Resiko Jadi Anak Pejabat

Resiko jadi anak pejabat memang dihujat di mana-mana, apalagi di jejaring sosial atau forum-forum di internet. Ketika ada berita seorang anak pejabat menabrak mobil lain dengan mobil mewahnya saat tahun baru yang lalu, langsung saja publik bereaksi keras. Mereka menuntut agar si anak pejabat dihukum seberat-beratnya karena menurut berita tabrakkan itu sudah sampai menimbulkan korban jiwa. Ketika ada berita seorang cucu pejabat tinggi lainnya mendapat perawatan istimewa di rumah sakit sementara ada anak yang sampai meninggal karena ditolak 10 rumah sakit, reaksi publik lebih keras lagi. Memang, berita tentang bayi yang meninggal itu sendiri masih simpang siur. Ada yang bilang bahwa si bayi memiliki kelainan yang tidak mampu diatasi rumah sakit-rumah sakit yang ada. Publik tetap saja membandingkan bayi yang ditolak itu dengan bayi lainnya yang merupakan cucu dari seorang pejabat tinggi negara. Dengan kata lain, anak dari seorang anak pejabat.

Steretype anak pejabat yang suka bermewah-mewah, arogan dan maunya menang sendiri memang sudah ada sejak lama. Tahun 1980 pernah ada film berjudul Perawan Desa. Film ini mengisahkan tentang Sum Kuning (Yatty Surachman) seorang gadis belia penjual telur yang cantik dari Godean, Yogyakarta. Pada tahun 1970 ia diperkosa oleh anak seorang tokoh masyarakat (dan diduga juga oleh beberapa teman anak itu) di kota Yogyakarta. Kasus ini merebak menjadi berita besar ketika pihak penegak hukum terkesan mengalami kesulitan untuk membongkar kasusnya hingga tuntas. Pertama-tama Sum Kuning disuap agar tidak melaporkan kasus ini kepada polisi. Belakangan tuduhan Sum Kuning dinyatakan sebagai dusta. Seorang pedagang bakso keliling dijadikan kambing hitam dan dipaksa mengaku sebagai pelakunya. Film ini sempat dilarang diputar saat pemerintahan Orde Baru berkuasa.

Memang, tidak ada orang yang meminta dilahirkan sebagai seorang anak pejabat. Di satu sisi, lahir sebagai anak pejabat memang bisa jadi anugerah tapi di sisi lain bisa jadi juga jadi musibah. Mau tidak mau suka tidak suka, tingkah laku seorang anak pejabat pasti bakal jadi sorotan publik. Apalagi di zaman pesatnya perkembangan teknologi informasi seperti sekarang ini. Salah bertingkah sedikit saja sudah harus siap-siap jadi sasaran bulan -bulanan dan caci maki. Apalagi di era serba bebas dan bablas yang kini sedang melanda Indonesia saat ini ditambah lagi dengan kecanggihan teknologi informasi yang seakan tak terbatas.

Namun demikian, sebenci apapun kita terhadap seseorang, bersikap adil seharusnya mesti dikedepankan. Anak pejabat memang bukan malaikat tapi juga bukan setan. Anak pejabat adalah manusia biasa yang bisa jadi orang baik atau orang jahat. Anak pejabat memang seringkali hidup dalam kemewahan dan gelimang harta benda. Jadi, bisa dipahami jika banyak diantara mereka yang kurang memiliki kepekaan sosial pada sesama manusia, terutama kepada mereka yang miskin. Walaupun tentu saja pemahaman itu bukan berarti pembenaran terhadap tingkah laku sebagian dari mereka yang suka berbuat seenaknya saja. Keadilan harus ditegakkan kepada siapapun yang bersalah walaupun tinggi kedudukannya atau berasal dari keluarga yang berkuasa.   

Dari ‘Aisyah ra. bahwasanya bangsa Quraisy dipusingkan oleh persoalan seorang wanita dari suku Makhzum yang mencuri, kemudian mereka bertanya : “Siapa lagi yang pantas diutus untuk memintakan keringanan (dsipensasi) masalah ini kepada Rasulullah saw.?” Akhirnya mereka berkata : “Siapa lagi yang pantas diutus kecuali Usamah bin Zaid yang kekasih Rasulullah saw itu.” Maka Usamah menyampaikan hal itu kepada beliau, kemudian Rasulullah saw. bersabda : ” Apakah pantas kamu memintakan dispensasi dalam salah satu dari hukum-hukum Allah yang telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala”. Setelah itu beliau berdiri dan berpidato : “Sesungguhnya kebinasaan orang-orang sebelum kalian adalah apabila ada orang terhormat diantara mereka mencuri, maka mereka membiarkan, dan apabila orang lemah diantara mereka itu mencuri, maka dilaksanakanlah hukum itu kepadanya. Demi Allah, seandainya Fatimah binti Muhammad saw itu mencuri aku pasti akan memotong tangannya.(HR.Bukhari dan Muslim).

Semoga bermanfaat

Iklan

Posted on Februari 24, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. yaammmpyuuun si jamal mirdad kala seumuran anaknya kini…. pangling.

    kacang gak ninggal lanjaran, mas. ngerti ga yah bahasa ini?
    anak pejabat yang ‘santun’, anaknya pun ikut santun. klo bapaknya model petetang peteteng, gak salah anak pejabat jadinya angkuh dan nggak pro sosial. sayangnya golongan kedualah yg paling banyak.

    • He he he, waktu itu masih ganteng ya mbak

      Itu artinya kalau gak salah “kacang gak akan meninggalkan kulitnya”

      biasanya sih memang begitu, anak kan peniru ulung. Kalau bapaknya sholeh Insya Allah si anak pun demikian, begitu pula sebaliknya. Jika terlampau dimanja ya bisa bahaya. Walau tentu saja ada pengecualian sepertinya anaknya Nabi Nuh atau Nabi Ibrahim yang ayahnya (ada yg bilang pamannya) pembuat berhala

  2. untung aku orang biasa, hehehe

  3. Berbuat adil itu perlu keteladanan dalam diri bukan sekedar teori atau himbauan. Sebagai pejabat publik harus siap memberikan teladan yang baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: