Beberapa Film Dokumenter yang perlu kita saksikan

Berikut beberapa film dokumenter yang perlu disaksikan untuk mengetahui apa sesungguhnya yang terjadi di dunia ini.

1. The New Rulers of The World

Film besutan sutradara John Pilgers ini mengisahkan tentang sebuah negara yang seharusnya tidak miskin. Negara itu memang kaya raya, penuh sumber daya alam, baik pertanian, peternakan maupun hasil tambang. Namun sayang kekayaan itu tidak terdistribusi dengan baik dan hanya bisa dinikmat segelintir orang saja. Orang-orang yang berkuasa di negeri itu lebih memilih untuk bermitra dengan pihak-pihak asing untuk mengeruk kekayaan alamnya daripada menggunakan kekayaan itu untuk menyejahterakan rakyatnya. Negara itu tidak lain dan tidak bukan negara kita sendiri, yaitu Indonesia. Dijelaskan bagaimana sebuah celana pendek dijual berkali lipat lebih mahal daripada upah buruh pembuatnya. Seorang pemain golf terkenal dibayar jauh lebih mahal untuk mempromosikan sebuah sepatu olah raga daripada seluruh upah buruh yang membuat sepatu itu.

Dalam film ini, Pilgers juga melakukan investigasi terhadap badan-badan keuangan dunia yang seringkali memberikan pinjaman-pinjaman pada negara berkembang. Dijelaskan pula bagaimana peran rezim Orde Baru dalam memuluskan jalan bagi organisasi-organisasi tersebut untuk memasuki Indonesia, yang oleh Presiden AS kala itu, Nixon, disebut sebagai “The Greatest Prize in Asia”. Menurut Pilgers, globalisasi yang terjadi saat ini sebenarnya hanyalah pengulangan kolonialisme bangsa-bangsa Eropa pada abad ke 15.

2. The American Dreams

Film animasi ini mengisahkan dua orang sahabat yang berpetualang menembus ruang dan waktu untuk menyingkap sebuah konspirasi besar untuk menguasai dunia dan memperbudak penghuninya. Para konspirator itu menggunakan senjata yang sangat ampuh untuk menguasai musuh-musuh mereka yaitu uang kertas. Ya, uang kertas yang selama ini kita pergunakan dalam transaksi sehari-hari ternyata merupakan salah satu instrumen perbudakan yang dipergunakan untuk menjerat leher kita agar tunduk patuh pada mereka. Semakin besar inflasi yang terjadi, semakin banyak pula uang kita yang secara tidak langsung dan tanpa sadar dirampas dari kita.

Kedua sahabat itu, Pile dan Bill, mengajak para pemirsanya untuk menelusuri sejarah uang kertas dan bagaimana kertas-kertas itu bisa sama nilainya dengan emas. Kesederhanaan animasi film ini sama sekali tidak mengurangi kedalaman maknanya. Film ini akan membuat kita mempertanyakan kembali makna kekayaan harta yang sesungguhnya. Apakah tumpukan-tumpukan uang kertas kita itu benar-benar bernilai atau hanya ilusi belaka.

3. The End of Poverty?

Aforisma “orang miskin selalu bersama kita” sudah ada sejak zaman dahulu, namun walau frase itu seakan masih berlaku hingga abad ke 21 ini, sedikit yang bisa menjelaksan mengapa kemiskinan begitu tersebar luas di dunia ini. Seorang aktivis dan pembuat film Philippe Diaz menyelidiki sejarah dan dampak kesenjangan ekonomi di dunia ketiga dalam film ini. Diaz pun membuat argumentasi yang meyakinkan bahwa kemiskinan bukanlah kecelakaan atau kesialan yang menyebabkan bertumbuhnya kelas sosial bawah di seluruh dunia. Diaz melacak pertumbuhan kemiskinan global sejak zaman kolonialisme abad ke 15.

Film ini juga menampilkan beberapa wawancara dengan sejumlah ahli ekonomi, ahli sosiologi dan ahli sejarah yang menjelaskan bagaimana kemiskinan adalah konsekwensi alamiah dari kebijakan ekonomi pasar bebas. Kebijakan itu menyebabkan negara-negara adidaya mengeksploitasi negara-negara yang lebih miskin untuk menggerakkan asset mereka dan membuat uang hanya beredar di tangan-tangan orang kaya dan tidak terdistribusi secara lebih merata ke tangan orang-orang yang sesungguhnya membantu mereka menjadi kaya. Diaz juga mengeksplorasi bagaimana negara-negara kaya (terutama Amerika Serikat) mendapatkan dengan paksa bagian yang tidak proporsional dari sumber daya alam dunia dan bagaimana ketidakseimbangan ini memiliki dampak yang mengerikan bagi lingkungan dan ekonomi.

4. Food Inc.  

Film dokumenter yang diproduksi tahun 2008 ini menyingkap “kejahatan kemanusiaan dan kebinatangan” yang dilakukan industri makanan berskala internasional. Disutradarai oleh pemenang Emmy Award Robert Kenner, film ini menimbulkan dampak yang luar biasa bagi industri makanan berskala besar. Mereka berusaha melakukan bantahan-bantahan melalui berbagai program public relations-nya dan menolak untuk diwawancarai, termasuk menolak untuk memberi akses pada pabrik-pabrik pengolahan milik mereka. Film ini menampilkan Michael Pollan dan Eric Schlosser sebagai narator, dua kritikus model pertanian ala pabrik.

Film ini mengungkap praktik pembuatan daging dan sayur mayur yang dilakukan banyak perusahaan-perusahaan makanan berskala besar. Restoran-restoran fast food, yang selama ini dituding sebagai salah satu perusak kesehatan terbesar, juga tidak lolos dari film ini. Monopoli kedelai oleh perusaahaan kontroversial, Monsanto, juga tidak lepas dari pembahasan filim berdurasi sekitar satu setengah jam ini. Singkat cerita, film ini membongkar habis kekejian perusahaan makanan dalam menguasai konsumen dan mengeruk keuntungan. Tidak ketinggalan, bagaimana perusaahaan-perusahaan itu  bersekongkol dengan penguasa negara adidaya yang ingin menguasai dunai serta menggunakan makanan sebagai senjatanya.

Keterangan lebih lengkap tentang film dokumenter ini dapat ditemukan di blog mas Iwan Yuliyanto yang ini

Semua film di atas sampai saat ini masih bisa kita temukan di internet, sehingga ada baiknya segera di-download agar bisa disaksikan sebanyak mungkin orang-orang yang kita cintai dan kita pedulikan.

Semoga bermanfaat

Iklan

Posted on Oktober 28, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. Rangkumannya keren, mas Nahar. Film-film edukasi seperti ini yang kudu terus dikaji, biar tidak terlena adanya bahaya yg mengancam.

    • iya mas Iwan, terinspirasi postingan mas Iwan yang membahas Food Inc. kebetulan saya pernah menyaksikan ketiga film lainnya, jadi dibahas bareng saja

      semoga makin banyak yang menyaksikan film2 spt itu agar mereka sadar akan bahaya yang mengancam kita semua

  2. Penasaran sm ketiga film itu 🙂

  3. Pengin nonton : 1. The New Rulers of The World

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: