[Peduli] Kebakaran di Karet Tengsin

Selasa siang, tanggal 7 Agustus, saya mendapat informasi dari mbak Yanti Apong, salah satu anggota komunitas School of Life. Dia bilang ada kebakaran besar di daerah Karet Tengsin dan salah satu teman kami, mbak Yosi Martini, yang juga anggota komunitas itu rumahnya habis terbakar. Saya pun mengajukan diri untuk ikut datang ke sana dan disetujui oleh mbak Yanti. Patokannya, Pom Bensin Pejompongan. Untunglah saat itu ada yang bisa mengantar saya ke pom bensin tersebut dari rumah. Selanjutnya saya naik angkot ke rumah susun dekat lokasi kebakaran. Setelah beberapa kali menelepon mbak Yosi, saya pun sampai ke dekat poskamling RT 02 yang sudah habis terbakar. Mbak Yosi, yang saat itu sedang bersama keluarganya yang mengungsi di kuburan Karet Bivak, menjemput saya dan membawa saya menemui keluarganya. Sebelum menuju pemakaman tempat mengungsi tersebut, saya sempat mengunjungi rumah mbak Yosi dan keluarganya yagn sudah habis terbakar.

kebakaran di karet Jakarta

Kebakaran besar itu dimulai dari sebuah rumah di RT 01. Saat itu sebagian besar warga sedang shalat tarawih sehingga kebakaran terlambat diantisipasi serta semakin meluas. Kebakaran yagn sangat besar itu menghanguskan 4 RT yaitu RT 01 sampai 04. Padatnya lokasi serta sempitnya jalan membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk memadamkan api. Ditambah lagi saat itu kali yang melintasi pemukiman tersebut sedang surut airnya hingga sulit untuk dipakai memadamkan api. Kencangnya angin malam itu membuat api semakin membesar dan menyebar. Bahkan, pasar yang berada di dekat lokasi pun terkena dampaknya. Banyak kios-kios pedagang yang hangus terbakar. Kebakaran itu sendiri terjadi sekitar jam 19:30 dan baru bisa diantisipasi jam 23:00. Bisa dibayangkan betapa lamanya kebakaran besar itu terjadi dan betapa banyaknya kerugian moril dan materil yagn diderita masyarakat di sana. Di sana sini banyak orang yang berusaha mencari apa saja yang masih bisa diselamatkan. Namun hal itu tetap tidak dapat menutupi fakta bahwa mereka sudah mengalami kerugian yang luar biasa.

salah satu tenda pengungsi di kebakaran Kali Mati, Karet, Jakarta

Penderitaan warga yang sudah tertimpa musibah itu masih ditambah lagi dengan adanya tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Terkadang mereka menggunakan modus berpura-pura menjadi orang yang akan membantu mengangkat barang. Namun, sesudah barang seperti televisi atau radio diangkat oleh mereka, mereka pun melarikan diri beserta barang-barang tersebut. Bisa dibayangkan betapa mudahnya kejahatan seperti itu terjadi saat kepanikan melanda warga. Bencana memang seringkali membuka peluang yang lebar untuk terjadinya beragam kejahatan. Belum lagi kondisi pengungsian yang buruk sehingga membuat para pengungsi, terutama anak-anak, rentan terkena berbagai macam penyakit.

Padatnya pemukiman seperti yang terbakar di daeah Karet Tengsin itu adalah contoh dari apa yang disebut sebagai kerentanan sosial. Pemukiman yang padat seperti itu sangat tidak kondusif dan bukan merupakan tempat yang nyaman bagi para penghuninya untuk bisa tinggal, bekerja, beristirahat ataupun beribadah dengan nyaman. Udara yang pengap dan lembab juga sangat tidak baik untuk kesehatan para penduduknya, terutama bagi anak-anak. Belum lagi apabila ada bencana besar yang diakibatkan keteledoran kecil seperti ponsel yang meledak atau korsleting listrik, terutama listrik colongan.

Sudah saatnya bagi kita semua untuk bekerjasama mengatasi, minimal mengurangi, kerentanan sosial yang menghantui kita selama ini. Bahkan, sekarang ini pun sebenarnya sudah sangat terlambat bagi kita untuk bertindak dan bekerja sama karena bencana akibat kerentanan sosial itu sudah terjadi di mana mana. Sudah banyak korban jiwa yang jatuh dan sudah tak terhitung lagi kerugian moril dan materil yang diderita masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. JIka bukan kita, siapa lagi, jika bukan sekarang, kapan lagi.

Semoga bermanfaat, foto-foto Insya Allah menyusul

Temans, jika kita sedih, marah dan kecewa kehilangan rumah virtual kita di Multiply, tidak ada salahnya kita melihat yang lebih malang dari kita, yaitu mereka yang kehilangan rumah sebenarnya di dunia nyata dan terpaksa mengungsi ke pemakaman dengan tenda seadanya. Bantuan dpt melalui BSMI Jakarta Dr.Gatut 08119915402,atau posko stempat Suhendra 083876454847..

Iklan

Posted on Agustus 8, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. :(( mau lebaran padahal….

  2. bimosaurus said: :(( mau lebaran padahal….

    betul mas bimo, bencana memang bisa terjadi kapan saja :((

  3. Iyah, Maskehilangan rumah kita di MP, masih bisa diatasi, tapi kehilangan rumah nyata? Hik, Innalillahi…Saya dah gabung sama KEB, Mas KEB (Kelompok Emak-Emak Blogger)

  4. anazkia said: Iyah, Maskehilangan rumah kita di MP, masih bisa diatasi, tapi kehilangan rumah nyata? Hik, Innalillahi…Saya dah gabung sama KEB, Mas KEB (Kelompok Emak-Emak Blogger)

    iya mbak, sebagai pelajaran buat kita untuk tetap bersyukur karena masih banyak di luar sana yang kehilangan tempat tinggal sebenarnya. semoga komunitasnya bisa memotivasi mbak dan anggotanya untuk terus berkarya ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Yeuh!

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: