Monthly Archives: Maret 2013

Bagaimana Kabar Multiply Pasca Gusuran?

Yang namanya gratisan zaman sekarang sebenarnya sudah tidak ada di planet bumi tercinta ini. Semua serba bayar, mungkin tinggal bernafas aja yang masih gratis, itu pun dengan udara yang tercemar polusi dan gas-gas beracun yang sudah semakin mendekati ambang batas toleransi. Kalau ingin udara yang bersih ya beli aja oksigen dalam tabung atau kalau punya uang lebih banyak lagi buat sendiri hyperbaric chamber di rumah buat bernafas dengan oksigen murni.

Demikian pula kiranya dengan dunia online alias dunia maya yang disebut internet itu. Walaupun masih banyak gratisan bertebaran di mana-mana namun hakikatnya tidak gratis juga. Pengguna wordpress bisa melihat ada iklan di bawah setiap postingan blog mereka. Sebagian blog di blogger dot com (yang bentuknya username dot blogspot dot com) ada yang pakai google adsense, iklan bagi hasil sama korporasi Google. Facebook pun sekarang memperkenalkan status berbayar, status yg dibuat penggunanaya bisa dipromosikan asal ada bayarannya. Youtube pun demikian, nonton video gratisan ada juga iklannya sekarang. Ruang server gak gratis cuy, ada biaya maintenance-nya, biaya listrik dan lain sebagainya. Lah nitip barang di gudang aja bayar apalagi yang pakai energi kaya server.

Bagaimana dengan Multiply? Sedikit flashback, dulu sih multiply pakai cara yang sama, iklan. Biasanya saat itu pakainya google adsense di sidebar-nya. Jadi yang pakai akun gratisan gak bisa customize sidebar. Kalau mau utak-atik sidebar ya harus upgrade member dan itu gak gratis. Eh, setelah beberapa lama sidebar itu pun dibuka, siapapun boleh meng-customize sidebar tersebut. Memang sih, masih ada keterbatasannya seperti gak boleh pakai javascript atau script-script lainnya, bolehnya pakai text atau HTML doang. Tapi itu pun sudah lumayan, bisa tampilkan banner-banner yang ingin kita promosikan atau yang lainnya. Iklannya sendiri pindah ke mana? Ya ke paling atas, di atas situs MP kita.

Waktu berlalu, Multiply pun memperkenalkan yang namanya Marketplace alias sejenis Mall online di kompleks Multiply tersebut. Para online seller, yang taidnya jualan di rumah virtual masing-masing, akhirnya bergabung (atau digabungkan) ke sana. Siapapun yang mau login harus lewat marketplace dulu, minimal lihat-lihat etalase virtualnya walau hanya selintas. Tapi itu juga sudah lebih dari cukup untuk membuat sedikit “rekaman” dalam bawah sadar siapapun yang ingin login ke MP. Iklan-iklan dari marketplace pun mulai terlihat di inbox masing-masing pengguna MP. Saat logout, ada iklan juga yang sebenarnya cukup untuk memperkenalkan produk yang diiklankan.

Namun demikian, entah kenapa pihak pengelola tidak merasa puas. Apakah karena ingin mengejar keuntungan lebih besar lagi atau memang biaya operasional tidak memadai, diambillah keputusan yang sangat menyakitkan bagi para blogger yang numpang di kompleks virtual tersebut. Semua bloggers harus keluar karena ruang server mau dibuat jualan.  Istilahnya, kompleks MP kini diubah seratus persen jadi mall online, bukan lagi sekedar pertokoan di depan kompleks. Walaupun banyak yang protes, mau gak mau para bloggers pun kini harus “diaspora” alias tercerai-berai kemana-mana. Ada yang pindah ke WordPress, ada yang pindah ke blogspot, ada juga yang bikin situs sendiri. Namun sayang seribu sayang ada pula yang hasil-hasil karyanya selama menggunakan multiply tidak terselamatkan sama sekali.

KIni, apakah mall online bernama Multiply dot Co dot Id (bukan lagi dot com) akan sukses merajai dunia e-commerce di Indonesia? Mungkin masih terlalu dini untuk menilainya namun jika kita melihat fan page mereka di facebook, sepertinya banyak sekali perbaikan yagn harus mereka lakukan. Ternyata para online sellers itulah yang sekarang merasakan apa yang pernah dirasakan para bloggers yang dulu ber-“simbiosis mutualistis” bersama Multiply. Banyak sekali online sellers yang mengeluhkan layanan dari Multiply yang dianggap kurang profesional dan merugikan mereka. Keterlambatan pembayaran dan buruknya layanan adalah hal yang paling mendominasi diantara keluhan-keluhan yang mereka sampaikan. Detilnya bisa dibaca di kultwit yang satu ini atau silakan saja mampir ke fan page MP di facebook dan baca sendiri komentar-komentar yang ada di sana. Yang jelas, sekedar menggusur para bloggers dari ruang server di Multiply tidak cukup untuk memenangkan kancah peperangan ekonomi di dunia maya. Para bloggers memang tidak bisa berbuat banyak selain angkat kaki dan mengemasi data-data mereka, namanya juga gratisan. Tapi untuk para online sellers tentu tidak demikian. Mereka adalah “nyawa” dan “pemberi pemasukan” bagi sebuah mall online bernama Multiply. Mereka berhak mendapat pelayanan terbaik dari Multiply. Jika mereka sampai terlalu kecewa, mereka tentu bisa dengan mudah menutup akun mereka di Multiply dan membuka toko online di situs-situs e-commerce lainnya atau bikin situs sendiri, baik gratisan atau yang berbayar. Tanpa mereka, Multiply hanya akan seperti mall-mall yang menjadi korban kerusuhan Mei 1998 atau mall yang sudah bangkrut. Hanya menyisakan lorong-lorong berdebu dan ruangan-ruangan kosong tanpa ada tanda-tanda kehidupan, bahkan mungkin bisa jadi sarang preman dan penjahat atau makhluk halus gentayangan. Tentu bukan seperti itu yang diinginkan bukan?

Semoga bermanfaat

[Kesehatan] Liver dan Pola Makan

Zat-zat yang terkandung dalam makanan dapat dibagi menjadi dua yaitu

1. kalori: merupakan bahan bakar tubuh, terdiri dari karbohidrat dan lemak.

2. Gizi: bahan pembangun dan perbaikan bagi tubuh, teridiri dari protein, asam amino essensial dan asam amino non essensial, vitamin dan mineral

Kalori tidak mudah rusak oleh pengolahan makanan namun gizi dapat rusak. Pengolahan dengan suhu tinggi dapat merusak nilai gizi makanna. Jika Liver sehat dan kuat maka zat gizi yang rusak itu masih dapat diolah oleh tubuh manusia, namun jika tidak zat-zat itu akan terbuang. Makanan yang berasal dari daging hewan lebih banyak menghasilkan toksin daripada yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Toksin tersebut bisa membebani dan melemahkan liver. Hal-hal lain yang memperberat kerja liver antara lain:

1. Zat-zat aditif (6 P: pemanis buatan, pengawet, pengental, pengembang, pemutih, pestisida)
2. pengolahan dengan suhu yang tinggi.
3. makanan yang dibakar hingga gosong (barbeque, sate dll)
4. toksin hasil pembusukan makanan-makanan berunsur hewani (daging dll) yang tidak bisa segera dikeluarkan karena kurangnya konsumsi serat (buah dan sayur)

Ciri-ciri liver yang lemah:

1. Sering masuk angin, sakit maag dan masalah pencernaan. Liver yang lemah menyebabkan gerakan usus menjadi lambat hingga lambung terhambat kerjanya. Lambung yang kerjanya terhambat menjadi mengembang dan udara masuk dari mulut. Akibatnya,  orang yang mengalami merasa perutnya kembung dan sering bersendawa.

2. Otot-otot sering terasa pegal karena peredaran darah tidak lancar. Liver yang lemah membuat darah tidak ternetralisir dari toksin sehingga darah menjadi asam dan kental serta tidak bisa mengalir lancar. Keasaman darah membuat pembuluh darah rusak dan rentah pecah hingga tubuh menambalnya dengan kolestrol. Penambalan-penambalan tersebut membuat banyak terdapat sumbatan di berbagai tempat dalam pembuluh darah. Banyak penyakit degeneratif bisa disebabkan oleh penyumbatan-penyumbatan tersebut seperti stroke, jantung koroner dan lain sebagainya.

3. Kemampuan Liver menyimpan gula darah berkurang. Akibatnya, gula darah cepat drop sehingga orang mudah mengantuk, mudah lapar, cepat lelah, stamina rendah, asam lambung naik, asam urat timbul dan lain sebagainya.

Sumber: Acara Ruang Kesehatan Radio Silaturahim 720 AM

“The oldest and strongest emotion of mankind is fear, and the oldest and strongest kind of fear is fear of the unknown.”
— H.P. Lovecraft

~Cruising through my Life~

It is undeniable that we humans live in constant fear.

However much confident, independent, solitary or loved we are, there exist an ounce of fear within each of us. The fear some share openly, the fear some hide mysteriously, the fear some admit consciously and the fear some know unconsciously..

So what are these fears?

I made a small list of my own here, trying to explore different types of fear found in the deepest corners of our hearts.

1. Fear of losing a loved one

This is the most commonly found fear in humans. Maybe in animals too, but I haven’t thought about that (yet).

Be it a person fearing his/her old ailing parent would die soon. Or a teenager head over heels in love with someone, fearing its just infatuation and won’t last. Fear of losing a loved one stirs up anyone – even if they claim…

Lihat pos aslinya 1.512 kata lagi

Hati-hati menghakimi yang telah pergi

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu,” (Qs. Ali Imran: 185)

Berita kematian kembali menghiasi hari-hari kita. Bukan hanya satu tapi beberapa sekaligus, ada yang sudah sangat lanjut usianya dan ada pula yang masih relatif muda. Malaikat Pencabut Nyawa memang tidak pernah membeda-bedakan orang yang akan dijemputnya. Baik yang sudah lanjut usia ataupun yang masih muda penuh gairah dan vitalitas, baik yang sehat dan segar bugar ataupun yang sudah sakit-sakitan. Beberapa orang yang relatif muda yang telah pergi adalah presenter dan penyanyi Ricky Johannes dan seorang pemuda muslim bernama Kodrat. Rick Jo, demikian panggilan akrab beliau, meninggal karena serangan jantung sedangkan Kodrat meninggal akibat tindakan brutal Densus 88 yang mungkin sedang “ngejar setoran”. Sedangkan yang berusia lanjut adalah seorang ulama asal Suriah, Shaikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi. Ada yang mengatakan beliau meninggal dunia akibat bom bunuh diri namun hal itu sampai kini masih diperdebatkan.

Sebagaimana dilansir dari situs bumisyam.com, Ketua Organisasi Wahdah Islamiyah, Ahmad Zaytun Rusmin, mengatakan bahwa umat harus tetap berhati-hati dalam menghakimi seorang ulama. Biar bagaimanapun Ramadhan Al Buthi tetap merupakan ulama ahlussunnah yang memiliki karya besar. “Ulama juga manusia biasa, mereka juga bisa membuat kekeliruan dalam berpendapat” Jelasnya kepada Bumisyam.com sebelum kegiatan ‘Silahturahim dan Pelatihan Kaderisasi Ulama’ di Jakarta. Jum’at (22/03/2013). Sebagaimana kita ketahui bersama, ada banyak pendapat mengenai kematian tokoh ulama kharismatik asal Suriah tersebut. Ada yang menganggap beliau sebagai seorang ulama yang besar jasanya bagi umat Islam dan buku-bukunya sangat layak dibaca dan dipelajari. Namun ada juga yang menganggapnya sebagai seorang ulama pendukung Rezim Basyar Ashad yang sekarang sedang berusaha mempertahankan kekuasaannya di Suriah.

Bagaimanapun juga, kematian mereka memberi kita banyak pelajaran. Kematian mengingatkan kita bahwa waktu hidup di dunia ini tidak ternilai harganya karena waktu yang telah berlalu tidak akan kembali. Kematian juga menasihati kita jangan terlalu bangga dengan apa yang sudah kita peroleh dan miliki sekarang ini. Yang akan kita bawa ke dunia sesudah kematian hanyalah kain putih yang membalut jasad kita dan amal sholeh kebaikan kita, itu pun jika selama hidup kita rajin melakukannya. Jika tidak, kita seperti orang yang terpaksa melakukan perjalanan jauh tanpa bekal sedikitpun. Sungguh suatu penderitaan yang tidak terbayangkan beratnya. Dan, daripada sibuk membahas dan menghakimi mereka yang telah tiada, lebih baik kita segera beramal sebanyak mungkin agar bila saat itu tiba bagi kita, kita Insya Allah sudah siap menghadapinya.

Semoga bermanfaat

yang terbaik hanyalah,
segeralah bersujud
mumpung kita masih diberi waktu

Masih Ada Waktu
Ebiet G. Ade

Kezaliman akibat beratnya penghidupan

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia, ‘Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?’ Allah berfirman, ‘Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, Maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan,'”

(QS Thaahaa [20]: 124 – 126).

Dalam sebuah acara konsultasi keagamaan di sebuah radio swasta, ada telepon masuk untuk bertanya pada ustadz yang mengasuh acara tersebut. Penanya adalah seorang yang pernah berprofesi sebagai seorang supir yang bertugas membawa kendaraan majikannya. Sang penanya kini sudah memiliki sebuah rumah yang sederhana untuk ditempati bersama keluarganya. Namun, untuk memperoleh rumah tersebut, dia banyak melakukan “korupsi bensin”, yaitu me-markup jumlah angka pembelian bensin atau membeli bensin kurang dari seharusnya. Jika dia minta anggaran untuk beli bensin 10 liter misalnya, dia hanya membeli 8 liter dan meminta bon kosong pada petugas SPBU.

Sekarang, dia merasa resah atas kecurangan yang dulu pernah dia lakukan. Dalam konsultasi tersebut, dia menanyakan hal itu pada ustadz pengasuh untuk mendapatkan solusinya. Ustadz pengasuh pun menyarankan agar si mantan supir itu meminta kerelaan mantan majikannya dan jika perlu mengganti kerugian yang dialaminya. Jika tidak, maka akan ada perhitungan yang berat di akhirat nanti terhadap kezaliman yang pernah dilakukan tersebut. Namun, jika dia sudah berusaha namun tidak bisa menemukan sang mantan majikan, maka Insya Allah dia sudah menebus kesalahannya dan bisa mengalihkan apa yang pernah dia selewangkan itu dalam bentuk sedekah kepada yang membutuhkan.

Beratnya penghidupan kadang membuat orang lupa dan gelap mata. Mereka seringkali menghalalkan cara apapun agar bisa memenuhi kebutuhannya dan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Padahal, setiap kezaliman pasti akan menghancurkan keberkahan dalam hidup di dunia dan akan diperhitungkan seadil-adilnya di akhirat nanti. Teringat kembali akan perkataan seorang motivator yang kira-kira isinya, “Jaman sekarang memang susah mencari pekerjaan, namun lebih sulit lagi mencari orang yang sungguh-sungguh mau bekerja dan benar-benar dapat dipercaya saat melakukan pekerjaannya. Jaman sekarang memang susah mencari orang yang mau memodali usaha, namun lebih sulit lagi mencari orang yang benar-benar mau mengelola modal yang diberikan dengan amanah dan penuh integritas”. Rupanya masalah yang lebih besar dari kehidupan yang kini serba sulit adalah sulitnya memperbaiki mentalitas orang-orang yang hidup dalam kehidupan itu sendiri.

Semoga kita diberi kekuatan untuk menjauhkan diri dari menzalimi orang lain sekecil apapun mesikpun hidup ini tidak selalu mudah, aamiin

Densus 88 Ngejar Setoran?

Malam ini aktivitas online saya mau tidak mau diwarnai rasa duka cita yang mendalam. Betapa tidak, satu lagi seorang saudara sesama muslim, meskipun saya tidak mengenalnya langsung, telah menjadi korban kebiadaban pasukan teroris yang sudah lama dianggap sebagai musuh bagi umat Islam, terutama mereka yang ingin agar Islam tegak sepenuhnya di bumi nusantara tercinta ini.

Ada juga terbersit rasa iri karena belum tentu diri yang penuh dosa ini bisa mengalami khusnul khatimah (Insya Allah) seperti beliau. Namun, tentu semua itu bukan berarti pembenaran terhadap aksi-aksi brutal yang dilakukan Densus 88. Apalagi ada indikasi akh Kodrat, sang korban yang Insya Allah telah menjadi syuhada, mengalami penyiksaan hingga tubuhnya lebam-lebam.

Terbersit kecurigaan bahwa Densus 88 saat ini sedang “mengejar setoran” kepada para investor yang membiayai semua peralatan, pelatihan dan indoktrinasi yang mereka terima. Mirip dengan angkutan umum yang ugal-ugalan, kebut-kebutan dan ngetem sembarangan di jalan. Sangat sulit berkomunikasi dan bernegosiasi dengan supir angkutan umum yang sedang mengejar setoran karena bagi mereka itu adalah masalah hidup dan mati.

Sudah merupakan rahasia umum bahwa Densus 88 adalah pasukan bentukan asing (Amerika, Australia dll) yang dibentuk untuk menumpas teroris (baca: umat Islam) di Indonesia. Saat masih marak isu bom di tanah air, Densus 88 seakan-akan “ada kerjanya” namun sekarang sebagaimana kita ketahui, tidak ada tokoh “teroris” yang bisa diangkat ke permukaan. Sedangkan bisa jadi, dana untuk gajian para personil Densus 88 mungkin sudah diberikan dan para tuan besar itu tentu saja tidak ingin uang itu lenyap begitu saja. Jadi, sangat mungkin mereka secara serampangan mengambil korbannya. Asal ada orang berjenggot, rajin datang ke masjid atau suka mengaji, jadilah dia korban meskipun belum tentu bersalah. Masih untung jika hanya “salah tangkap”, kalau sampai ditembak mati? Tentu dia tidak akan kembali meskipun mungkin jadi Syuhada, Insya Allah.

Maka, tidak mengherankan jika banyak sekali jamaah, ormas dan organisasi Islam yang menuntut Densus 88 tersebut dibubarkan. Namun sungguh disayangkan, upaya menuntut pembubaran Densus 88 ini ternyata tidak mudah. Terlalu banyak kepentingan yang ada di dalamnya, yang akan terganggu jika pasukan khusus ini dibubarkan. Terutama mereka yang sudah mengeluarkan sejumlah besar uang untuk membiayai pelatihan dan peralatan pasukan tersebut. Dan mereka tentu tidak ingin investasinya hilang begitu saja dan kepentingannya jadi terganggu.

Semoga bermanfaat

Related post: Bubarkan Densus 88 Selamatkan Umat Islam

Mengenal Jenis-Jenis Senjata Api

I leave this as a declaration of intent, so no one will be confused. One: “Si vis pacem, para bellum.” Latin. Boot Camp Sergeant made us recite it like a prayer. “Si vis pacem, para bellum – If you want peace, prepare for war.”

The Punisher a.k.a Frank Castle
The Punisher, 2004

Matchlock

Senapan jenis Matchlock adalah “kakek moyang” dari senjata-senjata api yang kita kenal saat ini. Dibandingkan senjata modern, senjata ini sangat “ribet” dan sangat menyulitkan pemakainya. Loading-nya sangat lama dan setiap kali selesai menembak harus dibersihkan sehingga membuat pemakainya rentan diserang musuh. Pasukan pengguna senjata jenis ini harus didukung dan dilindungi pasukan lain yang saat itu masih memakai pedang atau tombak. Senjata seperti ini dipakai para tentara dari pihak-pihak yang bertikai di berbagai pertempuran dalam sejarah seperti Perang Saudara yang terjadi di Amerika Serikat antara pihak Union melawan Konferederasi.

Rifle (senapan)

Secara umum, rifle adalah jenis senapan yang bisa menembakkan lebih sekali tanpa harus di-loading setiap kali selesai menembak. Salah satu senapan yang sering dipergunakan sekitar tahun 1940an sampai 1950an adalah M1 Garand yang dinamakan berdasarkan perancangnya yaitu John Garand. Senapan ini dipergunakan oleh pasukan Amerika Serikat dalam perang Dunia kedua, perang Korea dan bebarapa peperangan lainnya. Senapan ini juga dipergunakan dalam perang Arab-Israel tahun 1948. Senapan jenis ini lalu digantikan oleh senapan jenis Assault Rifle.

Assault Rifle

Salah satu senapan jenis assault rifle paling awal masuk ke gelanggang pertempuran adalah senapan jenis STG-44 (Sturmgewehr 44 atau “senapan badai”) yagn dibuat tahun 1944, saat Perang Dunia kedua sudah memasuki saat-saat akhirnya. Saat itu Nazi Jerman sudah diambang kekalahan karena terjepit di dua front sekaligus. Di Timur mereka terdesak oleh pasukan Merah Rusia dan di Barat mereka diserang Pasukan Sekutu yang mendarat di pantai Normandia, Prancis. Sehingga, tidak banyak senapan STG-44 yang sempat berlaga di medan tempur.

Dilihat sepintas, senapan STG-44 memiliki banyak kemiripan bentuk dengan senapan legendaris yang identik dengan negara-negara komunis yaitu Kalashikov-47 alias AK-47. Banyak yang meyakini saat pasukan Merah Rusia menduduki Jerman, saat itu mereka menemukan banyak senapan STG-44 yang belum sempat dipakai berperang. Sehingga, senapan-senapan itu dijadikan model untuk senjata legendaris mereka, AK-47. Salah satu pasukan paling terkenal yang pernah menggunakan AK-47 adalah pasukan Vietcong dari Vietnam Utara yang harus menghadapi pasukan Amerika Serikat yang dilengkapi denang senjata jenis M-16. Para Mujahidin yang berjuang melawan tentara Soviet di Afghanistan dan sekitarnya juga banyak yang menggunakan senjata AK-47 ini.  

Machine gun

Salah satu pelopor senapan mesin berat yang bisa menembakan begitu banyak amunisi dalam waktu singkat adalah Gatling Gun yang dirancang oleh Richard Jordan Gatling tahun 1861. Senapan itu memiliki beberapa laras yang dilalui peluru secara beruntun sehingga saat satu laras sudah menembakkan peluru, dia memiliki kesempatan untuk menjadi dingin sehingga bahaya overheating bisa dihindari.

Banyak senapan mesin sekarang ini yang merupakan modifikasi dari senapan mesin legendaris Jerman pada era perang dunia kedua bernama MG-42 (Maschinengewehr 42). Bahkan salah senapan mesin favorit tentara AS jaman perang Vietnam, M-60, terinspirasi dari senapan tersebut. Saat Perang Vietnam berlangsung, biasanya satu regu pasukan Amerika dilengkapi dengan sebuah senapan mesin M60. Senapan seperti itu juga biasanya dipasang di helikopter pengangkut personel untuk mem-backup mereka saat menghadapi pasukan Vietcong. Terkadang, senapan mesin ini dipasang pada kendaraan-kendaraan sipil seperti mobil pickup atau truk untuk dijadikan kendaraan tempur para gerilyawan, yang disebut Technical.

Shotgun

Senjata jenis ini dibuat untuk para pemburu burung karena tembakannya bukan mengeluarkan sebuah peluru namun menyemburkan butiran-butiran logam kecil yang menembus targetnya. Sehingga, lebih memberi kesempatan bagi para pemburu untuk mendapatkan buruan mereka. Senjata ini juga banyak dipergunakan para petugas keamanan. Kelemahannya adalah setiap kali menembak harus dikokang dan jarak tembak efektifnya pendek.

Sub-Machine gun

Dalam sejarahnya, pembuatan senapa ini dipelopori oleh Nazi Jerman dengan senapan jenis MP 38 dan MP 40. Senapan jenis itu dibuat dari besi tempa yang murah dan mudah serta produksinya tidak memerlukan waktu lama.  Nazi Jerman memerlukan senjata api yang ringan dan efektif untuk pertempuran dalam kota saat menghadapi para gerilyawan di daerah-daerah yang mereka duduki di benua Eropa. Namun, dibandingkan dengan submachine gun yang bisa kita temui sekarang, senapan MP 38 dan MP 40 masih relatif besar dan cukup berat. Sebagai tandingannya, pihak Sekutu saat itu memilik Senapan Thomson yang seringkali disebut “Tommy Gun”. Ironisnya, senapan Thomson ini juga banyak dipergunakan para gangster yang pernah merajai kota-kota di Amerika Serikat seperti Chicago pada tahun 1920an.

Senjata sub machine gun biasanya memiliki bentuk yang kompak dan mudah dibawa dengan bobot relatif ringan. Walaupun demikian, sub-machine gun ini memiliki kelemahan dalam jarak tembak. Jarak tembak ekfektif dari sub-machine gun lebih pendek dibandingkan assault rifle. Sehingga senapan jenis ini banyak disukai para pasukan khusus anti terror yang banyak melakukan pertempuran dalam kota seperti dalam operasi pembebasan para sandera di gedung-gedung bertingkat.

Sniper Rifle

Senapan ini adalah senjata yang dirancang khusus untuk menembak sasaran yang terletak sangat jauh dari penembaknya. Seorang penembak jitu yang hebat tidak akan menembakkan lebih dari satu peluru untuk sasarannya. Senapan jenis itu juga dirancang khusus dan biasanya memiliki bentuk yang lebih panjang dari senapan biasa serta memiliki jarak tembak efektif yang luar biasa jauh. Para gerilyawan Sunni di Iraq, yang bertempur melawan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat, memiliki para sniper terhebat di dunia saat ini.

Rocket Launcher

Sebagai salah satu jenis senjata paling mengerikan yang pernah dibuat oleh manusia, peluncur roket sudah banyak menelan korban, baik jiwa maupun benda. Senjata jenis ini banyak dipergunakan oleh pihak-pihak yang bertikai dalam perang Dunia Kedua. Salah satu senjata peluncur roket paling awal adalah Bazooka yang dimiliki tentara Sekutu. Berdasarkan Bazooka hasil rampasan mereka, pasukan Jerman membuat Panzerschrek dan Panzerfaust, dua jenis senjata peluncur roket versi mereka. Panzerfaust sendiri pada akhir perang Dunia Kedua digunakan oleh Rusia untuk membuat peluncur roket legendaris mereka yang bernama RPG-7. Senjata RPG-7 ini banyak dipergunakan dalam perang Vietnam dan pertempuran-pertempuran yang dilakukan para gerilyawan dan mujahidin di Afghanistan dan banyak belahan dunia lainnya. RPG-7 jauh lebih ringkas, kuat dan tidak memerlukan banyak perawatan namun tetap efektif jika dibandingkan peluncur roket jenis Stinger yang lebih akurat namun perlu perawatan lebih teliti.

Semoga bermanfaat

Pengertian Sabar

“Jadikanlah shabar dan shalat sebagai penolongmu………” (Al-baqarah: 45)

Banyak orang salah dalam mengartikan kata Sabar. Kata sabar seringkali diartikan pasrah dan tidak berbuat apa-apa. Ditambah lagi dengan teknologi yang membuat hampir segalanya serba instant sehingga manusia ingin segalanya serba cepat. Sabar adalah kombinasi rasa syukur, optimisme dan kegigihan. Rasa syukur akan membuat manusia mampu mengambil hikmah dari kejadian buruk yang menimpanya. Optimisme akan membuat orang yang tertimpa musibah atau hal buruk tidak kehilangan harapan dan kegigihan akan membuatnya terus berjuang memperbaiki keadaan.

Sabar merupakan komponen wajib dalam membentuk karakter manusia. Karakter tidak bisa dibentuk dengan cepat dan mudah, harus melalui proses panjang yang seringkali tidak mudah. Nabi saw. Bersabda : Barang siapa ditimpa musibah lalu membaca: Inna lillahi wa inna ilahi raaji’un” seperti yang diperintahkan Allah, dan berdoa : Ya Allah berilah pahala bagiku, dalam musibah ini, dan gantilah yang lebih baik, maka Allah memberinya (yang lebih baik). Umi Salamah berkata: lalu ketika Abu Salamah (suaminya) meninggal Aku baca doa tersebut, tetapi teringat siapakah yang lebih baik dari Abu Salamah, tahu-tahu Allah menggantikannya, Nabi Muhammad SAW uang mengawininya. Memukul paha sewaktu ditimpa musibah, menggugurkan pahalana, dan yang dianggap sabar adalah pada pukulan pertama (mengekangnya), sedang besarnya pahala sesuai dengan besar kecilnya musibah, dan yang membaca “Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un”, Allah pasti menambah pahala baru, seperti saat terjadinya musibah”. (HR. Shalim Muhammad dengan sanadnya Annas bin Malik).

Semoga bermanfaat

Terapi SEFT untuk Berhenti Merokok by Fuad Baradja

Terapi SEFT untuk berhenti yang diperagakan oleh pak Fuad Baradja yang dulu pernah main sinetron Jin dan Jun. Semoga bermanfaat

[Kesehatan] Emosi dan Kesehatan Jantung

“the best predicator for a first heart attack is not any of the major risk factors (high blood pressure, high cholesterol, smoking and diabetes mellitus), but rather job dissatisfaction.”
Dr. Larry Dossey

Dr. Larry Dossey, sebagaimana dikutip dalam buku From Matrix Reimprinting with EFT yang ditulis oleh Karl Dawson and Sasha Allenby mengatakan bahwa indikasi awal serangan jantung adalah ketidakpuasan akan pekerjaan. Dr. Dossey bahkan mengatakan bahwa ketidakpuasan itu jauh lebih berbahaya daripada faktor-faktor resiko mayor seperti tekanan darah tinggi, kolestrol tinggi, merokok dan diabetes. Karl dan Sasha lebih lanjut menjelaskan bahwa kita tanpa sadar telah menandatangani surat persetujuan hukuman mati atas diri kita sendiri berdasarkan pikiran-pikiran kita terhadap situasi yang kita hadapi dalam hidup ini. Tidak berlebihan kiranya apabila dikatakan bahwa pola hidup emosional seperti adalah sperti ritual bunuh diri perlahan yang mengerikan, jauh lebih mengerikan daripada langsung melompat dari gedung yang tinggi atau bunuh diri menggunakan senjata atau racun.

Gambar

Ketidakpuasan bisa memicu berbagai macam emosi negatif seperti kecewa, sedih, marah dan lain sebagainya. Emosi, dalam ilmu kesehatan Timur, memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan seorang mansuia. Setiap emosi akan langsung mempengaruhi organ tertentu dalam tubuh manusia, walaupun untuk menjelma menjadi suatu penyakit mungkin memerlukan waktu yang lama. Contohnya, seseorang yang sangat marah atau kecewa akan merasa sesak dadanya dan jantungnya pun berdebar kencang. Orang yang sangat ketakutan ada yang sampai buang air kecil di celana. Rasa marah akan mempengaruhi liver dan takut akan mempengaruhi ginjal. Kedua organ tersebut memiliki hubungan erat dengan jantung menurut teori Lima Unsur yang dipelajari para praktisi TCM dan akupuntur. Teori tersebut dapat didefinisikan sebagai teori yang menjabarkan dan membagi fenomena alam ke dalam 5 unsur (yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air) yang saling berkaitan, saling membentuk, saling menghidupkan, dan saling membatasi). Dalam keadaan sehat, kelima organ Zhang itu (paru-paru, ginjal, liver, jantung dan lambung) akan saling “menghidupi” (memberi energi), namun dalam keadaan sakit, organ-organ itu malah saling “menghina dan menindas” (mengambil energi).

Hubungan antara jantung dengan ginjal dan liver dapat kita analogikan dengan memasak sup di atas kayu bakar. Jika kita ingin memasak sup dalam panci dengan kayu bakar, maka kita harus punya cukup kayu dan kayu-kayu tersebut harus kering. Bila kayu yang tersedia hanya sedikit, maka api tidak akan cukup panas untuk memanaskan dan mematangkan sup. Jantung, yang dalam teori lima unsur dilambangkan dengan api, memperoleh energi dari liver, yang disimbolkan dengan kayu. Dalam teori lima unsur disebutkan “kayu memberikan bahan bakar kepada api”. Jika liver kekurangan energi, keadaan itu seperti sup yang tidak bisa matang karena kayu bakarnya kurang. Sehingga, sup itu tidak bisa didistribusikan pada mereka yang ingin memakannya. Jantung tidak mendapat cukup energi hingga organ itu tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh yang memerlukan nutrisi dan oksigen. Sedangkan ginjal disimbolkan dengan air dan bisa membatasi/menindas jantung yang berunsur api. Jika ginjal dalam keadaan sakit atau kekurangan energi, maka organ itu akan mengambil energi dari jantung. Sehingga, jika kita kembali ke analogi memasak sup tadi, maka dapat dianalogikan kayu bakarnya dalam keadaan basah sehingga sulit untuk dinyalakan untuk menghasilkan api dan panas. Jantung yang tertindas oleh ginjal menjadi dingin sehingga tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam organ itu sendiri melalui pembuluh koroner. Maka tidak mengherankan apabila orang-orang yang memiliki masalah pada liver atau ginjal sangat rentan terkena serangan jantung. Dan sebagaimana kutipan dari Dr. Dossey di atas, penyebab kerusakan organ-organ tersebut adalah emosi negatif akibat ketidakpuasan kerja.  

Semoga bermanfaat

Sumber gambar: Wikipedia

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau pergi berburu, burung harus terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn