[Renungan] Tidak ada yang baru di tahun baru

Apa sih makna pergantian tahun? Pesta pora, hura-hura atau bergembira ria? atau mungkin ada hal-hal lain yang lebih positif untuk dilakukan? Seperti pada tahun tahun sebelumnya, pergantian tahun kali ini pun tidak terlalu berbeda. Kembang api menggelar memecah gelapnya malam sementara orang-orang berbondong bondong pergi ke keramaian. Baik di tengah kota, di pantai atau di mana pun. Sesudah itu, saat pagi menjelang, para petugas pun membersihkan sisa sisa pesta semalam. Tidak lama kemudian, jalanan dan tempat bekas pesat pun kembali bersih. Seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Begitulah yang terjadi setiap kali pergantian tahun. Hanya kemasan yang berubah-ubah, isinya tidak ada yang berubah sedikitpun. Pesta pora, hura-hura dan sejenak melepaskan penatnya beban kehidupan, hanya itu saja. Sholat dan sedekah? entah apakah kedua hal yang penting itu masih terpikir dalam benak mereka. Yang penting bersenang-senang dan menghabiskan malam yang datangnya hanya setahun sekali itu.

Peringatan Tahun Baru Masehi memang pernah terasa berbeda. Yaitu pada saat Tsunami melanda Aceh beberapa tahun yang lalu. Suasana yang bisanya gegap gempita penuh kmeriahan tiba-tiba mendadak sunyi senyap penuh kesedihan mendalam. Terasa dekat para korban Tsumani itu pada diri, terasa benar kepergian mereka sehingga tidak tega rasanya berhura-hura merayakan tahun baru yang saat itu datang. Namun setelah itu, semua seakan terlupakan. Pada saat perayaan tahun baru berikutnya, nafsu untuk berhura-hura tak lagi bisa dibendung. Perayaan yang sama gilanya dan sama borosnya, jika tidak mau dikatakan melebihi, kembali terjadi. Seakan tidak ada hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari kejadian Tsunami beberapa tahun sebelumnya. Apakah perlu bencana sebesar Tsunami yang melanda Aceh dan sekitarnya itu terulang kembali? Entahlah.

Pada tahun baru kali ini, perayaan itu pun ditambah aksi sensasional lainnya. Seorang pesulap, master, mentalist atau apapun namanya menantang maut dengan membiarkan diriinya ditimbun hidup-hidup dalam semen cor seberat 2 ton. Dia dikubur selama beberapa jam dalam timbunan semen tersebut. Pada saat malam menjelang, para petugas pun membongkar cor semen tersebut dan mengeluarkan si mentalist. Sesudah itu, yang dilakukan sama saja dengan tahun-tahun yang telah berlalu. Count down, hura-hura, maksiat dan lain sebagainya. Hampir tidak ada nilai positifnya sama sekali.

Si mentalist boleh saja bangga atas keberhasilannya bertahan hidup dalam timbunan semen dan beton. Dia juga bisa saja menerima sejumlah uang dan penghargaan lain dari pihak sponsor dan mendapat perhatian dari masyarakat luas. Namun, mungkin dia tidak sadar bahwa beban yang ditanggung masyarakat miskin jauh lebih berat. Jika si mentalist terhimpit beton selama beberapa jam, maka banyak rakyat miskin negeri ini yang terhimpit kapitalisme dan kepentingan pemilik modal. Tanah yang tergusur, tempat tinggal yang terampas serta kehidupan yang penuh ketidakpastian jelas merupakan himpitan yang jauh lebih berat. Dan bukan hanya untuk beberapa belas jam namun entah sudah berapa tahun atau bahkan entah berapa generasi.

Belum lagi jika kita berbicara tentang penderitaan para saudara kita di Palestina. Mereka tiap hari harus berhadapan dengan tentara-tentara Zionis yang selalu menghina, melecehkan dan bahkan tidak jarang membunuh dan menyiksa mereka. Sekedar pertanyaan iseng, apakah si mentalist dapat membawa bantuan makanan dan obat-obatan kepada rakyat Gaza yang masih di bawah penjajahan kaum Zionist? Tentu kita semua sudah tahu jawaban dari pertanyaan retorist ini. Dan sudah pertanyaan iseng tadi lebih dari cukup untuk menguji mutu dari tayangan sensasional si mentalist itu.

Sekali lagi, sungguh tidak ada yang baru di tahun 2012 ini, semua masih sama seperti dulu. Sehingga, sungguh tidak layak pergantian tahun yang tidak ada maknanya sama sekali itu dirayakan besar-besaran. Apalagi jika harus dengan biaya yang luar biasa besarnya.

Semoga bermanfaat, mohon maaf bagi yang tidak berkenan

Iklan

Posted on Desember 31, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 18 Komentar.

  1. Besok masih hari minggu kan Pak Nahar?

  2. kopiradix said: Sekali lagi, sungguh tidak ada yang baru di tahun 2012 ini, semua masih sama seperti dulu.

    betul! kecuali angka tahunnya saja yang bertambah, dari 2011 ke 2012.

  3. yoi mas 2005 hampir gak ada acara pesta meriah, semua berefleksi, tapi apa harus nunggu tsunami season II biar orang2 balik berefleksi lagi?

  4. bagi saya hampir sama dgn malam-malam biasanya….pun tak perlu nunggu tahun baru untuk berefleksi.

  5. saya malah udah tidur jam sepuluhan kurang… 🙂

  6. Kalau saya jg spt mba lessy, malam th baru tdk ada bedanya dg malam2 lain… Kalaupun setiap awal th kita berlibur, memang sdh dianggarkan jauh2 hari…. Memberi kesempatan anak2 dan suami melepas penat dan lelah dr rutinitas sehari2….

  7. malam tahun baru = malam lainnya. yang berbeda hanya “moment”nya saja.. 🙂

  8. sekarang, malam tadi sudah berlalu … he he he …

  9. moestoain said: Besok masih hari minggu kan Pak Nahar?

    iya mas, sepertinya begitu 🙂

  10. tianarief said: betul! kecuali angka tahunnya saja yang bertambah, dari 2011 ke 2012.

    hanya itu saja kang, sayang sekali kalau buang uang hanya utk yang sia2 spt itu

  11. anotherorion said: yoi mas 2005 hampir gak ada acara pesta meriah, semua berefleksi, tapi apa harus nunggu tsunami season II biar orang2 balik berefleksi lagi?

    seharusnya sih jangan sampai ada bencana besar lagi, tapi kalau udah kebangetan bisa saja dikasih lagi

  12. wayanlessy said: bagi saya hampir sama dgn malam-malam biasanya….pun tak perlu nunggu tahun baru untuk berefleksi.

    iya mbak, kapan saja di mana saja kalau perlu bisa berefleksi

  13. jampang said: saya malah udah tidur jam sepuluhan kurang… 🙂

    bagus tuh mas untuk kesehatan 🙂

  14. intan0812 said: Kalau saya jg spt mba lessy, malam th baru tdk ada bedanya dg malam2 lain… Kalaupun setiap awal th kita berlibur, memang sdh dianggarkan jauh2 hari…. Memberi kesempatan anak2 dan suami melepas penat dan lelah dr rutinitas sehari2….

    iya mbak, gak perlu sampai heboh datang ke tempat2 keramaian yang sia sia, buang waktu, tenaga dan biaya. Manfaatkan saja momen liburan untuk istirahat di rumah 🙂

  15. megarachmani said: malam tahun baru = malam lainnya. yang berbeda hanya “moment”nya saja.. 🙂

    iya mbak, sayang terkadang disikapi berlebihan oleh banyak orang

  16. hwwibntato said: sekarang, malam tadi sudah berlalu … he he he …

    he he he, dan tidak akan pernah kembali

  17. kadang kala butuh imaginasi dan optimisme agar seseorang senang menapakkan hari demi hari nya mas nahar..setuju bahwa tak banyak yang berubah dari satu hari di akhir tahun 2011 ke awal tahun 2012… namun iseng mencari moment melakukan pendataan hal2 positif yang sudah atau belum dilakukan juga tidak salah lho..saya pribadi gak pernah merenung di malam tahun baru. dari dulu mah selalu baca atau lihat komputer,… tapi saya suka mendata apa yang sudah saya lakukan terkait satu bidang yang saya sukai..dan satu hal yang membedakan di malam tahun baru ini, untuk pertama kalinya saya lihat pesta kembang api di RT..heheh itupun karena Billa di bawa ayahnya ke pendopoan RT, untuk lihat kembang api… jadi ternyata dengan imaginasi, saya senang menjalani malam tahun baru kali ini..:) meskipun saya tahu, di dunia belahan lain, ataupun di wilayah negara Indonesia yang lain pasti ada yang berbeda dengan nasib kita… saya mencoba untuk melihat semua itu bagian dari pembelajaran hidup mas..met tahun baru..*saya berdoa tahun ini, rencana antologi FF nya bisa lancar nih..hehehe

  18. @Uni dianiya uni, imajinasi dan optimisme memang perlu dilatih agar selau berada di jalan yang benar. renugnan dan kontemplasi tidak harus dilakukan dalam waktu2 tertentu, bisa kapan saja. Walau belum banyak yagn berubah jadi lebih baik, tentu kita tidak boleh putus asa dan patah harapan. Memang semua bagian dari pembelajaran meskipun tidak mudahsama sama, selamat menempuh tahun yang baru ini, Insya Allah antologi FF-nya bisa terlaksana dan terbit, aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: