Dua Sisi Jawa Barat

Jawa Barat, sebagaimana sebagian besar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, dianugerahi keindahan alam yang sulit dicari tandingannya di dunia ini. Kawasan-kawasan pegunungan seperti Puncak, Ciwidey, Bandung, Lembang, Cianjur menyediakan pemandangan indah dan udara yang masih segar dan dingin, cocok untuk berwisata melepas penat dan lelah setelah bekerja. Daerah-daerah pantainya pun tidak kalah indahnya hingga sering dikunjungi wisatawan. Namun, keindahan daerah-daerah itu tidak selamanya mendatangkan keberkahan dan kebaikan bagi para penghuninya. Sudah tidak terhitung lagi banyaknya villa-villa tak berizin dan menyalahi tata ruang di Puncak dan sekitarnya. Banyak ruang-ruang terbuka hijau yang seharusnya menjadi tempat resapan air justru ditempati villa-villa tersebut. Akibatnya, banjir pun tak pernah henti melanda banyak daerah termasuk DKI Jakarta yang aliran air di banyak sungainya berhulu di daerah sana. Sewaktu berada di sebuah villa di daerah Ciwidey, Bandung Selatan, saya pernah terkejut melihat maket rencana pengembangan villa tersebut. Maket itu menggambarkan daerah villa tersebut di masa depan yang akan menyebabkan lebih banyak lagi pohon-pohon besar di hutan sekitar villa tersebut ditebangi. Mungkin pengembangan itu salah satu sebab banjir besar melanda Baleendah beberapa waktu yang lalu.

Di sisi lain, banyak warga Jawa Barat yang hidupnya penuh keprihatinan. Desa Jagabita, misalnya, sudah lama dikenal sebagai “Kampung Pesakitan” karena bermacam-macam penyakit ada di sana. Sebut saja misalnya kanker, kaki gajah, asma, penyakit pernafasan, dan sebagainya. Air dan sanitasi sangat sulit diperoleh sehingga masyarakat terpaksa mandi bareng kerbau di kubangan. Satu desa bisa memiliki beberapa belas sampai beberapa puluh anak penderita gizi buruk. Sarana kesehatan juga sulit sekali dijangkau, sebab lebih mahal ongkos daripada berobatnya itu sendiri. Naik ojek ke Puskesmas saja bisa menghabiskan 10 ribu rupiah sendiri. Desa Jagabita dan desa-desa lainnya sekarang ini mungkin memang masih bisa dikategorikan desa tertinggal karena sulit bagi warganya untuk bertahan hidup. Saya sendiri beruntung bisa beberapa kali mengikuti kegiatan sosial di sana bersama beberapa komunitas yang peduli pada masalah-masalah sosial seperti Komunitas Lebah, Yayasan Sahabat Peduli dan Multiply Indonesia. Saya bahkan sempat bertemu langsung dengan beberapa anak yang menderita gizi buruk di desa tersebut. Memang saya belum mengunjungi lagi desa-desa di sana namun mungkin keadaannya belum banyak berubah seperti yang kita harapkan bersama.

Yang jelas, siapapun yang akan menjadi gubernur Jawa Barat dan wakilnya akan menghadapi tantangan yang sama sekali tidak ringan. Warga Jawa Barat juga tidak bisa mengharapkan pemimpinnya akan bisa menghasilkan “keajaiban” dan dalam sekejap mata menghilangkan permasalahan-permasalahan kronis yang membelenggu daerah mereka selama ini. Mengadakan perbaikan menyeluruh di Jawa Barat atau di daerah manapun yang banyak masalah lingkungan dan sosialnya bukan cuma tanggung jawab para pemimpin tapi juga seluruh masyarakatnya. Semoga Pilkada Jawa Barat kali ini, yang sudah menghabiskan dana milyaran dan diwarnai persengketaan, bisa menghasilkan pemimpin yang bisa mengatasi masalah-masalah yang ada di kedua sisi yang saling bertentangan itu.

Iklan

Posted on Maret 3, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Tantangan yang berat bagi gubernur dan wakil gubernur terpilih, Pak Ahmad Heryawan dan Dedi Mizwar (bang Jack). Mari kita beri dukungan minimal sumbang saran.

    Untuk masalah banjir di ibukota sebenarnya juga menjadi tanggung jawab permprov Jawa Barat. Sungguh mengerikan kalo pembangunan villa-villa itu ditumbuh-suburkan, ini akan makin membuat Jakarta makin habis.

    • Betul mas, mari kita hentikan pertikaian2 politik yang selama ini terjadi agar Jawa Barat dan daerah2 lainnya bisa dibangun bersama oleh masyarakatnya.

      Banjir akibat villa2 itu juga merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat kedua daerah tersebut karena bukankah banyak yang punya villa di Puncak itu orang jakarta juga

  2. sekedar kesan akhir tahun 2012 lalu pas ke Bandung, ternyata…tak dingin lagi hawa di sana, dan kemacetan terjadi setiap hari pulak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: