[Renungan] Yang muda yang kembali padaNya

Kepergian mbak Yusnita Febri yang mengejutkan membuat seisi Mutitply berurai air mata. Bagaimana tidak, seorang muda yang bahkan belum berusia 30 tahun dan beberapa waktu sebelumnya tampak sehat wal afiat tiba-tiba pergi begitu saja. Seorang yang baik dan bersahaja namun mampu mengatasi kekurangannya di bidang pendengaran hingga menginspirasi banyak orang terutama mereka yang tergabung dalam komunitas Multiply Indonesia. Baik melalui pertemua langsung atau melalui berbagai tulisan di blog pribadinya. Baik saat masih ada di dunia maupun ketika telah pergi untuk selamanya.

Sekedar menengok ke masa lalu, saya pun pernah kehilangan teman saat masih di sekolah. Yang satu saat masih di SMP yang lain saat di SMA. Saat masih di SMP, ketika upacara bendera, seorang teman ada yang pingsan. Setelah dirawat, dia pun dipulangkan ke rumahnya. Seingat saya, beberapa hari kemudian, teman itu pun meninggal dunia. Kami semua, yang saat itu masuk sekolah siang hari, menyempatkan diri melayat ke rumahnya yang tidak jauh dari sekolah.

Peristiwa kematian yang kedua terjadi saat saya masih di SMA. Yang meninggalkan kami semua adalah seorang teman yang saat itu menjadi ketua Sie Rohani Islam. Teman saya pergi meninggalkan kami semua saat pergi bersama beberapa teman ke sebuah air terjun yang berarus deras. Dia tenggelam di sungai tersebut, di bagian yang tidak diperbolehkan orang berenang di dalamnya. Dia pergi dalam usia yang sangat muda, bahkan seingat saya, belum sampai 17 tahun.

Seringkali kita menganggap bahwa kematian hanyalah milik mereka yang sudah tua renta atau yang sakit keras hingga terbaring lemah tanpa daya di rumah sakit. Namun, kenyataan membuktikan pada kita bahwa kematian tidak pernah pandang bulu dalam memilih sasarannya. Bila Allah SWT berkehendak seseorang untuk mengakhiri kontrak hidupnya di dunia ini, maka tidak ada satupun kekuatan yang bisa mencegah.

Usia muda memang usia penuh dinamika bagai rusa yang hidup di padang rumput. Rusa-rusa itu berlarian riang gembira, menyantap rerumputan yagn terbentang luas di hadapan mereka. Namun, secara diam-diam, seorang pemburu bersembunyi di balik semak-semak. Tanpa peringatan, si pemburu pun melepaskan tembakan senjatanya dan jatuhlah salah satu rusa yang ada di sana. Kematian memang bagaikan pemburu yang mengintai rusa-rusa di padang rumput. Terkadang datang mendadak, sehingga yang dijemput tak dapat mempersiapkan diri sebelumnya.

Dari Ibnu Umar ra berkata : Pada suatu hari beliau menjumpai Rasulullah SAW dan berada di tengah-tengah sahabat-sahabat Nabi, tiba-tiba sahabat dari Anshar berdiri dan bertanya kepada Rasullah SAW : Ya Nabiyullah, siapakah manusia yang paling pintar dan cerdas otaknya? (Manil akyasu ya Rasulullah?)

Rasulullah lalu menjawab : Yang paling cerdas dan pintar adalah orang yang paling banyak mengingat kematian, dan paling banyak sedia bekal untuk kematian (al akyasu aktsarukum zikram lil maut). Orang yang paling banyak mengingat kematian itu dianggap Rasulullah SAW sebagai orang yang cerdas dan pintar karena orang yang paling banyak mengingat mati itulah yang paling lengkap persediaan (sangu/bekal) untuk mati, sehingga dialah orang yang mendapat kemuliaan di dunia dan kehormatan di akhirat nanti.

Rasulullah SAW pun juga bersabda ”Bila hati seorang dimasuki oleh Nur (Cahaya Iman), maka itu akan menjadi lapang dan terbuka”. Dari ucapan Rasulullah itu banyak orang yang bertanya, apakah tandanya hati yang lapang dan terbuka itu? Rasulullah pun menjawab,”Ada perhatiannya terhadap kehidupan yang kekal di akhirat nanti, dan timbul kesadaran dan pengertiannya terhadap tipu daya kehidupann dunia sekarang ini, lalu dia bersedia menghadapi mati sebelum datangnya mati itu.” (Hibnuurai).

Akhirnya Rasulullah SAW memiliki sabda yang singkat namun tegas untuk kita semua umatnya yang beriman:”CUKUPLAH MATI ITU SEBAGAI GURU ATAU PELAJARAN”. Jika seseorang sudah tidak bisa mengambil nasihat dan pelajaran, dari mana lagi dia akan menarik pelajaran?

Semoga bermanfaat

referensi:

CUKUPLAH KEMATIAN SEBAGAI NASEHAT

Akan datang hari
Mulut dikunci
Kata tak ada lagi

Akan tiba masa
Tak ada suara
Dari mulut kita

Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya

Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya

Tidak tahu kita
Bila harinya
Tanggung jawab, tiba

Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami

Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya
Sempurna

Mohon karunia
Kepada kami
Hambamu
Yang hina

Ketika tangan dan kaki berkata
Chrisye
Lyric by: Taufik Ismail

Iklan

Posted on November 16, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 17 Komentar.

  1. lirik lagunya dalam banget

  2. jampang said: lirik lagunya dalam banget

    iya mas, mengingatkan kita akan sementaranya hidup di dunia ini

  3. kematian memang milik semua ya..

  4. lovusa said: kematian memang milik semua ya..

    iya mbak, sayang banyak yang lupa pada yang pasti datang itu

  5. lagi itu adalah lagu kesayanganku…*Al Fatihah untuk Nita*

  6. Sungguh kematian adalah muara manusia.

  7. betapa rencana Tuhan sungguh tak terduga ………

  8. berkunjung dan mengingat mati …

  9. dianmardi said: lagi itu adalah lagu kesayanganku…*Al Fatihah untuk Nita*

    sama mbak, salah satu lagu favorit sy jugasemoga beliau tenang di sisiNya

  10. fightforfreedom said: Sungguh kematian adalah muara manusia.

    tanpa kecuali

  11. itsmearni said: betapa rencana Tuhan sungguh tak terduga ………

    rencanaNya yagn terbaik untuk kita semua

  12. sukmakutersenyum said: kita menunggu giliran ya….

    iya mas, entah kapan, bisa masih lama, bisa juga sebentar lagi

  13. hwwibntato said: berkunjung dan mengingat mati …

    semoga bermanfaat mas

  14. Syukron mas Nahar, sdh mengingatkan kita semua yg membaca tulisan ini.Jazakallahu khoiron.Semoga Allah selalu memberi kita hidayahNya, agar kita tidak lalai memurnikan tauhid kita danmempersiapkan bekal akherat kita.

  15. delingya said: Syukron mas Nahar, sdh mengingatkan kita semua yg membaca tulisan ini.Jazakallahu khoiron.Semoga Allah selalu memberi kita hidayahNya, agar kita tidak lalai memurnikan tauhid kita danmempersiapkan bekal akherat kita.

    aamin, sama sama mbak, semoga bermanfaat dan bisa menambah bekal kita semua utk kehidupan di sana nanti

  16. jampang said: lirik lagunya dalam banget

    Ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Yeuh!

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: