Arsip Blog

Mengikuti Pelatihan Yumeiho

Akhirnya, sesudah beberapa kali tertunda, saya bisa mengikuti pelatihan Yumeiho di Griya Mumtaz, Jagakarsa. Saat itu yang ikutan hanya beberapa orang, lebih banyak alumni yang sebelumnya pernah mengikuti pelatihan-pelatihan sebelum pelatihan ini. Meskipun demikian, tidak mengurangi antusiasme para peserta untuk mengikuti pelatihan yang disampaikan Pak Muhammad Zaeni, sang master Yumeiho Indonesia. Sebelum mengikuti pelatihan, saya berkesempatan menyaksikan langsung sang Master melakukan terapi kepada seorang ibu yang tidak bisa melakukan gerakan seperti gerakan ruku’ dalam sholat. Setelah  diterapi selama sekitar satu menit, si ibu sudah bisa membungkuk dan melakukan ruku’. Padahal, ibu itu sebelumnya sudah akan dioperasi di rumah sakit.

Selain penyampaian teori, ada juga sesi praktek yang dilakukan oleh para peserta pelatihan dibantu para alumni yang hadir. Karena masih baru, saya lumayan kagok saat melakukan gerakan-gerakan terapi. Apalagi, tidak selalu ada bunyi “kreek” saat gerakan terapi dlakukan pada peserta yang berperan sebagai pasien. Padahal sih, bunyi “kreek” itu bukanlah indikasi keberhasilan terapi, hanya “side effect” yang tidak selalu terjadi. Peserta yang berperan sebagai pasien kadang juga tidak selalu rileks sehingga agak menyulitkan peserta yang berperan sebagai terapis. Meskipun demikian, pelatihan yang berlangsung hari Sabtu kemarin tersebut bisa berlangsung dengan baik dengan hasil yang cukup memuaskan. Para alumni juga diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman-pengalaman unik mereka dengan peserta pelatihan, sehingga para peserta menjadi bersemangat mengikuti pelatihan dan menguasai teknik-teknik Yumeiho.  Pada pelatihan saat itu, Master Zen juga memperagakan teknik yang baru beliau pelajari dari pelatihan Chiropractic yang dibimbing seorang biksu dari Thailand. Teknik tersebut dilakukan dengan cara mengaitkan selendang ke dagu pasien dan menarik selendang itu dengan kuat sehingga ruas-ruas tulang belakang dari tulang leher sampai tulang ekor tertarik dan menghasilkan bunyik Kreek yang cukup keras. Terlihat mengerikan memang, namun sesudah diterapi dengan teknik seperti itu badan terasa ringan dan nafas pun terasa lega.

Terapi Yumeiho memang belum banyak dikenal di Indonesia. Meskipun ada kemiripan dengan terapi chiropractic, namun fokus terapi ini berbeda. Terapi Yumeiho adalah suatu metode untuk membetulkan posisi tulang seluruh tubuh, mengendorkan otot2 dan jaringan sel2 organik serta secara RADIKAL menghilangkan penyakitnya, dengan tulang pinggul sebagai pusatnya. Dari ribuan manusia, mungkin kurang dari satu persen yang tulang pinggulnya benar-benar bebas dari dislokasi. Hampir setiap orang, sedikit atau banyak, mengalami dislokasi tulang pinggul tanpa disadari sehingga seringkali timbul gangguan2 fungsi otot, sendi, organ tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

Pelatihan Yumeiho di Jakarta diadakan setiap bulan di Griya Mumtaz, Jagakarsa. Jumlah investasi pelatihan memang relatif bagi setiap orang namun bisa dipastikan manfaatnya jauh melebihi investasi yang sudah dikeluarkan, apalagi jika yang mengikuti memang memiliki ketulusan hati dan kemauan kuat untuk membantu sesama dalam bidang kesehatan.

Semoga bermanfaat,

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Ibu Redia Frisna Rista di Griya Mumtaz atau silakan klik link2 berikut ini:

Mengenal Yumeiho

Yumeiho untuk Mengatasi Dislokasi Tulang Punggung

Yumeiho Center (ada e-book gratisnya :))

Yumeiho Indonesia

Iklan

Terapi EFT untuk meringankan sakit akibat luka parah

Setiap kita tentunya pernah merasakan luka. Apakah hanya sekedear tersayat pisau atau cutter sampai dengan luka parah yang memerlukan penjahitan karena ada jaringan tubuh yang rusak atau robek. Prosedur penyembuhan luka sangat ditentukan oleh seberapa parah luka itu sendiri. Dalam penyembuhan luka, selain prosedur baku yang memang harus dilakukan ahlinya, ada beberapa terapi tambahan yang bisa dipergunakan untuk meringankan dan mempercepat kesembuhan. Salah satunya adalah EFT (Emotional Freedom Technique)

Prinsip yang pernah dikemukan Gary Craig, pendiri EFT, juga berlaku dalam proses penyembuhan luka. Gary mengatakan bahwa ““The cause of all negative emotions is a disruption in the body’s energy system” atau “penyebab semua emosi negatif adalah gangguan pada sistem energi tubuh.” Bukan berarti EFT dapat langsung dipergunakan untuk menyembuhkan luka yang parah, seperti yang biasa ditemui dalam kasus-kasus kecelakaan. Namun, EFT masih bisa dipergunakan untuk meringankan rasa sakit yang dirasakan dan mempercepat kesembuhan.

Tips untuk menggunakan EFT dalam penyembuhan luka yang parah adalah sebagai berikut:

1. Prosedur standar penyembuhan luka tetap harus dilakukan. Jika luka itu sampai harus dijahit, ya tetap harus dijahit. Jika penderita harus istirahat total, ya tetap harus istirahat dan sebagainya. Prosedur tersebut harus dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.

2. EFT bisa dipergunakan untuk meringankan rasa sakit yang diderita pada bagian-bagian tertentu. Penderita bisa melakukan terapi pada dirinya sendiri atau diterapi orang lain. Pilih bagian yang paling terasa sakit terlebih dahulu. Terapi EFT hanya bisa dilakukan pada satu bagian tertentu pada satu waktu.

3.  Jika dalam kondisi normal kita bisa melakukan Set-up sebagai awalan terapi, maka dalam kasus luka parah set-up tidak selalu perlu dilakukan. Apalagi jika pasien atau penderita sudah “tune in” dengan rasa sakit tersebut. Praktisi bisa langsung melakukan tapping pada titik-titik standar EFT (EFT Tapping Point).  

4. Rasa sakit perlu dirasakan setepat mungkin. Jika perlu dan memungkinkan, penderita dapat melakukan gerakan-gerakan tertentu yang biasanya sakit jika dilakukan. Tentunya, melakukan gerakan-gerakan itu tidak boleh dipaksa dan harus dilakukan semampunya. Saat rasa sakit muncul lakukan terapi EFT pada bagian tersebut. Jika penderita bisa melakukan gerakan tersebut tanpa rasa sakit, terapi bisa dilanjutkan pada gerakan-gerakan lain yang perlu dilakukan. Jika timbul lagi rasa sakit, lakukan terapi EFT pada rasa sakit tersebut. Mirip dengan kasus orang yang tidak mampu melakukan gerakan-gerakan tertentu seperti ruku dalam sholat dan sebagainya.  

5. Biasanya, bagian yang sakit itu akan terasa sangat panas. Namun kita tidak perlu takut karena itu adalah proses penyembuhan. Rasa panas itu adalah tanda mengalirnya lebih banyak pada bagian yang terluka atau sakit sehingga proses penyembuhan lebih cepat terjadi. Perlahan-lahan panas itu akan berkurang dan bagian yang sakit akan terasa lebih nyaman.

6. Jika satu bagian sudah membaik, maka terapi EFT harus dilanjutkan ke bagian lain yang masih sakit. Biasanya, jika satu bagian sudah membaik akan timbul rasa sakit di bagian lain. Rasa sakit yang timbul itu sebenarnya sudah ada namun tertutupi oleh rasa sakit yang lebih terasa di bagian yang sudah membaik. Ada yang mengistilahkan dengan chasing the pain (mengejar rasa sakit).

7. One minute wonder (keajaiban seketika) yang seringkali ditemukan dalam kasus-kasus ringan seperti pusing, masuk angin, pegal-pegal dan sebagainya memang sulit untuk diharapkan terjadi pada luka yang parah akibat kecelakaan. Perlu kesabaran dan konsistensi yang lebih agar penyembuhan yang diharapkan lebih cepat terjadi.

Semoga bermanfaat 

Klinik Quantum Touch Indonesia

Terapi Pengobatan Alternatif Quantum Touch

Pelita Dzatiyah

IQRA, Membuka Cakrawala Membangun Peradaban

Zen Flash

The journey of a 1000 miles begins with a single step

Love Books A Lot Indonesia

Read A Lot, Share A Lot.

Iyut Syfa

Your Coffeemate | A Little Wanderer

Yanuardi Syukur

Dimanapun Kamu Ditanam, Berkembanglah!

Bimosaurus

I'm My Own Enemy..

Firsty Chrysant

The Blue Chrysant Park ~ 파란 크리산 공원

Rek ayo Rek

Evia Koos

duaBadai

The alter ego of Disgiovery.com

E.L.O.K.46

Cogito Ergo Sum

faziazen

a Journal of MomPreneur

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Rumah Mbakje

mengeja kata membaca makna

Fathia's little cave

I sail the world through the words.

misbakhuddinmuhammad

Just another WordPress.com site

lijiun

Smile Always

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Sarah's World

Come, sit down here, and please enjoy my treats.

F I T T O Reflexology

100% Pijat Keluarga Sehat TERPERCAYA

Terapi Yumeiho Original Jepang

Dahsyatnya Terapi Yumeiho Untuk Mengatasi Sakit Tulang Pinggul

INSPIRASI DANU

sebuah ruang untuk saling berbagi inspirasi dan motivasi

Nataya Rizani

Memberi itu Menambah Rezeki

santipanon

Flowers are yellow, some are orange, and others are vermillion, serenepeacefulcalm

Blog Tausiyah275

Mari Berlomba-lomba Bermanfaat Bagi Orang Lain :-)

Sofistika Carevy

Another Carevy Karya

Berbagi itu Indah

Kesehatan dan pendidikan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu

Keluarga Kecil Zawawi

Luthfi - Cindy - Aisyah

~Cruising through my Life~

journey since 1989...

hujantanpapetir

"Menulis adalah proses mengonversi perjalanan menjadi pengalaman."

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

mybeautterfly

My metamorphosis in heading back to Allah...

The hary.j.mansur Blog

My Life Documentation

Me and My Life

a dreamer, writer wanna be, and general practitioner

DUST

LEARN IN THE DESERT

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

Pray for Nasywa

Blog dukungan untuk kesembuhan Nasywa

Arip Blog

Harimau berburu, burung terbang, dan protagonis kita ini terus menggerutu

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

ANOTHER DAY

THE FICTION STORY

SAVING MY MEMORIES

another home of my mind

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

Majelis Ta'lim Basaudan

Tempat belajar Ilmu Agama Islam & Bahasa Arab

dewidyazhary

a silly-couple yarn