[Renungan] Bangunan Tinggi



Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ‘Ad, (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain.

(QS AL Fajr: 6-8).

Banyak penguasa mendirikan bangunan-bangunan besar dan megah untuk mengagungkan dan mengabadikan kehebatan mereka. BAik saat mereka maish hidup dan bekruasa atau saat mereka sudah meninggal dunia. Para Firaun membangun piramida-piramida raksasa untuk memakamkan jasad mereka dan mengabadikan keagungan kekuasaannya. Sebagian kaisar Cina ada yang membangun makam raksasa yang dijaga patung-patung prajurit terakota bersenjata lengkap. Penguasa pagan Babylonia dan sebagainya juga seringkali membuat bangunan-bangunan yang kurang lebih sama jenis dan fungsinya. Bangunan yang tampak megah itu justru menjadi saksi intrik politik, peperangan dan pertumpahan darah para penghuninya. Baik karena serangan musuh dari luar ataupun konflik diantara para penghuninya sendiri.

Di saat para penguasa berlomba memperindah bangunan-bangunan mereka, kaum muslimin terdahulu justru berlomba-lomba memperindah qalbu dan kehidupan spiritual mereka dengan dzikir dan amal-amal sholeh. Bisa jadi itulah sebabnya para penerus Rasulullah SAW tidak mendirikan bangunan-bangunan megah dan besar. Mereka bukannya tidak mampu, Imperium Persia dan Romawi sudah mereka taklukkan dan wilayah kekuasaan mereka sudah sangat luas. Hasil bumi dan harta kekayaan duniawi mengalir deras ke dalam kekuasaan mereka. Tentu sangat mudah kiranya jika mereka mendirikan istana-istana raksasa. Namun, dari sejarah, kita ketahui bahwa keempat Khulafaur Rasyidin bersama para pembantu mereka hidup sangat sederhana. Mereka memberi teladan kesederhanaan pada pejabat dan rakyatnya sehingga hampir tidak ada yang hidupnya mewah bergelimang harta meskipun tetap ada yang kaya. Hati-hati mereka sudah seperti istana megah yang mereka merasa nyaman berada di dalamnya sehingga mereka tidak lagi perlu menambah kemewahan di luar dirinya.

Namun kini, sejarah kelam bangunan-bangunan megah itu terulang kembali. Bangunan-bangunan besar yang seolah tegak menantang Sang Penguasa Alam Semesta yang Hakiki kini dibangun di mana-mana. Menara-menara pencakar langit dan gedung-gedung perbelanjaan memenuhi setiap inci lahan kota. Semua itu hanya diperuntukkan bagi mereka yang tebal kantongnya, entah haram entah halal. Dan orang-orang miskin pun terpuruk di sudut-sudut kehidupan, tanpa masa depan yang pasti dan bisa diharapkan.

Terhimpit gedung gedung tinggi
wajah murung yang hampir mati
biarlah mereka iri
wajar bila mencaci-maki

Berikan Pijar Matahari by Iwan Fals

Semoga bermanfaat, gambar dari wikipedia

Iklan

Posted on Juli 8, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. Ketika melihat ciptaan Tuhan itu… benar benar apa yang kita bangun, tak ada apa-apanya 😦

  2. Terimakasih mas, renungannya…

  3. pemukiman penduduk, diubah jadi bangunan tinggi… penduduk lama…. terpental

  4. megapolitan … he he he …

  5. @ mas Bimo: sama sama mas, apapun yang kita bangun, sungguh Dia jauh lebih besar dan indah karyaNya@ bang Rifki: banyak bang yang begitu, sudah seperti itu uang ganti ruginya gak seberapa dan seringkali disunat oknum2 yg berkepentingan@mas Hendra: iya mas, kadang lupa sama kelestarian lingkungan

  6. Makanya sekarang cuaca jadi ekstrim :)TFS

  7. elok46 said: Makanya sekarang cuaca jadi ekstrim :)TFS

    betul mbak elok46, lebih lanjut bisa dibaca di tulisan yang ini dan tulisan yang ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: