Monthly Archives: Agustus 2013

Kejamnya “Disinformation Operations” di Mesir

Wahai para pemilik media, Waspadalah… manusia tak akan pernah menggenggam hati manusia kecuali dengan kebenaran. Hidup sosial media!!!

Iwan Yuliyanto

[Pro-Kudeta Memanipulasi Berita dan Membunuh Para Jurnalis di Mesir]

.

Bismillah…

Sampai saat ini saya masih concern pada bahasan tentang pemutar-balikan fakta oleh media dalam mendukung kelompok tertentu. Seputar kejahatan media bisa Anda telusuri dalam blog ini pada kategori: media-journalism. Anda bisa menganalisanya, atas berulangnya kebohongan-kebohongan, fitnahan-fitnahan oleh media secara intens, sesungguhnya ada agenda apa dibalik semua itu. Silakan membuka mata, hati dan pikiran.

Sekedar intermezzo sebelum ke pembahasan utama tentang Kudeta dan Pembantaian Manusia di Mesir. Saya sajikan sekilas info terlebih dahulu tentang berita di dalam negeri.

Beberapa hari yang lalu, Wakil Forum Rektor se Indonesia Tufan Maulamin, melaporkan Metro TV ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dengan alasan Metro TV melakukan kebohongan dalam pemberitaan soal Mesir. [Fimadani, 17 Agustus 2013].

Di hari berikutnya, Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) tidak terima dengan fitnah yang dilakukan stasiun televisi Metro TV terkait penangkapan salah satu anggotanya…

Lihat pos aslinya 2.375 kata lagi

Keluar ‘Neraka’ : Catatan Seorang Dokter di Tengah Tragedi Mesir

Innalillahi wa innailaihi rajiuun… 😦

drprita1

Karena saya ikut protest sit-in di Rabaa, saya ada di sana Rabu pagi. Sekitar 6 pagi ada alarm dari Square, mengajak semua orang untuk meninggalkan tenda mereka dan hadir di lokasi sit-in. Suasana darurat terasa kental saat itu. Sekitar 6.30, sinyal internet menjadi jelek. Pada 6.40 saya ada di belakang Mall Tiba. Dari sana saya tahu, penyerangan dimulai. Gas air mata disemburkan ke tempat masuk sit-in.

Dalam hitungan menit, saya melihat lelaki bersimbah darah. Lengannya luka parah. Karena saya dokter Trauma dan Anesthesist, saya memutuskan untuk menuju RS lapangan atau darurat. RS lapangan itu tertata dengan baik dan belajar banyak dari dua pembantaian yang lalu. Tapi, karena korban yang terus berdatangan, kondisi mulai kacau.

Sejak pembantaian di Republican Guards atau Alazhar saya tidak ke sini, jadi saya tercengang melihat luka-luka yang parah ini. Dalam waktu tiga jam, RS dan hall sebelah penuh dengan janasah dan korban luka. Luka-luka beragam, ada…

Lihat pos aslinya 1.233 kata lagi

Ulama Hadits Saudi: Bahkan Yahudi Saja Belum Pernah Lakukan Pembantaian Seperti di Mesir

Bahkan ulama Saudi pun mengutuk tragedi pembantaian di Mesir

Islamku Kini, Diantara Hujjah Dalil, Akal & Realitas.......

c5d67-egyptmassacre_

Pembantaian yang dilakukan militer Mesir dan menewaskan ribuan demonstran Muslim dalam beberapa jam saja terus menuai kecaman dari para ulama. Ulama ahli hadits Arab Saudi, Allamah Syaikh Abdullah al-Sa’ad, menegaskan bahwa semua yang terlibat dalam kejahatan membantai para pengunjuk rasa di Rabiah Adawiyah dan An Nahdlah termasuk orang yang mendapat ancaman Allah karena membunuh orang yang tidak bersalah.

Lihat pos aslinya 175 kata lagi

Ultah Blog di tengah keprihatinan Mesir

Sudah berapa lama tidak login ke wordpress tiba-tiba ada pemberitahuan dari penyedia layanan blogging tersebut. Gak tanggung-tanggung, simbolnya Holy Grail atau piala emas, katanya sih hari ini (15 Agustus 2013) tepat setahun saya nge-blog di sana. Jadi, blog pindahanmultiply.wordpress.com ini sudah berusia setahun. Masih baru memang, apalagi niatnya dulu memang hanya untuk pindahan data-data digital blog terdahulu yang sudah berhenti tayang dari dunia maya, sesuai dengan namanya, pindahanmultiply.

Namun, tentu saja tidak etis dan terkesan tidak berempati, walaupun bukan berarti haram atau berdosa, untuk merayakan ultah blog wordpress tersebut di tengah keprihatinan dan duka cita yang mendalam saat ini. Saudara-saudara kita, para pendukung presiden Mesir terguling Muhammad Moursi, saat ini sedang mengalami musibah dan ujian yang luar biasa beratnya. Dan tidak tanggung-tanggung, yang melakukan kekerasan dan kekejaman itu adalah militer dari negara mereka sendiri, bukan agresor dari negara lain. Entah apa yang ada di dalam benak para tentara tersebut hingga tega menghabisi nyawa saudara-saudaranya. Apakah karena para tentara itu merupakan “alat negara” hingga bisa diperalat siapapun yang pegang kuasa? Ibarat lagu lawas om Iwan Fals yang judulnya Serdadu itu? “Serdadu seperti peluru, tekan picu melesat tak ragu” demikian sebagian liriknya yang relevan dengan keadaan di Mesir sekarang. Yang namanya peluru memang tidak punya mata apalagi hati, siapapun sasaran yang ada di depannya ya hantam saja tanpa ampun.  Yang jelas, tentara Mesir juga manusia, mereka juga punya mata, hati dan telinga, bukan peluru yang terbuat dari timah yang bisa dimasukkan ke dalam senjata. Entah karena takut kehilangan pekerjaan atau sudah diindoktrinasi sedemikian rupa hingga patu pada siapapun yang berkuasa hingga siap menerkam siapapun yang berseberagnan dengan pihak penguasa tersebut.

Buat mereka yang cukup familiar dengan berita-berita timur tengah, konflik memang hampir bisa dibilang tidak pernah mereda di sana. Mungkin masih tergambar dalam ingatan kita betapa FIS (Front Islamique de Salut) di Aljazair atau HAMAS di Palestina, yang secara sah memenangkan pemilu, dijegal dan dihabisi pihak militer. Kalau saya tidak salah, partainya Erdogan di Turki juga dulu pernah harus berurusan denga pihak militer dan sekuler yang “enggak mau kalah” saat berlaga di pesta demokrasi di negara tersebut. Belum lagi jika kita memperhitungkan “permainan” atau sebut saja konspirasi negara-negara Barat yang tidak sedikit kepentingannya di sana. Kan sudah bukan rahasia lagi kalau negara-negara adikuasa itu siap berdiri di belakang siapapun yang sesuai dengan kepentingan dan keinginan mereka, baik itu yang diktator atau yang terpilih secara demokratis. Kalau sudah tidak sesuai lagi ya gitu deh, habis manis sepah dibuang. Saddam Hussein atau Moammar Qadhafi mungkin bisa dijadikan contoh. Apalagi Moursi yang memang tidak sesuai dengan “selera” dan kepentingan negara-negara Barat tersebut.

Bagaimana dengan Indonesia? Kalau di kalangan rakyatnya sih, terutama yang melek politik Timur Tengah, sudah mengekspresikan kesedihan dan kemarahan mereka atas tragedi yang terjadi di Mesir tersebut. Jauh sebelum tragedi itu terjadi, mereka sudah mengekspresikan dengan segenap kemampuan mereka atas tragedi-tragedi yang menimpa saudara-saudara mereka di luar sana, baik itu di Suriah, Rohingya, Palestina dan lain sebagainya. Kalau pemerintahnya bagaimana? Ya dengan menjaga tetap khusnudzon, mungkin kita masih harus bersabar sambil memperbanyak dzikir dan doa serta permohonan ampun pada Allah SWT atas ketidakberdayaan, atau minimal kurangnya inisiatif para pemimpin kita untuk berbuat lebih banyak bagi saudara-saudara kita di sana.

Padahal, sebagaimana kita ketahui, terutama bagi mereka yang melek sejarah, Mesir adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Dan tentu saja peran Ikhwanul Muslimin tidak bisa dibilang kecil di sana untuk menekan pemerintahan Mesir untuk mengakui kemerdekaan Indonesia. Kini, rakyat negara yang banyak berjasa pada negara kita tercinta ini sedang menderita … sudahkah kita berbuat sesuatu untuk mereka?

Setidaknya, sesudah membaca tulisan ini, sempatkan berdoa untuk mereka dan sempatkan pula memohon ampun atas kelemahan dan ketidakberdayaan kita untuk berbuat lebih dari sekedar mengucap untaian doa …

Semoga bermanfaat, mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.

Ironis di Republik Preman

Makin banyak media makin sulit untuk menemukan informasi yang bisa dipercaya

Iwan Yuliyanto


Bismillah …

Wahai kawan,
Selamat datang di Republik Preman.

.
INSIDEN LAMONGAN – 12/8/2013

Terkait dengan insiden Lamongan, selain petugas Kepolisian, Aliansi Solidaritas Untuk Muslim (ASOUM) dan Jurnalis Islam Bersatu (JITU) telah melakukan investigasi latarbelakang insiden tersebut berikut kronologinya. Ditemukan fakta bahwa , seperti halnya melakukan pemelintiran berita-berita yang beberapa contoh kasus telah saya ulas di jurnal sebelumnya.

Lihat pos aslinya 1.441 kata lagi

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn