudah tidak di-update lagi. Saat dibuka hari ini dengan beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun yang lalu masih sama. Saat ditanya tentang boleh tidaknya meng-hack situs-situs milik Zionis Israel, ustadz Ahmad Sarwat pernah mengatakan bahwa sebaiknya difokuskan pada pemeliharaan situs-stus kaum muslimin sendriri. Banyak situs Islam yang jarang atau bahkan tidak pernah di-update lagi oleh para adminnya. Alasannya sangat klasik sekaligus memalukan, tidak ada cukup dana untuk menjaga kelangsungan hidup situs-situs tersebut.

Padahal, dalam dunia internet, banyak sekali terdapat situs-situs yang menyajikan manfaat yang luar biasa besarnya. Banyak pakar dan ahli di berbagai bidang telah bekerja keras menyajikan hasil penelitian dan pengalaman mereka. Banyak pula situs-situs yang berisi beragam artikel dan konten multimedia yang bermanfaat bagi mereka yang mengunjunginya. Bahkan, para pengguna internet tidak saja bisa menjadi penerima informasi, tapi juga bisa menjadi penyedia informasi. Munculnya situs-situs yang menyedikan layanan blogging secara gratis, seperti blogger.com, wordpress.com, multiply.com dan sebagainya memungkinkan hal itu terjadi. Sungguh sangat disayangkan memang. Sebagian besar dari masyarakat kita tidak siap untuk menghadapi gelombang luapan informasi yang dahsyat ini. Bukannya menjadi peselancar lautan informasi dunia maya yang sigap, malah seperti korban tsunami yang tergulung ombak tanpa daya dan kekuatan.

Suka tidak suka, mau tidak mau, internet telah hadir dalam kehidupan kita. Semua terpulang kembali pada diri ktia sendiri akankah teknologi yang tidak terbayangkan beberapa puluh tahun yang lalu itu akan menjadi manfaat atau mudaharat bagi kita.

Semoga bermanfaat

Referensi

http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1197859017

Iklan

Posted on November 13, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 26 Komentar.

  1. kopiradix said: , berinteraksi berlebihan di jejaring sosial atau browsing tanpa tujuan yang jelas.

    hahahaha,…. kena deh

  2. wib711 said: hahahaha,…. kena deh

    he he he, ini nasihat utk diri sendiri koq mas

  3. betul juga, ya …tidak memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya … he he he …

  4. keren, jdi mikir dan malu sendiri nih. hehe ;p

  5. hwwibntato said: betul juga, ya …tidak memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya … he he he …

    itulah mas, semoga yg sadar internet serta tahu bgmana memanfaatkannya dgn baik bisa memberi pencerahan pad sesama penggunanya 🙂

  6. kebomandi said: keren, jdi mikir dan malu sendiri nih. hehe ;p

    he he he, sama mbak sy juga

  7. bambangpriantono said: Begitulah

    iya cak, memprihatinkan memang

  8. Katanya pola hidup dengan kesibukan yang tinggi perlu fasilitas berinteraksi secara instan, tapi anehnya bisa ber-jam-jam berada dalam lingkungan yang menawarkan instan tsb.

  9. jampang said: *kena juga

    sama mas, kena juga

  10. fightforfreedom said: Katanya pola hidup dengan kesibukan yang tinggi perlu fasilitas berinteraksi secara instan, tapi anehnya bisa ber-jam-jam berada dalam lingkungan yang menawarkan instan tsb.

    iyah, semua sudah salah kaprah. tergantung seberapa bijak kita menikmati fasilitas instant itu

  11. kopiradix said: i korban tsunami yang tergulung ombak tanpa daya dan kekuatan.

    Payah kalau punya tata-nilai cetek ya?.

  12. ojboerchazwir said: Payah kalau punya tata-nilai cetek ya?.

    tepat sekali

  13. kopiradix said: tepat sekali

    Trus obatnya gimana karena sudah mewabah berbagai kecetekan seperti korupsi, tak-peduli tetangga, nipu, moral mlorot, malu jadi-pribumi dst dsb di Indonesia?.

  14. ojboerchazwir said: Trus obatnya gimana karena sudah mewabah berbagai kecetekan seperti korupsi, tak-peduli tetangga, nipu, moral mlorot, malu jadi-pribumi dst dsb di Indonesia?.

    persoalannya sudah berlangsung lama jadi tidak bisa diselesaikan dgn cepat, harus bertahap dan berproses.

  15. kopiradix said: harus bertahap dan berproses.

    Alhamdulillah ada usaha selesaikan.Jadi, kira-kira dah nyampe tahap mana?.

  16. ojboerchazwir said: Alhamdulillah ada usaha selesaikan.Jadi, kira-kira dah nyampe tahap mana?.

    sulit untuk dikatakan krn semua pihak bergerak sendiri dan jarang yang mau sungguh2 bersinergi

  17. kopiradix said: semua pihak bergerak sendiri dan jarang yang mau sungguh2 bersinergi

    Astaga,mental-ceteknya sudah umum dan meluas.

  18. ojboerchazwir said: Astaga,mental-ceteknya sudah umum dan meluas.

    begitulah 😦

  19. kumaha atuh … masi bsa dselamtkan?

  20. 4k003 said: kumaha atuh … masi bsa dselamtkan?

    Insya Allah masih bisa, asal kita mau bersinergi dalam kebaikan bersama sama

  21. kopiradix said: asal kita mau bersinergi dalam kebaikan

    Kapan dapat sinergi bareng tu?.

  22. ojboerchazwir said: Kapan dapat sinergi bareng tu?.

    sebaiknya kita jangan bertanya “kapan” tapi bertanyalah “bagaimana” agar sinergi bareng itu bisa terwujud dan apa yang bisa kita lakukan walaupun masih kecilMasalah “Kapan” adalah hak prerogatif Allah SWT sebagai Yang Maha Menentukan 🙂

  23. kopiradix said: “bagaimana” agar sinergi bareng itu bisa terwujud dan apa yang bisa kita lakukan walaupun masih kecil

    Ya, gitu.

  24. ojboerchazwir said: Ya, gitu.

    tentu saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: