Bagaimana Kabar Multiply Pasca Gusuran?

Yang namanya gratisan zaman sekarang sebenarnya sudah tidak ada di planet bumi tercinta ini. Semua serba bayar, mungkin tinggal bernafas aja yang masih gratis, itu pun dengan udara yang tercemar polusi dan gas-gas beracun yang sudah semakin mendekati ambang batas toleransi. Kalau ingin udara yang bersih ya beli aja oksigen dalam tabung atau kalau punya uang lebih banyak lagi buat sendiri hyperbaric chamber di rumah buat bernafas dengan oksigen murni.

Demikian pula kiranya dengan dunia online alias dunia maya yang disebut internet itu. Walaupun masih banyak gratisan bertebaran di mana-mana namun hakikatnya tidak gratis juga. Pengguna wordpress bisa melihat ada iklan di bawah setiap postingan blog mereka. Sebagian blog di blogger dot com (yang bentuknya username dot blogspot dot com) ada yang pakai google adsense, iklan bagi hasil sama korporasi Google. Facebook pun sekarang memperkenalkan status berbayar, status yg dibuat penggunanaya bisa dipromosikan asal ada bayarannya. Youtube pun demikian, nonton video gratisan ada juga iklannya sekarang. Ruang server gak gratis cuy, ada biaya maintenance-nya, biaya listrik dan lain sebagainya. Lah nitip barang di gudang aja bayar apalagi yang pakai energi kaya server.

Bagaimana dengan Multiply? Sedikit flashback, dulu sih multiply pakai cara yang sama, iklan. Biasanya saat itu pakainya google adsense di sidebar-nya. Jadi yang pakai akun gratisan gak bisa customize sidebar. Kalau mau utak-atik sidebar ya harus upgrade member dan itu gak gratis. Eh, setelah beberapa lama sidebar itu pun dibuka, siapapun boleh meng-customize sidebar tersebut. Memang sih, masih ada keterbatasannya seperti gak boleh pakai javascript atau script-script lainnya, bolehnya pakai text atau HTML doang. Tapi itu pun sudah lumayan, bisa tampilkan banner-banner yang ingin kita promosikan atau yang lainnya. Iklannya sendiri pindah ke mana? Ya ke paling atas, di atas situs MP kita.

Waktu berlalu, Multiply pun memperkenalkan yang namanya Marketplace alias sejenis Mall online di kompleks Multiply tersebut. Para online seller, yang taidnya jualan di rumah virtual masing-masing, akhirnya bergabung (atau digabungkan) ke sana. Siapapun yang mau login harus lewat marketplace dulu, minimal lihat-lihat etalase virtualnya walau hanya selintas. Tapi itu juga sudah lebih dari cukup untuk membuat sedikit “rekaman” dalam bawah sadar siapapun yang ingin login ke MP. Iklan-iklan dari marketplace pun mulai terlihat di inbox masing-masing pengguna MP. Saat logout, ada iklan juga yang sebenarnya cukup untuk memperkenalkan produk yang diiklankan.

Namun demikian, entah kenapa pihak pengelola tidak merasa puas. Apakah karena ingin mengejar keuntungan lebih besar lagi atau memang biaya operasional tidak memadai, diambillah keputusan yang sangat menyakitkan bagi para blogger yang numpang di kompleks virtual tersebut. Semua bloggers harus keluar karena ruang server mau dibuat jualan.  Istilahnya, kompleks MP kini diubah seratus persen jadi mall online, bukan lagi sekedar pertokoan di depan kompleks. Walaupun banyak yang protes, mau gak mau para bloggers pun kini harus “diaspora” alias tercerai-berai kemana-mana. Ada yang pindah ke WordPress, ada yang pindah ke blogspot, ada juga yang bikin situs sendiri. Namun sayang seribu sayang ada pula yang hasil-hasil karyanya selama menggunakan multiply tidak terselamatkan sama sekali.

KIni, apakah mall online bernama Multiply dot Co dot Id (bukan lagi dot com) akan sukses merajai dunia e-commerce di Indonesia? Mungkin masih terlalu dini untuk menilainya namun jika kita melihat fan page mereka di facebook, sepertinya banyak sekali perbaikan yagn harus mereka lakukan. Ternyata para online sellers itulah yang sekarang merasakan apa yang pernah dirasakan para bloggers yang dulu ber-“simbiosis mutualistis” bersama Multiply. Banyak sekali online sellers yang mengeluhkan layanan dari Multiply yang dianggap kurang profesional dan merugikan mereka. Keterlambatan pembayaran dan buruknya layanan adalah hal yang paling mendominasi diantara keluhan-keluhan yang mereka sampaikan. Detilnya bisa dibaca di kultwit yang satu ini atau silakan saja mampir ke fan page MP di facebook dan baca sendiri komentar-komentar yang ada di sana. Yang jelas, sekedar menggusur para bloggers dari ruang server di Multiply tidak cukup untuk memenangkan kancah peperangan ekonomi di dunia maya. Para bloggers memang tidak bisa berbuat banyak selain angkat kaki dan mengemasi data-data mereka, namanya juga gratisan. Tapi untuk para online sellers tentu tidak demikian. Mereka adalah “nyawa” dan “pemberi pemasukan” bagi sebuah mall online bernama Multiply. Mereka berhak mendapat pelayanan terbaik dari Multiply. Jika mereka sampai terlalu kecewa, mereka tentu bisa dengan mudah menutup akun mereka di Multiply dan membuka toko online di situs-situs e-commerce lainnya atau bikin situs sendiri, baik gratisan atau yang berbayar. Tanpa mereka, Multiply hanya akan seperti mall-mall yang menjadi korban kerusuhan Mei 1998 atau mall yang sudah bangkrut. Hanya menyisakan lorong-lorong berdebu dan ruangan-ruangan kosong tanpa ada tanda-tanda kehidupan, bahkan mungkin bisa jadi sarang preman dan penjahat atau makhluk halus gentayangan. Tentu bukan seperti itu yang diinginkan bukan?

Semoga bermanfaat

Iklan

Posted on Maret 29, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 28 Komentar.

  1. Biarin aja Multiply MPP alias mati pelan-pelan.
    Emangnya gua pikirin?
    Wekekek!

  2. kata suami, coba aja bikin akun di mp yang sekarang. saya jawab, ogaaah! eh dia ketawa ngakak.. 😀

  3. Biarin dah, karep-karepe…bah meh dood yo ra ngurus je.

  4. saya juga exited menanti2 ending multiply. berhasilkah?
    tau napa saya koq pesimis mereka bisa.

  5. :ha mereka nggak mau dengarkan apa kata blogger sih. Dulu sudah sering kita katakan, bahwa OS MP laris karena ada kita blogger yang berinteraksi dengan mereka, ujung-ujungnya beli dagangannya. Sekarang mereka membuktikan sendiri omongan kita bang. Sudah puas deh saya hehehehe………..

    Saya malah mengucapkan selamat kepada jajaran petinggi Mp. Selamat mikir kembali, maksudnya!

  6. *abis ngintip multiply baru*
    klo dgn konsep yang sekarang, apa bedanya sama toko lainnya..
    dia ngilangin kekuatannya -___-
    tp gpp, kan jd temenan di wordpress kita.. *tos*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn

%d blogger menyukai ini: